Pangdam Jaya: Kalau Perlu, Bubarkan Saja FPI
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Pangdam Jaya: Kalau Perlu, Bubarkan Saja FPI

Jumat, 20 November 2020 | 12:29 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Video yang merekam sekelompok orang berbaju loreng menurunkan spanduk petinggi Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab di pinggir jalan, viral di media sosial.

Merespon hal itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan, sekelompok orang itu merupakan anggota TNI yang mendapatkan perintah darinya.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya. Karena beberapa kali Pol PP menurunkan dinaikkan lagi. Perintah saya itu," ujar Dudung, seusai apel pengamanan Pilkada, di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

Dikatakan Dudung, negara Indonesia merupakan negara hukum, semua masyarakat harus taat kepada hukum dan aturan.

"Siapapun di Republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum. Kalau pasang baliho itu sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat juga sudah ditentunkan, jangan seenaknya sendiri. Seakan-akan dia paling benar, nggak ada itu," ungkapanya.

Dudung menyampaikan, akan membersihkan baliho-baliho Rizieq Syihab yang mengajak revolusi dari jalanan.

"Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur, suka-sukanya sendiri. Ingat ya, saya katakan itu perintah saya. Dan ini akan saya bersihkan semua, tidak ada itu baliho-baliho yang mengajak revolusi dan segala macam," katanya.

Dudung pun menperingatkan, apabila ada pihak yang mencoba mengganggu persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia, akan berhadapan dengan TNI.

"Ya saya peringatkan dan saya tidak akan segan-segan menindak dengan keras yang coba-coba menganggu persatuan dan kesatuan. Jangan merasa bahwa dia mewakili umat Islam, tidak semua. Banyak yang baik, pendekatannya baik, berkata, berucap baik, dan bertingkah laku baik," jelasnya.

Dudung menambahkan, imam besar, habib atau kiai selalu memiliki hati yang baik, ucapan dan tindakannya pun baik.

"Jadi kalau ucapannya tidak baik bukan habib namanya itu, bukan kiai itu. Saya ini orang Islam. Mengajarkan selalu Islam itu agama yang rahmatan lil alamin, agama yang mengajarkan kasih sayang, untuk seluruh alam semesta bukan hanya manusia saja. Kemudian jangan asal bicara sembarangan, jaga dari siksa api neraka. Allah sudah berfirman, hai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Ucapan dan tindakan itu harus baik. Saya sebagai orang Islam itu prihatin kalau ada seorang habib diperingatan Maulid Nabi bahasa dan ucapannya itu kotor dan saya tidak terima," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Minim Bantuan, UMKM Minta Insentif Lain

Insentif perizinan atau legalitas dan pengembangan pasar agar usaha bisa bertahan.

NASIONAL | 20 November 2020

Mendagri Akan Copot Kepala Daerah yang Lalai Tegakkan Protokol Kesehatan, Ini Kata Ariza

Pihaknya selalu patuh pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

DPRD DKI Setuju Dana BOS Swasta Tahun 2021 Rp 853 Miliar

Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta menyepakati alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Swasta sebesar Rp 853 miliar.

MEGAPOLITAN | 19 November 2020

Diteken Anies, Perda Penanggulangan Covid-19 Telah Sah Berlaku

Perda ini mengatur tanggung jawab dan wewenang Pemprov DKI Jakarta, hak dan kewajiban masyarakat serta larangan, pelaksanaan PSBB, peningkatan layanan kesehatan

MEGAPOLITAN | 19 November 2020

Rizieq Umumkan Tidak Akan Lakukan Kegiatan Pengumpulan Massa Hingga Situasi Normal

Hal ini disampaikan melalui surat DPP FPI yang ditandatangani Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis dan Sekretaris Umum FPI Munaraman pada Kamis, 19 November 2020.

MEGAPOLITAN | 19 November 2020

Penadah Sehari Tampung 10 Motor Curian Ditangkap, Pemetik Tewas Ditembak

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membekuk lima bandit kelompok spesialis pencurian sepeda motor. Salah satunya tewas ditembak karena berupaya melawan.

MEGAPOLITAN | 19 November 2020

Gubernur Ridwan Kamil Siap Penuhi Panggilan Polisi

Pemanggilan Ridwan Kamil ini merupakan buntut dari acara yang menimbulkan kerumunan di Megamendung, Bogor, beberapa hari lalu.

MEGAPOLITAN | 19 November 2020

Senin, Wagub DKI Siap Datang ke Polda Metro Jaya

Ariza, sapaan akrabnya, berhalangan hadir hari ini di Polda dan besok Polda Metro Jaya karena mempunyai acara.

MEGAPOLITAN | 19 November 2020

Ungkap Siapa Pemeran Video Syur Mirip Gisel, Polisi Tunggu Pemeriksaan Ahli

Polda Metro Jaya, masih menunggu hasil pemeriksaan saksi ahli digital forensik untuk mengungkap siapa pemeran dalam video syur mirip penyanyi Gisella Anastasia.

MEGAPOLITAN | 19 November 2020

Pemkab Bekasi Sinkronisasi Data Penerima Vaksin Covid-19

Menurut Eka, terdapat 46 puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan dan satu RSUD serta dua RSUD pembantu yang siap melayani vaksinasi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 19 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS