Pemkot Bogor Ancam Tutup Operasional RS Ummi
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Pemkot Bogor Ancam Tutup Operasional RS Ummi

Sabtu, 28 November 2020 | 23:26 WIB
Oleh : Vento Saudale / BW

Bogor, Beritasatu.com - Swab test Rizieq Syibab berbuntut panjang. Selain laporan polisi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga akan memberikan sanksi keras hingga penutupan operasional RS Ummi, tempat pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu dirawat.

Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kota Bogor, Agustiansyach, mengatakan, saat ini pemkot tengah mengkaji sanksi dengan landasan Perwali 107/2020 tentang Sanksi Administratif Pelanggar Tertib Kesehatan.

“Denda di Perwali PSBMK itu maksimal Rp 50 juta, tetapi kita akan kaji dulu apa nanti denda apa pencabutan izin operasional,” kata Agus di Balai Kota Bogor, Sabtu (28/11/2020) malam.

Kata dia, sebagai tahap awal, Pemkot Bogor melalui Satgas Covid-19 akan memberikan surat peringatan dan selanjutnya akan menimbang untuk sanksi administratifnya.

“Yang pasti kita akan beri surat peringatan tertulis ke RS Ummi. Nanti ada tahapannya. Kita pastikan surat peringatan dikirim sesuai tahapan di PSBMK, segera,” paparnya.

Kasatpol PP Kota Bogor tersebut menjelaskan, selain laporan kepada polisi terkait upaya menghalangi dan menghambat dalam proses penanganan wabah penyakit menular, Pemkot Bogor juga akan memberikan sanksi.

“Memang ada dua laporan, satu dari polisi dan dari Satgas Kota Bogor,” tambah Agus.

Dikatakan, keinginan mengetahui hasil swab test Rizieq semata untuk mencatat data jumlah pasien yang berada dan dirawat di Kota Bogor. Apalagi ditengarai pasien yang bersangkutan masuk sebagai pasien dalam pengawasan.

Hal itu dikatakan menjawab surat dari Rizieq kepada Satgas Covid-19 pada Sabtu pagi yang takut jika hasil swab diberikan ke Satgas Covid-19 nantinya akan dipublikasikan.

“Kami Satgas Covid-19. Kita Bogor tidak pernah mempublikasikan data pasien. Kepentingan kami untuk mencatat data jumlah pasien yang memang masuk ke Kota Bogor, dirawat di Kota Bogor dengan asumsi yang bersangkutan ODP karena yang bersangkutan dari klaster Petamburan,” jawab Agus.

Satgas Covid-19 hanya perlu sinergi dan kolaborasi untuk mencatat dan mengambil sikap yang tepat dengan mengetahui hasil swab tiap pasien. Pihak Mer-C (yang melakukan swab) juga tidak memberitahukan kepada Satgas Covid-19.

Satgas Covid-19 Kota Bogor juga sudah meminta kepada Rizieq Syihab untuk melakukan tes ulang namun ditolak. Alasannya, Rizieq Syihab sudah menjalani swab test sebelumnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bima Arya Pastikan Tidak Punya Sentimen Pribadi ke Rizieq Syihab

Tugas sebagai Ketua Satgas dan kepala daerah adalah untuk menekan penyebaran Covid-19 Kota Bogor dan meyakinkan masyarakat banyak aman.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

PSI Loloskan Raperda Dana Abadi Pangan, CYPR: Harus Didukung

Sejak pandemi, DKI Jakarta mengalami kemerosotan kesejahteraan, warga miskin dan pengangguran meningkat.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Satgas Covid-19 Kota Bogor Ungkap Alasan Rizieq Tak Laporkan Hasil Swab

Satgas Covid-19 Kota Bogor menjelaskan keinginannya mengetahui hasil swab Rizieq Syihab semata untuk mencatat data jumlah pasien.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Hasil Swab Mandiri Rizieq Keluar, tetapi Tak Dipublikasikan

Menurut Aziz, keputusan Rizieq Syihab tidak ingin hasil swab test dipublikasikan dilindungi Undang-undang (UU) dan hak dari pasien.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Rizieq Tak Berikan Hasil Swab, Bima Arya Pertimbangkan Jalur Hukum

Ketua Satgas Kota Bogor Bima Arya mempertimbangkan jalur hukum terkait sikap Rizieq Syihab yang tidak mau memberitahu hasil tes mandiri Covid-19.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Tidak Koordinasi Terkait Swab Rizieq, Bima Arya Polisikan RS Ummi

RS UMMI Bogor dilaporkan Bima Arya ke kepolisian terkait upaya menghalangi atau menghambat dalam penanganan atau penanggulangan wabah penyakit menular Covid-19.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Geliatkan Wisata Bogor, Pelaku Usaha Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Berbasis CHSE

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim berharap dengan bimtek CHSE ini diharapkan pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata tetap berjalan di tengah pandemi.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Pemprov DKI Bakal Salurkan Bansos 2021 dengan Skema BLT

Pemprov DKI berencana mengganti skema penyaluran bantuan sembako menjadi bantuan langsung tunai atau BLT.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Anies Tegaskan Komitmen Bangun Stadion untuk Markas Persija

Anies berharap, peringatan ulang tahun ke-92 Persija, dapat memperkuat soliditas Persija dan The Jakmania.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020

Dengan Protokol Kesehatan, Masyarakat Tak Perlu Khawatir Gunakan Transportasi Publik

Transportasi publik merupakan salah satu area yang rentan terjadi penyebaran virus corona.

MEGAPOLITAN | 28 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS