Panglima TNI Dukung Penertiban Baliho Rizieq
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

Panglima TNI Dukung Penertiban Baliho Rizieq

Senin, 23 November 2020 | 16:53 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Panglima TNI dinilai tidak perlu mengeluarkan perintah untuk menurunkan baliho pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab karena kewenangan ada di Pangdam Jaya. Namun demikian, Panglima TNI mendukung langkah yang diambil Pangdam Jaya karena yang tahu situasi di daerahnya adalah Pangdam.

Demikian disampaikan oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman saat melaksananakan konferensi pers di Kodam Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Pernyataan Kapuspen TNI tersebut untuk mengklarifikasi terkait simpang siurnya pemberitaan tentang perintah penurunan Baliho di DKI Jakarta oleh TNI beberapa hari yang lalu.

Lebih lanjut Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan bahwa Panglima TNI memang tidak memberikan perintah untuk menurunkan Baliho, karena hal tersebut terlalu teknis dari sisi operasional.

Di sisi lain Pangdam Jaya selaku Pimpinan Militer di daerah, tentunya memiliki tanggung jawab mengambil suatu tindakan atas dasar pertimbangan situasi di lapangan.

"Tentunya Panglima TNI akan mendukung semua tindakan yang dilakukan Pangdam Jaya atas dasar pertimbangan di lapangan tersebut," kata Kapuspen TNI, Mayjen TNI Achmad Riad.

Senada dengan Kapuspen TNI, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman menjelaskan, penurunan baliho bukan perintah langsung dari Panglima TNI karena hal-hal yang semacam ini cukup Pangdam saja.

Sama halnya seperti saat pembagian masker dan kegiatan-kegiatan Baksos segala macam kegiatan-kegiatan yang dilakukan ke wilayahan, Pangdam Jaya dan Kapolda serta Gubernur tidak harus menunggu perintah Panglima TNI.

"Tetapi setelah kegiatan pasti saya laporkan kepada Panglima TNI dan harus diketahui oleh Panglima TNI,” kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman.

Lebih lanjut Pangdam Jaya menjelaskan bahwa penurunan Baliho tersebut sudah sesuai prosedur atau ketentuan. Proses penurunan baliho awalnya sudah dilakukan oleh Pol PP dengan Polri dan kemudian dengan TNI. Penurunan Baliho pun sudah dilaksanakan sejak dua bulan yang lalu dan sudah diturunkan sebanyak 338 buah.

Kemudian dari pihak FPI mendemo dan memerintahkan untuk Pol PP memasang kembali. Menurut Pemerintah daerah, pemasang baliho tidak sesuai ketentuan, tidak bayar pajak, kemudian kalimat-kalimatnya juga ada yang tidak bagus mengundang keresahan pada masyarakat.

"Kita laksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, dikedepankan Polisi Pamong Praja (Pol PP) karena Pol PP yang menjalankan Peraturan Gubernur pemerintahan di wilayah," tegas Pangdam Jaya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Positif Covid-19 di Petamburan Meningkat Setelah Pelacakan

Puskesmas Kecamatan Tanah Abang telah bersiap memeriksa imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab jika diperlukan.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Polisi Tahan Millen Cyrus di Sel Laki-laki

Polisi hingga kini masih berusaha menyelidiki dari mana keponakan penyanyi Ashanty itu mendapatkan barang haram tersebut.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Konsumsi Narkoba, Selebgram Millen Cyrus Ditangkap Bersama Seorang Pria

Millen Cyrus ditangkap saat mengonsumsi narkoba di sebuah hotel di kawasan Jakarta Utara bersama seorang pria berinisial JR pada Minggu (22/11/2020) dini hari.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Pangdam Jaya Pastikan Reuni 212 Batal Digelar

TNI dan Polri siap mengerahkan pasukan untuk menindak tegas apabila pernyataan FPI terkait pembatalan Reuni 212 dilanggar.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Temui Pangdam Jaya, Kapolda: Persatuan dan Kesatuan Paling Utama

Keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi, dan persatuan serta kesatuan bangsa adalah hal yang paling utama.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Karangan Bunga Dukungan untuk TNI Terus Berdatangan di Markas Kodam Jaya

Ratusan karangan bunga berjejer di sepanjang Markas Kodam Jaya menunjukkan dukungan dari masyarakat.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Pemprov DKI Belum Putuskan Waktu Sekolah Tatap Muka Diperbolehkan

Pemprov DKI, kata dia akan melakukan lebih jauh terkait pembukaan sekolah tersebut pada bulan Desember mendatang.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Wagub DKI Sebut Warga Tidak Boleh Menolak Tes Covid-19

Berdasarkan peraturan daerah warga tidak boleh menolak, dan pelanggarnya dapat dikenakan denda maksimal Rp 5 juta.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Irjen Fadil Temui Anies Bahas Keamanan Jakarta

Sebagai Kapolda baru, Fadil melakukan silahturahmi dan memperkenalkan diri kepada Anies selaku Gubernur DKI.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Wagub DKI Penuhi Panggilan Polda soal Kerumunan Rizieq

Ahmad Riza Patria memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk klarifikasi terkait penyelidikan dugaan tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 23 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS