Aparat Gelar Tracing dan Testing Covid-19 di Petamburan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aparat Gelar Tracing dan Testing Covid-19 di Petamburan

Minggu, 22 November 2020 | 18:42 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Personel Kodam Jaya, Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta, menggelar kegiatan tracing, testing dan treatment (3T) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Rapid test bersifat imbauan keras.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran, didampingi Kasdam Jaya Brigjen TNI M Shaleh Mustafa, pejabat Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta, menggelar kegiatan 3T dalam rangka menindaklanjuti temuan klaster penyebaran Covid-19 oleh gugus tugas, di Jakarta. Tujuannya, untuk memastikan apakah ada warga yang terpapar virus mematikan itu pasca-kegiatan keagamaan dan akad nikah, di Petamburan, Sabtu (14/11/2020) pekan lalu.

"Sore ini, kami menindaklanjuti temuan dari gugis tugas yang telah mengumumkan hari Jumat kemarin, bahwa telah terjadi klaster baru penyebaran Covid 19 di DKI Jakarta. Yaitu klaster akad nikah di Petamburan, kedua klaster Tebet, ketiga klaster bandara dan yang keempat klaster Megamendung. Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami Polda Metro Jaya, Kodam Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI tentunya yang diwakili oleh Camat akan melakukan kegiatan 3T, testing, tracing dan treatment," ujar Fadil, di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020).

Dikatakan Fadil, petugas akan memastikan masyarakat yang terkonfirmasi positif bisa dilakukan tracing kontak erat untuk memutus mata rantai dan juga mereka bisa segera mendapatkan perawatan yang memadai.

"Bagi masyarakat yang rumahnya merasa perlu dilakukan penyemprotan disinfektan kami juga lakukan penyemprotan disinfektan di jalan umum, fasilitas umum dan rumah masyarakat. Terakhir, kegiatan ketiga untuk meringankan beban warga masyarakat maka kami dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya membagikan sembako agar memperingan beban hidup saudara kita yang ada di wilayah Petamburan. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua betapa kerumunan itu harus taat pada protokol kesehatan. Saya ulangi, betapa kerumunan itu harus taat kepada protokol kesehatan. Aturannya jelas setiap kegiatan dalam masa PSBB Transisi harus memenuhi syarat dan ketentuan," ungkapnya.

Fadil menyampaikan, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya juga akan membangun kampung tangguh di wilayah-wilayah yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19, di DKI Jakarta.

"Saat ini kami bersama Pangdam telah memerintahkan jajaran di bawah untuk segera mengumpulkan data, berkoordinasi dengan gugus tugas provinsi dan kotamadya untuk menentukan titik-titik untuk kami intervensi dengan kampung tangguh. Mudah-mudahan ikhtiar ini bisa segera memutus mata rantai, sehingga zonasi DKI yang masih merah bisa segera menjadi oranye dan selanjutnya menjadi kuning karena intervensi yang kita lakukan berbasis komunitas atau berbasis mikro," katanya.

Fadil menyebutkan, kegiatan 3T di kawasan Petamburan akan digelar selama tiga hari ke depan, sehingga diharapkan semua warga bisa dilakukan tracing dan testing. Setiap hari, disediakan sekitar 1.000 alat tes. "Sedang diolah oleh tim (apakah ada yang reaktif). Nanti akan disampaikan," ucapnya.

Menurut Fadil, penyemprotan disinfektan juga akan terus berlanjut ke setiap rumah warga tanpa biaya alias gratis. "Saya sudah sampaikan tadi ke ibu RW, ibu Lina Ketua RW 5, kalau ada warganya yang mau disemprot kami akan semprot nggak usah khawatir, gratis nggak pakai bayar. Sampai ke dalam kamar, kamar mandi. Sudah dilaksanakan," jelasnya.

Menyoal bagaimana apabila ada penolakan, Fadil menegaskan, warga yang menolak akan rugi sendiri. Sebab aparat melakukan hal ini demi kemanusiaan, tidak ada tujuan lain.

"Emang ada yang nolak. Ya jangan bilang kalau ada, ini ada nggak yang nolak? Ya kalau menolak saya kira rugi sendiri, wong kita untuk kemanusiaan. Tujuan kami ini adalah tujuan kemanusiaan ya, untuk menyelamatkan warga, tidak ada tujuan lain. Jadi kita melakukan 3T ini, kemudian penyemprotan disinfektan dan pembagian sembako ini murni kemanusiaan. Jadi kalau ada yang menolak ya, saya kira masyarakat bisa tahu sendiri mana yang benar, mana yang salah," terangnya.

Fadil menuturkan, rapid test yang dilakukan bersifat imbauan keras. Apabila ada yang tidak mau dibujuk dan diberitahu manfaatnya.

"Imbauan keras. Dibujuk (kalau ada yang menolak), jangan diancam-ancam orang, sedikit-sedikit diancam. Orang mau sehat jangan diancam-ancam. Ya dikasih tahu, jangan ditakut-takuti masyarakat ini, dikasih tahu manfaatnya," tandasnya.

Sementara itu, Kasdam Jaya Brigjen TNI M Shaleh Mustafa mengatakan, kegiatan 3T harus dilakukan dampak dari terjadinya kerumunan.

"Jadi itu memang sudah keharusan dari pemerintah dalam hal ini yang sudah diinisiasi oleh Polda Metro dan Kodam Jaya. Sehingga nanti diharapkan masyarakat punya kesadaran. Memang tingkat kesadaran masyarakat untuk tracing ini masih rendah karena ada ketakutan dari swab atau jenis rapid yang digunakan. Jadi apa yang disampaikan oleh bapak Kapolda tadi, mari sama-sama kita dukung, langkah pemerintah untuk melaksanakan tiga T ini," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

80 Orang Positif Covid-19 pada Kerumunan Rizieq

Sebanyak 80 orang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menghadiri acara Rizieq Syihab di Petamburan dan Tebet.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Petugas Gabungan Turunkan Puluhan Baliho Rizieq di Tangerang

Petugas gabungan menurunkan puluhan spanduk dan baliho bergambar Rizieq Syihab di Kabupaten dan Kotamadya Tangerang.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Petugas Gabungan di Bekasi Turunkan Baliho Rizieq

Selama proses penurunan tidak ada penolakan dari pendukung Rizieq maupun warga sekitar.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Pengemudi Ngantuk, Fortuner Masuk Parit di Jakbar

Akibat kecelakaan itu pengemudi mobil mengalami luka memar pada bagian kepala dan dada.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Tabrak Truk, Jurnalis Metro TV Meninggal Dunia

Korban jurnalis Metro TV mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia di TKP.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Belum Hadir, Polisi Kembali Undang Putri dan Menantu Rizieq

Seharusnya Syarifah Najwa Shihab, beserta suaminya, Irfan Alaydrus, diperiksa Jumat (20/11/2020).

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Sakit, Rizieq Disambangi Polisi Diminta Tes Covid-19

Petugas Koramil, Polsek, dan Kecamatan Tanah Aban menganjurkan petinggi FPI yang dikabarkan sedang sakit itu untuk menjalani tes swab Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Mengapa Pandemi Covid-19 Bisa Ganggu Kesehatan Mental?

Para remaja dan berusia lebih muda cenderung merasa cemas

NASIONAL | 22 November 2020

Jalan-jalan di Alam Membantu Tetap Waras Selama Pandemi

Pepohonan dan tanaman hijau membantu mengalihkan pikiran

NASIONAL | 22 November 2020

Orang Gangguan Jiwa Bakar Sampah, Toko Bunga Terbakar

Menurut pemilik, ada orang gila yang sedang bakar sampah di depan toko. Lalu membesar, ditinggal kabur orang gila tersebut.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS