Bima Arya Ingatkan Pendidik soal Ancaman Lost Generation
INDEX

BISNIS-27 537.873 (30.05)   |   COMPOSITE 6307.13 (223.75)   |   DBX 1215.21 (4.76)   |   I-GRADE 185.638 (9.62)   |   IDX30 533.814 (34.96)   |   IDX80 142.76 (7.7)   |   IDXBUMN20 425.411 (28.19)   |   IDXESGL 147.067 (6.53)   |   IDXG30 144.927 (6.74)   |   IDXHIDIV20 469.552 (27.52)   |   IDXQ30 151.508 (7.38)   |   IDXSMC-COM 286.952 (4.19)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (10.51)   |   IDXV30 144.532 (5.41)   |   INFOBANK15 1076.36 (63.82)   |   Investor33 457.615 (27.27)   |   ISSI 184.91 (3.57)   |   JII 650.972 (18.12)   |   JII70 227.363 (5.64)   |   KOMPAS100 1270.4 (59.67)   |   LQ45 991.58 (59.46)   |   MBX 1739.82 (70.23)   |   MNC36 337.819 (19.25)   |   PEFINDO25 325.262 (1.45)   |   SMInfra18 322.474 (9.89)   |   SRI-KEHATI 391.563 (25.56)   |  

Bima Arya Ingatkan Pendidik soal Ancaman Lost Generation

Kamis, 26 November 2020 | 11:04 WIB
Oleh : Vento Saudale / WBP

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor, Bima Arya mengingatkan ancaman lost generation (generasi yang hilang) di tengah pandemi Covid-19.

"Saat ini adalah masa yang sangat berat, tapi mari kita ikhtiar bersama-sama bahwa tidak ada generasi hilang," katanya memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-75 PGRI 2020 Tingkat Kota Bogor, Rabu (25/11/2020).

Generasi hilang yang dimaksud Bima Arya adalah anak-anak yang tidak memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas. Sebab, pandemi belum diketahui kapan akan berakhir, termasuk vaksin.

Sementara kegiatan pembelajaran bagi para siswa yang dilaksanakan jarak jauh atau daring membuat tenaga pendidik maupun para orangtua dihadapkan masalah yang tidak mudah. "Dampaknya bagi para siswa sungguh luar biasa," kata Bima.

Merespons apa yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengenai rencana pembelajaran tatap muka tahun 2021, Bima Arya meminta tenaga pendidik dan pihak sekolah menyiapkan rencana tersebut sebaik mungkin.

Selanjutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan melakukan pemeriksaan semua sekolah mengenai perangkat protokol kesehatan.

Selain itu, lingkungan sekolah juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Sekolah harus aman dari kerumunan siswa setelah berakhirnya proses pembelajaran.

Kepada satgas sekolah bersama aparatur wilayah Bima Arya meminta untuk memastikan hal tersebut. "Sistem belajar juga harus dipastikan aman. Ada pembatasan kuota, masuknya digilir dan tetap ada PJJ (pembelajaran jarak jauh)," jelasnya.

Orangtua yang tidak memberikan izin anaknya mengikuti pembelajaran secara tatap muka, maka siswa tersebut tidak diwajibkan mengikuti kegiatan tatap muka. Saat ini, Disdik Kota Bogor masih merumuskan panduan teknis untuk disosialisasikan kepada semua sekolah di Kota Bogor.

Bima Arya tidak ingin ada korban anak-anak yang berjatuhan ketika rencana pembelajaran tatap muka berjalan. Anak-anak adalah masa depan, pemimpin pada saatnya. "Untuk itu harus dijaga dan diselamatkan," ujarnya.

Ia juga kembali menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sebelum dilaksanakan kegiatan tatap muka, rencananya para tenaga pendidik dan diharuskan mengikuti tes PCR atau swab test. Saat ini Pemkot Bogor tengah berupaya mempersiapkan segala sesuatunya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lawan Petugas Saat Hendak Diciduk, Pelaku Begal Tewas di Jalan Bisma Raya

Pelaku begal yang tewas merupakan pemain lama dengan tindak kejahatan lainnya.

MEGAPOLITAN | 26 November 2020

Berupaya Masuk Mabes Polri, Mobil Berpelat RI 1 Palsu Ditahan Polisi

Mobil Mitsubishi Pajero yang menggunakan pelat nomor RI 1 palsu ditahan polisi setelah berupaya masuk Mabes Polri, Rabu (25/11/2020).

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Sosialisasikan Angsuran Tunggakan, BPJS Kesehatan Jakut Berdayakan Kader JKN KIS

Hingga November 2020 tercatat ada tunggakan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Rp 27,59 miliar di 6 kecamatan di Jakarta Utara.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

DKI Akan Hati-Hati Putuskan Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta akan memutuskan secara cermat terkait pembukaan sekolah tatap muka guna mencegah penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Haris Azhar Sebut Tantangan Kubu Abdul Halim Bentuk Kepanikan

Kebenaran kasus sengketa lahan di Cakung Barat mulai terkuak, terutama dari hasil investigasi internal BPN.

MEGAPOLITAN | 24 November 2020

PLN Beri Pelatihan Pengelasan bagi Warga Korban PHK di Depok

Dengan pelatihan pengelasan tersebut, peserta akan mendapatkan bekal yang mumpuni hingga bisa membuka usaha pengelasan secara mandiri dan profesional.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Wali Kota Tangerang Minta Guru Waspadai Penyebaran Covid-19 di Sekolah

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menyatakan bahwa proses KBM tatap muka di Kota Tangerang akan kembali berjalan pada Januari 2021 mendatang.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Klaster Petamburan Bisa Berkontribusi pada Penambahan Kasus Covid-19

Guna memastikan dan menarik benang merahnya harus pula dilakukan melalui surveilans dan penyelidikan epidemiologi.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Bea Cukai Bekasi Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 247 Juta

Barang ilegal yang dimusnahkan Bea Cukai Bekasi yakni 46,4 liter rokok cair (liquid vape), lalu 20,2 kilogram tembakau iris dan 277.200 batang rokok.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020

Ketersedian Tempat TIdur Isolasi Kota Bogor di Atas 70%

Jumlah tempat tidur isolasi per 23 November Oktober 2020 adalah 446 unit dengan ICU 20 unit dari 21 rumah sakit rujukan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS