Bima Arya Tegur Keras RS UMMI karena Tidak Kooperatif Terkait Rizieq
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Bima Arya Tegur Keras RS UMMI karena Tidak Kooperatif Terkait Rizieq

Jumat, 27 November 2020 | 23:38 WIB
Oleh : Vento Saudale / JAS

Bogor, Beritasatu.com – Wali Kota Bogor Bima Arya menegur RS UMMI yang merawat dan menjadi lokasi swab test Rizieq Syihab. Bima menilai, pihak rumah sakit kurang kooperatif dan terbuka kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor sehingga swab terhadap Rizieq tidak terlaporkan dengan baik.

"Rumah sakit tadi siang kecolongan, kami tegur. Kami minta ke depan terbuka untuk kerja sama,” papar Bima Arya, di RS UMMI, Jumat (27/11/2020) malam.

Hal kedua, pihak RS UMMI tidak mengetahui bila Rizieq telah melakukan swab test. Sehingga Satgas Covid-19 Kota Bogor tidak mengetahui prosedur dan lembaga yang melakukan tes.

“Rumah sakit ini kan punya sistem, tamu yang datang prosedurnya. Bagaimana bisa terjadi di-swab tapi tidak diketahui. Orang saya, kapolres, dandim, masuk dicek, masa tim swab tidak ketahuan masuk ke sini. Jangan-jangan enggak pake APD,” kata Bima.

Ia menilai, ada kekeliruan yang bisa menyebabkan hal yang fatal yakni tidak berkoordinasi dengan pemkot perihal swab Rizieq. Ia pun meminta agar ke depan, RS UMMI lebih kooperatif, khususnya terkait penanganan Covid-19.

“Kalau tidak, bisa kena pasal. Saya ingatkan, saya tegur keras, demi semua. Bagi kami kesehatan habib penting, bagi kesehatan pekerja di sini penting dan taat aturan juga penting,” tegas Bima.

Menanggapi hal itu, Direktur Umum RS UMMI Najamudin mengatakan, mohon maaf atas kekeliruan yang dianggapnya fatal oleh wali kota.

Ia pun memastikan, ke depan akan lebih kooperatif dan memberikan informasi selengkap-lengkapnya.

“Ke depan, kami berkomitmen 100 persen memberikan informasi selengkap-lengkapnya. Kami memberikan informasi itu. Kami dari rumah sakit menyampaikan bagian dari PR kami ke depan,” paparnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sistem Registrasi pada Situs APBD DKI Jakarta Dipertanyakan

Fraksi PSI mempertanyakan perubahan sistem yang mewajibkan registrasi NIK dan nomor KK sebelum mengakses situs APBD DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Pemkot Bogor Akan Verifikasi Swab Test Rizieq Syihab

Bila ditemukan ada kekeliruan atau lembaga yang digunakan tidak terverifikasi, Pemkot Bogor akan melakukan swab test ulang.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Srikandi Tani Kampung Becek Ajak Warga Tanam Hidroponik

Sandi berharap selain manfaat ekonomi, kegiatan ini dapat menguatkan rasa kebersamaan dan menciptakan budaya gotong-royong dalam lingkungan tempat tinggal.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Depok Sentuh 10.000

Kasus positif Covid-19 di Depok, Jawa Barat hingga Jumat (27/11/2020) menyentuh angka 10.000 atau tepatnya 10.040 sejak pandemi ini berlangsung Maret lalu.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Kurangi Emisi, Batiqa Hotel dan Jababeka Tanam Pohon Trembesi

Batiqa Hotel Jababeka bersama Jababeka Infrastruktur selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka berkolaborasi melakukan penanaman pohon trembesi.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Tim Swab Pemkot Bogor Ditolak Keluarga Rizieq, Bima Arya Marah

Sebelumnya, Rizieq melakukan test swab PCR secara mandiri tanpa sepengetahuan Pemkot Bogor.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Kasus Kampung Kurma Grup, Polri: Datanya Amburadul

Penyidik memerlukan waktu untuk mengklarifikasi sejumlah transaksi yang tidak tercatat baik oleh perusahaan.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Pemkab Bekasi Percepat Pembangunan Jalan Lingkungan di Pengujung Tahun

Selain menata permukiman kumuh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai membangun jalan lingkungan di penghujung tahun 2020 ini.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Pemkab Bekasi Gandeng TNI AD Tangani Permukiman Kumuh

Program Kotaku dan program Berseka sejalan dengan program pemerintah pusat dalam hal mengurangi permukiman kumuh.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020

Kemparekraf Mulai Salurkan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Saat ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah mendata hotel dan restoran yang akan mendapatkan bantuan.

MEGAPOLITAN | 27 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS