Disdukcapil Depok Pacu Kepemilikan Akta Kelahiran
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Disdukcapil Depok Pacu Kepemilikan Akta Kelahiran

Jumat, 20 November 2020 | 19:39 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / FER

Depok, Beritasatu.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok terus memacu kepemilikan akta kelahiran bagi warga Depok. Tercatat saat ini, sudah sekitar 90 persen anak usia 0 hingga 18 tahun di Kota Depok sudah memiliki akta kelahiran.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti mengatakan, pihaknya mencatat masih terdapat 51.114 anak usia 0-18 tahun yang belum memiliki akta kelahiran. Untuk itu, Disdukcapil Depok akan terus berupaya mencapai 100 persen dokumen kependudukan itu melalui cara Gebyar Layanan Akta Kelahiran.

"Percepatan akan kami lakukan. Kami memiliki nama dan alamat anak-anak tersebut. Sudah kami kirimkan juga kepada 63 kelurahan agar segera diinformasikan untuk mengumpulkan berkas, sebab kami sedang menggelar gebyar layanan akta kelahiran," ujar wanita yang akrab disapa Ani ini di Depok, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020).

Ani memaparkan, data terbanyak anak yang belum memiliki akta kelahiran berada di Kecamatan Pancoran Mas dengan 5.512. Sedangkan yang paling sedikit ada di Kecamatan Cinere dengan 2.003 anak.

"Ini merupakan upaya kami menggesa Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). Yaitu sadar untuk memiliki dan melengkapi dokumen kependudukan sekaligus melakukan pemuktahiran data kependudukan. Ini juga upaya memenuhi hak warga dalam mendapatkan dokumen kependudukan secara mudah dan cepat," tutur Ani.

Pemenuhan layanan akta kelahiran, lanjut Ani, menjadi target nasional dan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Depok. Bahwa pada 2024 mendatang, capaiannya harus 100 persen atau seluruh anak usia 0-18 tahun harus memiliki akta kelahiran. "Angka ini selalu fluktuatif dalam data kependudukan. Kami pun terus berupaya mencapai 100 persen," ujar Ani.

Sementara itu, terkait Gebyar Pelayanan Akta Kelahiran dan Kematian, dikatakan Ani digelar secara gratis mulai tanggal 18 November hingga 8 Desember 2020. Dilaksanakan di 63 kelurahan se-Kota Depok.

Gebyar pelayanan administrasi kependudukan ini, kata Ani, merupakan upaya terhadap peningkatan target cakupan kepemilikan akta kelahiran bagi warganya. Khususnya bagi anak yang masih berusia 0 hingga 18 tahun

"Untuk mereka yang berusia lebih dari 18 tahun dipersilakan mengurus langsung ke kantor Disdukcapil Kota Depok mengunakan layanan online melalui WhatsApp, kami akan tetap membuatkannya. Denda selama pandemi juga kami tiadakan," tutur Ani.

Dipaparkan Ani, bagi warga yang ingin membuat akta kelahiran, bisa melampirkan foto copy Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua, KTP saksi, serta surat keterangan dari bidan, klinik, atau rumah sakit. Kemudian membawa foto copy akta nikah serta mengisi formulir F2-01 yang tersedia di kelurahan.

"Sedangkan untuk syarat akta kematian pemohon harus membawa surat keterangan kematian dari rumah sakit, kepolisian atau lurah. Kemudian membawa KK dan KTP elektronik almarhum dan mengisi formulir F2-29 yang ada di kelurahan," papar Ani.

Dikatakan Ani, mulai tanggal 18 November, pelayanan akta kelahiran dan kematian akan diprioritaskan. Selama syarat-syarat dipenuhi, akta kelahiran akan dikerjakan sesuai dengan standar yang ada yakni 3 hingga 7 hari kerja.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketua Komisi I Dukung Sikap Tegas Pangdam Jaya Terhadap FPI

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mendukung langkah TNI dalam mengamankan persatuan dan kesatuan Indonesia.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

2 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir Rob

Banjir terjadi sejak sepekan lalu.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Aparat Bersitegang dengan Massa FPI saat Turunkan Baliho Rizieq di Slipi

Sekelompok orang berpakaian loreng abu-abu keluar dari Gang Petamburan III, Jakarta Pusat yang mana merupakan markas FPI, melawan prajurit Kodim 0503 JB.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

TNI Copot Baliho Rizieq Syihab, Kapolda: Saya Dukung

Dikatakan Kapolda Metro Irjen Fadil Imran, spanduk Rizieq yang terpasang di sejumlah titik jalan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2014.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Kapolda Metro Jaya: Siapa pun Ganggu Keselamatan Jiwa Masyarakat Saya Tindak

Kapolda menegaskan akan melakukan tindakan tegas kepada siapapun yang mengganggu keselamatan jiwa masyarakat terkait situasi pandemi Covid-19 di Ibu Kota DKI.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Kesal Gara-gara Tanah, Ketua RT Bacok Warga Hingga Tewas

Seorang Ketua RT membacok warganya hingga tewas gara-gara tidak meminta izin saat melakukan pengukuran tanah di Jatisampurna, Bekasi.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Wagub: Pemasangan Baliho Tak Sesuai Peruntukan Pasti Ditertibkan

Wagub DKI menyatakan bahwa pemasangan baliho di Jakarta harus berada di lokasi yang sesuai peruntukannya apabila kedapatan melanggar pasti akan ditertibkan.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Pelanggaran Protokol Kesehatan di Kediaman Rizieq, Polisi Telah Klarifikasi Belasan Orang

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah memeriksa sekitar 16 orang terkait pelanggaran protokol kesehatan di kediaman Rizieq Syihab.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Soal Penurunan Baliho Rizie Syihab, Ini Penjelasan Satpol PP DKI

Menurut Kasatpol PP DKI, penurunan baliho Rizieq Syihab karen melanggar pemasangan baliho di ruang publik.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Satpol PP DKI Minta FPI Segera Turunkan Baliho Rizieq

Satpol PP meminta FPI menurunkan baliho bergambar Rizieq Syihab di area publik yang tidak sesuai aturan dan tidak berizin.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020


TAG POPULER

# Spesimen Covid-19


# Aglomerasi


# Larangan Mudik


# Gus Miftah


# Varian Covid-19



TERKINI

Kaesang Gaet Goorita Perluas Pasar Sang Pisang di Mancanegara

GAYA HIDUP | 2 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS