Rizieq Bakal Diperiksa Soal Mengundang Kerumunan di Tengah Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Rizieq Bakal Diperiksa Soal Mengundang Kerumunan di Tengah Pandemi Covid-19

Senin, 30 November 2020 | 17:40 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, menjadwalkan pemeriksaan terhadap petinggi FPI Muhammad Rizieq Syihab terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan pada kegiatan akad nikah putrinya, di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2020) besok. Rizieq bakal dimintai keterangan soal mengundang kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

"Untuk jadwal besok ada tiga yang kita lakukan pemanggilan. Pertama biro hukum dari FPI, kemudian yang kedua menantu dari MRS inisialnya HA (Hanif Alatas), kita juga jadwalkan besok. Ketiga saudara MRS juga kita jadwalkan besok pemanggilannya untuk bisa hadir dilakukan pemeriksaan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (30/11/2020).

Dikatakan Yusri, para saksi dipanggil guna didengar keterangannya oleh penyidik, sehubungan dengan dugaan terjadinya peristiwa tindak pidana di muka umum dengan lisan atau dengan tulisan menghasut supaya melakukan sesuatu perbuatan yang dapat dihukum, melawan pada kekuasaan umum dengan kekerasan atau supaya jangan mau menuruti peraturan undang-undang dan atau dengan tidak mematuhi penyelenggara kekarantinaan kesehatan dan menghalang-halangi penyelenggara kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat, dan dengan sengaja tidak menurut perintah atau tuntutan yang dilakukan menurut peraturan undang-undang oleh pegawai negeri.

Sebagaimana dimaksud Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 93 Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP.

Menurut Yusri, Rizieq bakal diperiksa soal mengundang kerumunan, di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. "Ya mengundang, tahu bahwa situasi saat ini situasi pandemi Covid-19. Mengundang kerumunan di sana itu yang akan kita lakukan pendalaman kepada yang bersangkutan sebagai saksi. Pertama kan konteksnya MRS sebagi tuan rumahnya, makanya kita undang, kita panggil, kita lakukan pemeriksaan. Kan dia mengundang untuk acara pemeriksaan pernikahan anaknya," ungkapnya.

Yusri berharap, Rizieq dan dua orang saksi lainnya dapat memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Termasuk, panitia berinisial HU yang tidak bisa hadir pada pemeriksaan hari ini.

"Mudah-mudahan ketiga orang, dan satu yang hari ini tidak bisa hadir, bisa memenuhi panggilan penyidik. Kita harapkan, kita warga negara Indonesia harus taat terhadap hukum," katanya.

Menyoal bagaimana kalau Rizieq tidak memenuhi panggilan, Yusri menuturkan, harus ada alasan yang jelas.

"Mekanismenya silakan asal bisa menyampaikan alasan yang pasti. Alasan yang memang menurut aturan perundang-undangan, alasan yang betul. Misalnya yang bersangkutan sakit, alasan sakit dengan membawa surat keterangan dari dokter. Nanti dokternya akan kita cek, sakitnya sakit apa? Kan tidak mungkin orang sakit diperiksa, tapi dengan alasan yang masuk akal, alasan yang pasti," jelasnya.

Ihwal apakah ada antisipasi apabila simpatisan Rizieq turut datang pada pemeriksaan besok, Yusri berharap, taat hukum.

"Ini diperiksanya di Polda Metro Jaya, di sini lengkap satuan kerja yang lain. Tapi setiap pemeriksaan kita lakukan memang aturan protokol kesehatan. Siapapun yang dilakukan pemeriksaan protokol kesehatan itu kita jalankan. 3M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Plus kita harus swab test untuk bisa memastikan. Karena jangan sampai penyidik melakukan pemeriksaan malah yang diperiksa positif, makanya harus protokol kesehatan yang kita gunakan. Kita harapkan taat hukum, kita warga negara Indonesia harus patuh terhadap hukum," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyidikan Kerumunan Akad Nikah Putri Rizieq Syihab, Polisi Periksa 4 Saksi

Penyidik memanggil lima saksi terkait perkara tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan akad nikah putri Rizieq Syihab.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

20 Kali Beraksi, Sindikat Pecah Kaca Mobil Baru Diringkus Polisi

Mereka mengincar dashboard, speedometer, tape, dan blower AC.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

3.446 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Wisma Atlet Kemayoran

Jumlah pasien di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 1.150 orang atau berkurang 124 orang dibandingkan hari sebelumnya 1.274 orang.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Pria Mabuk Aniaya Korban di Bekasi

Pelaku yang kesal menampar korban karena permintaannya menumpang menginap ditolak korban.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Milenial Rentan Terpapar Aksi Anarkisme

Kalangan milenial terutama pelajar sekolah tingkat menengah dan atas sangat rentan terhadap aksi anarkisme.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung Blok B Balai Kota Ditutup Hingga Rabu

Pemprov DKI akan menutup sementara Gedung Blok B Balai Kota DKI Jakarta selama tiga hari hingga Rabu, 2 Desember 2020 setelah Wakil Gubernur positif Covid-19/

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Azizah-Ruhama Ingatkan Semangat Timses dan Pendukung Jangan Kendor

Hasil survei Parameter Demokrasi Indonesia menunjukkan, adanya tren peningkatan elektabilitas pasangan Azizah-Ruhama.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Polisi Gadungan Dibekuk Usai Beraksi di Bekasi Timur

Dua anggota Polri gadungan dibekuk usai melakukan percobaan pemerasan dan perampasan barang milik korbannya di Bekasi.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Idris Tak Dapat Izin Tim Dokter untuk Ikut Debat Pilwalkot Depok

Cawalkot Depok nomor urut 02, Mohammad Idris, tak diizinkan mengikuti Debat Pilwakot Depok karena belum sehat dan masih positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020

Tangkap Pelaku Tawuran Polisi Sita Sabu

Polisi menangkap dua pelaku Johar Baru, Jakarta Pusat. Pada saat penggeledahan, petugas menemukan dua plastik klip bening berisi bubuk kristal diduga sabu-sabu.

MEGAPOLITAN | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS