Milenial Rentan Terpapar Aksi Anarkisme
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Milenial Rentan Terpapar Aksi Anarkisme

Senin, 30 November 2020 | 15:53 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Depok, Beritasatu.com - Direktur Amir Mahmud Center, Dr Amir Mahmud, mengatakan, kalangan milenial terutama pelajar sekolah tingkat menengah dan atas sangat rentan terhadap aksi anarkisme.

Paling ringan, kata Amir, aksi tersebut memicu pengerusakan yang dilakukan spontan karena ketidakpahaman pelajar saat ikut serta dalam aksi demonstrasi.

"Paling ringan itu pengerusakan, kalau paham anarkisme ini terus berkembang pada seseorang bisa jadi dia menjadi radikal, dan pemahaman ideologinya berubah," kata Amir Mahmud, saat membuka seminar dan diskusi penguatan pendidikan karakter dalam rangka menangkal anarkisme dan radikalisme di era milenial di lingkungan sekolah, di Amir Mahmud Center, Depok, Senin (30/11/2020).

Amir menegaskan, paham anarkisme sangat berbahaya terutama pada kalangan milenial dengan usia remaja. Sebab, anak remaja usia tersebut, didominasi rasa emosional. "Kalau sebenarnya, kalangan milenial lebih mudah dipengaruhi dan dia lebih sering menggunakan rasa emosionalnya,” jelasnya.

Menurut Amir, kondisi ini rentan dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu. Ini bisa dilihat keberutalan mereka saat demo-demo. "Mereka tidak tahu apa yang dilakukan, mereka melakukan sewenang-wenang tapi akhirnya menyesal. Ini karena terdorong oleh emosi," tegasnya.

Dalam simulasi pemahaman paham anarkisme itu, Amir menekankan pentingnya semua pihak memberikan pemahaman dan penguatan bahaya paham anarkis. Menurut dia, dalam batas pengetahuan paham anarkis yang diperoleh kalangan pelajar sudah mereka dapatkan di sekolah dalam bentuk teori.

"Pemahaman di sekolah sifatnya tidak memberi penegasan, secara makna sudah dipahami. Tapi wujud ril keadaanya itu mungkin belum tersampaikan di Sekolah," kata Amir.

Bahayanya, jika pemahaman anarkis telah mengakar pada kalangan milenial, maka tidak mustahil pemahaman radikal terhadap suatu ideologi juga terdoktrin di kalangan tersebut. "Di Jakarta dominan anarkisme. Kalau sudah muncul anarkisme mudah di kader menjadi paham radikal. Hari ini banyak, paham paham radikal dengan aksi keji yang brutal-brutal itu," tandasnya.

Dalam seminar yang melibatkan pelajar SMA-SMK se-Jabodetabek itu, Amir berharap semua pihak, baik lingkungan keluarga, rumah tangga, sekolah dan aparat penegak hukum bisa sama-sama menangkal peredaran luas paham anarkis tersebut.

"Ini tidak bisa hanya dilakukan polisi saja, tapi semua elemen masyarakat harus bergerak menangkal pemahaman ini. Karena sangat jelas dampak terkecil pengerusakan disana-sini dan fatalnya lagi perubahan ideologi," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung Blok B Balai Kota Ditutup Hingga Rabu

Pemprov DKI akan menutup sementara Gedung Blok B Balai Kota DKI Jakarta selama tiga hari hingga Rabu, 2 Desember 2020 setelah Wakil Gubernur positif Covid-19/

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Azizah-Ruhama Ingatkan Semangat Timses dan Pendukung Jangan Kendor

Hasil survei Parameter Demokrasi Indonesia menunjukkan, adanya tren peningkatan elektabilitas pasangan Azizah-Ruhama.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Polisi Gadungan Dibekuk Usai Beraksi di Bekasi Timur

Dua anggota Polri gadungan dibekuk usai melakukan percobaan pemerasan dan perampasan barang milik korbannya di Bekasi.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Idris Tak Dapat Izin Tim Dokter untuk Ikut Debat Pilwalkot Depok

Cawalkot Depok nomor urut 02, Mohammad Idris, tak diizinkan mengikuti Debat Pilwakot Depok karena belum sehat dan masih positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Tangkap Pelaku Tawuran Polisi Sita Sabu

Polisi menangkap dua pelaku Johar Baru, Jakarta Pusat. Pada saat penggeledahan, petugas menemukan dua plastik klip bening berisi bubuk kristal diduga sabu-sabu.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Jumlah Pengguna KRL Terus Bertambah

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat pada Senin (30/11/2020) pagi hingga pukul 08.00 WIB jumlah pengguna KRL sebanyak 117.517 orang.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Pascaditutup 5 Hari, Layanan PN Jaksel Kembali Normal

Pelacakan dan pemeriksaan ini dilakukan setelah sopir Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan positif Covid-19 dan meninggal dunia.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Persiapan Sekolah Tatap Muka, Kota Tangerang Bentuk Satgas

Jamaluddin juga memberikan toleransi kepada siswa yang tidak mendapatkan izin dari orang tuanya.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Kasus Melonjak, Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Sebanyak 117 tempat tidur sudah digunakan atau terisi oleh pasien yang menjalani isolasi.

MEGAPOLITAN | 29 November 2020

Satu ASN Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Depok Ditutup Sepekan

Pelayanan untuk dokumen kependudukan seperti kartu keluarga dan KTP elektronik tetap berjalan di kelurahan masing-masing.

MEGAPOLITAN | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS