Senin, RAPBD DKI 2021 Disahkan
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-5.79)   |   COMPOSITE 6258.57 (-56.46)   |   DBX 1209.79 (-1.54)   |   I-GRADE 185.201 (-1.44)   |   IDX30 531.719 (-6.43)   |   IDX80 142.034 (-1.29)   |   IDXBUMN20 420.424 (-5.86)   |   IDXESGL 146.593 (-1.21)   |   IDXG30 145.132 (-1.32)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-4.47)   |   IDXQ30 151.699 (-1.64)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-2.95)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-2.49)   |   IDXV30 142.342 (-1.61)   |   INFOBANK15 1078.54 (-18.53)   |   Investor33 455.425 (-4.76)   |   ISSI 183.228 (-0.83)   |   JII 646.305 (-1.31)   |   JII70 225.666 (-0.56)   |   KOMPAS100 1262.11 (-10.58)   |   LQ45 987.949 (-11.42)   |   MBX 1725.55 (-17.65)   |   MNC36 336.055 (-3.58)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.21)   |   SMInfra18 316.891 (-0.91)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-4.55)   |  

Senin, RAPBD DKI 2021 Disahkan

Jumat, 4 Desember 2020 | 00:13 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengesahkan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI 2021 pada Senin (7/12/2020). Kedua pihak telah melakukan pembahasan secara menyeluruh terhadap RAPBD DKI 2021.

“Iya (ketok palu) Senin pekan depan, nanti kita akan rapat paripurna untuk penandatangan MoU (memorandum of understanding) APBD DKI tahun 2021,” ujar Anggota Banggar DPRD DKI Abdul Aziz saat dihubungi, Kamis (3/12/2020).

Abdul mengatakan, pihaknya baru saja menyelesaikan rapat badan anggaran (banggar) dengan agenda mendengarkan laporan pembahasan komisi-komisi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan menyusun rancangan perda APBD tersebut.

Setelah rapat banggar, kata dia, langsung ditutup dengan rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk melakukan penelitian akhir terhadap RAPBD 2021 yang sudah dibahas.

“Jadi, Jumat tidak ada rapat lagi, langsung dilanjutkan dengan rapat paripurna Senin pekan depan untuk pengesahan APBD ini. Rapat hari ini berjalan lancar (di Grand Cempaka Resort, Cipayung, Bogor). Ada sedikit-sedikit perubahan karena Komisi B khususnya masih ada sisa anggaran yang dikembalikan sebesar Rp 7,5 miliar yang akhirnya itu dipakai oleh komisi-komisi yang lain untuk kebutuhan infrastuktur,” jelas dia.


Lebih lanjut, Abdul mengatakan pihaknya dan Pemprov DKI sudah clear membahas RAPBD ini. Namun, kata dia, hasil pembahasan RAPBD ini belum bisa dikatakan sebagai RAPBD final karena masih bisa diperbaiki dan dikoreksi khususnya oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Kalau dari sisi kita sudah final. Namun, kalau (RAPBD 2021) ini dinilai melanggar undang-undang, masih bisa berubah lagi. Misalnya Mendagri lihat ada aturan yang dilanggar, dia berhak mempertanyakan kembali dan biasanya langsung diubah. Mendagri mempunyai wewenang untuk menyesuaikan anggaran dengan aturan-aturan yang berlaku secara nasional,” tandas dia.

Sebagaimana diketahui, DPRD DKI dan Pemprov telah menandatangani MoU kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta 2021 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Total RAPBD 2021 sebesar Rp 82,5 triliun atau meningkat sebesar 30,4 persen, jika dibandingkan perubahan APBD 2020.

Pascapenandatangan MoU tersebut, RAPBD 2021 dibahas dalam rapat kerja komisi-komisi DPRD dengan SKPD atau TAPD pada 28 November dan 30 November 2020. Hasil pembahasannya dilaporkan di dalam rapat banggar dan penelitian akhir di rapimgab.

Setelah itu, TAPD akan melakukan penyusunan kode rekening kegiatan dalam raperda tentang APBD DKI Jakarta 2021. Senin mendatang akan digelar rapat paripurna di Gedung DPRD DKI dengan sejumlah agenda, yakni penyampaian laporan banggar DPRD DKI, permintaan persetujuan anggota terhadap raperda APBD 2021 secara lisan oleh pimpinan rapat paripurna.

Kemudian, penandatanganan persetujuan bersama pimpinan dewan dengan Gubernur DKI Jakarta, penyerahan raperda APBD 2021 secara simbolis ke Gubernur, dan pendapat akhir Gubernur terhadap raperda APBD 2021.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menegaskan, kenaikan anggaran DPRD pada RAPBD DKI 2021 bertujuan untuk memperkuat kinerja DPRD dalam rangka menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat dan menyerap aspirasi dari masyarakat. Oleh karena itu, kata Mujiyono, kenaikan anggaran pada rapat kerja tahunan (RKT) DPRD lebih banyak pada kegiatan DPRD.

“Usulan peningkatan anggaran RKT DPRD DKI 2021 itu dalam rangka penguatan kinerja dan penyerapan aspirasi masyarakat,” ujar Mujiyono.

Kenaikan anggaran tersebut, kata dia, lebih pada kegiatan-kegiatan yang mendekatkan anggota dewan dengan masyarakat, seperti sosialisasi pra raperda, sosialisasi kebangsaan, kunjungan kerja dalam provinsi, bimtek fraksi dan kunjungan lapangan komisi.

Kemudian, terdapat penambahan sosialisasi perda dari dua kali dalam sebulan menjadi empat kali tahun depan.

“Kalau tunjangan, yang naik hanya tunjangan perumahan dan transportasi dan itu sesuai dengan aturan,” terang dia.

Tunjangan perumahan, kata dia, diusulkan naik dari Rp 60 juta menjadi Rp 105 juta per bulan untuk tiap anggota dewan. Bahkan, kata dia, tunjangan perumahan ini bisa diusulkan naik di kisaran angka Rp 110 juta- Rp 120 juta. Sementara tunjangan transportasi naik dari Rp 21 juta menjadi Rp 35 juta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wali Kota Tangerang Ajak Peran Serta Masyarakat Siaga Hadapi Bencana

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menggelar Apel Siaga bencana yang digelar di Lapangan Elektrik Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (3/12/2020).

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Mangkir Rapid Test, Anggota KPPS Diganti

Sebanyak 4.085 anggota KPPS tidak hadir pada jadwal rapid test yang telah ditentukan oleh Dinkes Kota Depok.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Pemkab Bekasi Gelar Tes Usap Massal di Kawasan Industri

Klaster industri di Kabupaten Bekasi menjadi penyumbang terbesar kasus Covid-19.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Warga Depok Diminta Selalu Ingat 3M dan Jangan Liburan Jauh-jauh

Dinkes tidak bisa melarang warga untuk berlibur. Dinkes hanya bisa mengimbau agar warga Depok tidak berlibur jauh-jauh.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Kota Bogor Ikuti Arahan Pemerintah Pusat Perpendek Libur Akhir Tahun

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto juga mendukung adanya pengurangan hari libur pada natal dan tahun baru (Nataru) nanti.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Depok Gencarkan Normalisasi Situ

Saat ini, 15 situ sudah digunakan masyarakat untuk destinasi wisata.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

5 Karyawan Positif Covid-19, Bank Panin Bogor Ditutup Wali Kota

Bank Panin Bogor ditutup setelah diketahui lima pekerja bank itu terkonfirmasi positif Covid-19 dan tidak melapor.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Kasus Kerumunan Rizieq, Polisi Panggil Kadishub Sampai Petugas Tenda

Kadishub dan Kadinkes telah menjalani pemeriksaan siang tadi. Sementara petugas tenda belum hadir di Mapolda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Psikiater Dadang Hawari Meninggal Dunia Diduga karena Covid-19

Dadang Hawari dikabarkan sebelumnya bersama istrinya mendapat perawatan karena terpapar Covid-19.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Sembuh dari Covid-19, Idris Siap Kembali Kampanye

Idris dalam keadaan sehat dan siap melakukan sosialisasi kampanye kembali dan mengikuti debat terbuka ketiga.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS