Satpol PP Kota Depok Konsisten Gelar Operasi Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Satpol PP Kota Depok Konsisten Gelar Operasi Protokol Kesehatan

Jumat, 20 November 2020 | 20:32 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / FER

Depok, Beritasatu.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok masih tetap konsisten melakukan operasi penegakkan protokol kesehatan dan pengawasan terhadap dunia usaha.

Pengawasan terhadap dunia usaha masih terus dilakukan Satpol PP Kota Depok terkait pembatasan jam operasional pelaku usaha yang masih dibatasi hingga pukul 21.00. Hal ini sesuai dengan SK Wali Kota Nomor 43/411/Kpts/Dinkes/Huk/2020.

"Kami lakukan pengawasan di sejumlah pusat perbelanjaan, tempat usaha, pusat kegiatan, usaha restoran, kafe, rumah makan, warung, serta usaha sejenisnya,” kata Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny di Depok, Jawa Barat, Jumat (20/10/2020).

Dipaparkan Lienda, dalam SK tersebut, pembatasan jam operasional tempat usaha ditetapkan sampai pukul 21.00 WIB. Begitu juga dengan aktivitas warga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB. Keputusan ini berlaku selama 14 hari. Terhitung mulai 15 November sampai dengan tanggal 28 November 2020.

Kemudian, Pemkot Depok juga menerbitkan Surat Keputusan Wali Kota Nomor : 443/412/Kpts/Dinkes/Huk/2020 terkait Pembatasan Kegiatan Usaha Restoran, Kafe, Rumah Makan, Warung dan Usaha Sejenis.

Adapun pembatasan kegiatan di sejumlah tempat usaha ini dilaksanakan dengan beberapa ketentuan. Yaitu pelayanan makan di tempat (dine in) sampai pukul 20.00 WIB, pelayanan dibawa pulang (take away) hingga pukul 21.00 WIB. Sementara jam operasionalnya ditetapkan sampai pukul 21.00 WIB. Ketentuan ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 15 November 2020 sampai dengan tanggal 28 November 2020.

"Sejauh ini, para pelaku usaha masih patuh dan menaati protokol kesehatan serta pembatasan jam aktivitas usaha," kata Lienda.

Sedangkan untuk operasi penegakkan protokol kesehatan, kata Lienda, masih terdapat pelanggaran. Tercatat terdapat 36 orang tidak mengenakan masker dalam operasi gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama Satpol PP Kota Depok dan DKI Jakarta yang digelar baru-baru ini.

"Puluhan warga tersebut kedapatan mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker saat melintas di wilayah perbatasan. Mereka kami kenakan sanksi karena tidak bermasker. Untuk pelanggar yang berada di wilayah Kota Depok berdasarkan Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 60 Tahun 2020 dikenakan sanksi sosial atau denda senilai Rp50.000," ujar Lienda.

Sedangkan untuk pelanggar yang terjaring di wilayah DKI Jakarta, kata Lienda, berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 dikenakan denda senilai Rp250.000.

Diungkap Lienda, untuk di wilayah Kota Depok terdapat 23 pelanggar yang melintas di Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji. Seluruh pelanggar dikenakan sanksi sosial. "Sedangkan di wilayah DKI Jakarta terdapat 13 pelanggar. Rinciannya 5 pelanggar dikenakan sanksi sosial dan 8 pelanggar dengan sanksi denda," tutur Lienda.

Denda yang dibayarkan pelanggar, lanjut Lienda, akan masuk ke masing-masing kas daerah. Untuk pelanggar di wilayah Kota Depok, denda masuk pada kas daerah Kota Depok. Lalu untuk pelanggar di wilayah DKI Jakarta akan masuk kas daerah DKI Jakarta.

Lienda berharap melalui operasi gabungan yang dilakukan dapat memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu juga dapat memberikan efek jera kepada warga yang tidak taat terhadap protokol kesehatan. "Semoga upaya yang kami lakukan antar wilayah ini dapat lebih optimal sebagai upaya pencegahan Covid-19 yang lebih masif," pungkas Lienda.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Usulan Pangdam Jaya Bubarkan FPI Dinilai Logis

Status hukum FPI saat ini tidak jelas karena bukan organisasi masyarakat (ormas) atau parpol karena izin sebagai ormas telah berakhir.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Polisi Gerebek Praktik Prostitusi di Vila Puncak

Polisi mengamankan pelaku dah para korban di sebuah vila di kampung Binataruna, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Bogor pada Rabu 18 November 2020.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Disdukcapil Depok Pacu Kepemilikan Akta Kelahiran

Disdukcapil Depok mencatat, masih terdapat 51.114 anak usia 0 hingga 18 tahun yang belum memiliki akta kelahiran.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Ketua Komisi I Dukung Sikap Tegas Pangdam Jaya Terhadap FPI

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mendukung langkah TNI dalam mengamankan persatuan dan kesatuan Indonesia.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

2 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir Rob

Banjir terjadi sejak sepekan lalu.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Aparat Bersitegang dengan Massa FPI saat Turunkan Baliho Rizieq di Slipi

Sekelompok orang berpakaian loreng abu-abu keluar dari Gang Petamburan III, Jakarta Pusat yang mana merupakan markas FPI, melawan prajurit Kodim 0503 JB.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

TNI Copot Baliho Rizieq Syihab, Kapolda: Saya Dukung

Dikatakan Kapolda Metro Irjen Fadil Imran, spanduk Rizieq yang terpasang di sejumlah titik jalan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2014.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Kapolda Metro Jaya: Siapa pun Ganggu Keselamatan Jiwa Masyarakat Saya Tindak

Kapolda menegaskan akan melakukan tindakan tegas kepada siapapun yang mengganggu keselamatan jiwa masyarakat terkait situasi pandemi Covid-19 di Ibu Kota DKI.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Kesal Gara-gara Tanah, Ketua RT Bacok Warga Hingga Tewas

Seorang Ketua RT membacok warganya hingga tewas gara-gara tidak meminta izin saat melakukan pengukuran tanah di Jatisampurna, Bekasi.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Wagub: Pemasangan Baliho Tak Sesuai Peruntukan Pasti Ditertibkan

Wagub DKI menyatakan bahwa pemasangan baliho di Jakarta harus berada di lokasi yang sesuai peruntukannya apabila kedapatan melanggar pasti akan ditertibkan.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS