Ini Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Kerumunan di Kediaman Rizieq
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Ini Alasan Pemprov DKI Tidak Bubarkan Kerumunan di Kediaman Rizieq

Senin, 16 November 2020 | 20:27 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi DKI mengungkapkan alasan pihaknya tidak langsung membubarkan kerumunan di kediaman Rizieq Syihab. Seperti diketahui terjadi kerumunan ribuan orang di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada acara pernikahan putri Rizieq Syihab dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (14/11/2020). Kegiatan yang menciptakan kerumunan dan mendatang massa belum diizinkan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui bahwa petugas DKI di lapangan jumlahnya terbatas dalam menegakkan protokol kesehatan. Meskipun sudah berkoordinasi dengan instansi lain seperti kepolisian.

“Kan ada batasan-batasan, jumlah kami juga terbatas. Kami sudah koordinasikan saat itu dengan aparat lainnya. Kan kami tidak bisa berdiri sendiri,” ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/11/2020).

Selain itu, kata Ariza, massa yang datang ke acara Rizieq Syihab tersebut sulit diprediksi. Pasalnya, jemaah yang didatang ke acara pernikahan dan Maulid Nabi tersebut tidak diundang, tetapi datang atas inisiatif sendiri.

“Kan orang yang datang itu bukan yang diundang. Orang berbondong-bondong begitu, bukan orang yang diundang,” tandas dia.

Pemprov DKI, kata Ariza, sebelum acara diselenggarakan, sudah melakukan langkah-langkah persuasif agar acaranya tidak menciptakan kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan. Langkah persuasif tersebut dilakukan dalam bentuk antara lain menyurat pihak Rizieq Syihab dan FPI untuk taat protokol kesehatan dan sosialisasi melalui spanduk dan baliho untuk disiplin melakukan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir.

“Jadi, (sebelumnya) itu sudah kami minta supaya tidak ada kerumunan. Kami sudah melakukan tugas kami mengingatkan, mengimbau mensosialisasikan, bahkan menyurati. Kemudian ketika ada pelanggaran kami tindak, kami denda,” pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Masa Pandemi, Warga Bekasi Budidaya Lele Sangkuriang

Budidaya lele sangkuriang merupakan salah satu upaya warga bertahan di tengah pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Pengamen Jalanan Ditertibkan Petugas Satpol PP Kota Bekasi

Tak jarang, para pengamen membawa anak di bawah umur untuk menarik rasa iba pengguna jalan.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Patri Bagikan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19 di Depok

Patri bekerjasama juga dengan Kementerian Sosial untuk sama-sama membantu masyarakat yang mungkin hingga kini belum dapat bantuan.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Polda Metro Klarifikasi Anies Soal Kegiatan di Kediaman Rizieq

Polda Metro Jaya hanya mengklarifikasi Gubernur DKI Jakarta terkait kegiatan di kediaman Rizieq Syihab.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Depok Bertahan di Zona Oranye Penyebaran Covid-19

Per hari ini, Senin (16/11/2020) terdapat penambahan 53 kasus konfirmasi sehingga totalnya menjadi 8.418 kasus konfirmasi Covid-19 di Depok.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Polisi Tangkap Kurir Ganja Bermodus Disimpan dalam Bal Pakaian

Polsek Kelapa Gading menciduk dua kurir narkotika jenis ganja berinisial MR (20) dan HA (23) di wilayah Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu (14/11/2020).

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Fenomena Gowes, Sepeda Makin Jadi Incaran Bandit

Fenomena gowes yang marak akhir-akhir ini membuat bandit semakin mengincar sepeda guna dirampas atau dicuri.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Pemkot Depok Kembali Perpanjang Pembatasan Aktivitas Usaha

Pembatasan jam operasional tempat usaha ditetapkan sampai pukul 21.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Soal Reuni PA 212 di Monas, Anies Belum Mau Komentar

Pada dasarnya semua SKPD keberatan karena sedang suasana Covid-19.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Soal Sanksi Denda Rizieq Syihab, Anies: Denda di DKI Bukan Basa-basi

Anies mengatakan, selama ini pihaknya telah menerapkan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS