RKT DPRD DKI 2021, Formappi: Tak Relevan dengan Pembatasan Sosial Covid-19
Logo BeritaSatu

RKT DPRD DKI 2021, Formappi: Tak Relevan dengan Pembatasan Sosial Covid-19

Jumat, 4 Desember 2020 | 21:41 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Peneliti Senior Formappi Lucius Karus menilai rancangan kegiatan DPRD Tahun 2021 tidak relevan sama sekali dengan situasi pandemi Covid-19. Menurut Lucius, terlihat aneh ketika DPRD DKI justru menambah kegiatan sosialisasi dan reses di tengah kebijakan pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Jakarta.

“Semua kegiatan ini (sebagaiman tercantum dalam RKT Anggota DPRD Tahun 2021) terlihat tak relevan dengan kondisi pandemi yang masih menghendaki adanya pembatasan sosial, jaga jarak, dan lain sebagainya. Bagaimana bisa DPRD justru berpikir mau melakukan pertemuan-pertemuan dengan anggaran sebesar itu? Ini aneh,” ujar Lucius saat dihubungi, Jumat (4/12/2020).

Apalagi, kata Lucius, kegiatan tersebut cenderung tumpang tindih mulai dari sosialisasi rancangan perda, sosialisasi perda, sosialisasi kebangsaan dan reses. Hal ini berdampak pada anggaran kegiatan dan tunjangan yang tumpang tindih dan terlihat terjadi pemborosan.

“Dalam kegiatan tersebut, terlihat ada semacam inefisiensi. Kenapa misalnya kegiatan sosialisasi dilakukan saja bersamaan dengan kegiatan reses sehingga anggota hanya diberikan tambahan tunjangan reses khusus untuk sosialisasi Perda dan Raperda,” jelas dia.

Menurut dia, bimtek juga tampak dibuat sekedar untuk memboroskan anggaran karena sudah dialokasikan untuk dilakukan di luar kota. Selain itu, kata dia, bimtek fraksi seharusnya menjadi tanggung jawab partai politik, bukan malah dibebankan pada kegiatan DPRD dengan memanfaatkan dana rakya untuk kepentingan partai.

“Anggaran reses juga terlihat bombastis dengan masing-masing anggota akan mendapatkan Rp 320-an juta. Bayangkan, ini cuma reses di Jakarta lho, dengan berbagai sarana dan fasilitas yang memadai dan luas daerah yang relatif kecil untuk dikunjungi,” tandas dia.

Lebih lanjut, Lucius mencium adanya niat RKT DPRD Tahun 2021 dijadikan sebagai proyek untuk menambah pendapatan anggota dewan dengan usulan anggaran fantastis. Dia menilai kegiatan-kegiatan atau program dibuat sedemikian rupa sehingga menghindarkan kesan anggaran yang ada dialokasikan langsung ke rekening anggota.

“Jadi, dibuatkan format pengajuan dalam bentuk program-program yang terlihat berhubungan dengan tugas untuk kepentingan publik. Kunjungan luar kota, dalam kota, sosialisasi perda dan raperda, bimtek sekwan, bimtek fraksi itu anggaran-anggaran yang nampak sulit dijelaskan sebagai sebuah kebutuhan mendesak. Begitu pula dengan sosialisasi nilai kebangsaan, ini kok apa pentingnya dibandingkan nilai kemanusiaan yang terancam saat ini karena pandemi,” pungkas dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Para Tokoh Nasional Tolak dan Kecam Kenaikan Gaji DPRD DKI

Para tokoh nasional seperti Ayu Utami, Olga Lydia, Ananda Sukarlan, Giring Ganesha, Christine membuat pernyataan dengan judul "Kami Tidak Rela".

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

TPU Pondok Ranggon Penuh, Penguburan Covid-19 Dialihkan ke Tegal Alur

TPU Tegal Alur, Jakarta Barat meningkatkan jumlah penggalian makam jenazah pasien Covid-19 setelah mendapatkan limpahan dari Pondok Ranggon.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

Ratusan Ponsel Narapidana Disita dan Dihancurkan Lapas Paledang Bogor

Petugas Lapas Paledang menemukan 125 handphone, 30 charger, 30 headset, lima modem internet, empat unit powerbank dan 30 baterai sepanjang tahun 2020.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkab Bekasi Siapkan Tambahan Ruang Isolasi

Pemkab Bekasi menyiapkan alternatif penggunaan hotel sebagai tempat isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

RKT DPRD Naik, Ini Kata Ketua DPRD DKI

Menurut Ketua DPRD DKI tidak terjadi kenaikan gaji pimpinan dan anggota, tetapi penambahan kegiatan yang berdampak pada kenaikan anggaran.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

Polda, Kodam, dan Pemprov DKI Bentuk Tim Covid-19 Hunter

Tim Pemburu Covid-19 beranggotakan 30 personel dari Polda Metro, Polres, Kodim, Pemkot, dan dilengkapi dengan tim kesehatan.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

Patri Terus Bagikan Sembako Bantu Kurangi Beban Masyarakat

Kali ini Patri membagikan sembako kepada masyarakat di kawasan Semper Jakarta Utara.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

Pandemi Covid-19, DPRD DKI Dinilai Tidak Punya Empati kepada Warga

DPRD DKI justru mengusulkan kenaikan anggaran penghasilan dan kegiatan DPRD menjadi hampir Rp 1 triliun pada tahun 2021.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

Bima Arya Tagih Hasil Tes Swab Rizieq dan Belum Cabut Laporan RS Ummi

Pemkot Bogor sudah menyurati RS Ummi untuk melaporkan semua, yang perlu diketahui oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020

Rencana Kenaikan Gaji Anggota DPRD DKI Jakarta Sakiti Warga Ibukota

Dalam RKT DPRD DKI 2021, setiap anggota akan mendapatkan gaji bulanan Rp 173.249.250 sebelum dipotong pajak penghasilan (PPh).

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS