Pemprov DKI Uji Coba Kebijakan Kawasan Rendah Emisi di Kota Tua
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemprov DKI Uji Coba Kebijakan Kawasan Rendah Emisi di Kota Tua

Sabtu, 19 Desember 2020 | 12:54 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam rangka penataan kawasan wisata Kota Tua, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan kebijakan low emission zone (LEZ) atau kawasan rendah emisi. Dengan adanya kebijakan ini, berarti membatasi akses kendaraan pribadi dan kendaraan barang menuju kawasan Kota Tua dengan pengecualian tertentu dan terbatas.

Uji coba penerapan kebijakan LEZ dilakukan pada 18-23 Desember 2020. Selanjutnya, akan dilaksanakan evaluasi sebelum nantinya kebijakan tersebut diterapkan. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menerangkan, penerapan kebijakan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

“Pada tahap awal, area penerapan kawasan rendah emisi di Kota Tua meliputi Jl Pintu Besar Utara-Jl Kalibesar Barat sisi selatan-Jl Kunir sisi selatan-Jl Kemukus-Jl Ketumbar-Jalan Lada. Di tahap ini, kendaraan pribadi baik roda dua dan empat, dan angkutan barang tidak diperkenankan melalui ruas jalan LEZ, dengan pengecualian yang telah diatur," kata Syafrin di Jakarta, Sabtu (19/12/2020).

Pengecualian diberikan kepada kendaraan yang telah lulus uji emisi dengan stiker dalam dua jenis, pertama, stiker orange berarti diperbolehkan melalui ruas jalan LEZ khusus pukul 06.00-08.00 dan 16.00-18.00. Kedua, stiker biru berarti diperbolehkan melalui ruas jalan LEZ tanpa batasan waktu, wajib lulus uji emisi.

“Untuk kegiatan loading dan unloading logistik dipusatkan di Jalan Kalibesar Timur sisi selatan dan tanpa batasan waktu,” kata Syafrin.

Kemudian Syafrin turut menambahkan, pada tahap II kendaraan pribadi, angkutan barang, dan angkutan umum non-TJ tidak diperkenankan melalui ruas jalan LEZ. Lalu pada tahap III ketika Jl Lada sisi selatan telah mulai dibangun menjadi pedestrian plaza, maka arus lalu lintas dialihkan melalui Jl. Lada sisi Selatan Bank Mandiri serta tahap lanjutan (Jl. Pintu Besar Utara-Jl. Kalibesar Barat sisi selatan-Jl. Kunir sisi selatan-Jl. Kemukus-Jl. Ketumbar-Jl. Lada sisi utara-Jl. Lada selatan Bank Mandiri – Jl. Pintu Besar Selatan).

Kebijakan LEZ diberlakukan di Kota Tua karena kawasan ini merupakan lokasi objek revitalisasi kawasan besar dengan permintaan pariwisata tinggi. Konsep penataan yang baik akan makin mendorong masyarakat tertarik untuk mengunjungi kawasan Kota Tua. Selain itu, dengan tingginya aktivitas masyarakat di Kota Tua, maka jaminan penyediaan kualitas udara yang baik menjadi mandat yang perlu dilaksanakan pemerintah. Kualitas udara yang baik juga ikut melindungi kondisi bangunan cagar budaya yang banyak terdapat di kawasan wisata Kota Tua.

Kebijakan ini akan paralel dengan dilaksanakannya kegiatan penataan kawasan Stasiun Jakarta Kota dan pembangunan jalur dan stasiun MRT Jakarta yang akan makin mempermudah akses masyarakat dari dan menuju Kawasan Kota Tua.

"Kepada para pegawai yang berkantor di kawasan wisata Kota Tua dan masyarakat yang akan mengunjungi Kota Tua dapat memanfaatkan layanan angkutan umum yang disediakan, seperti KRL turun di Stasiun Jakarta Kota, Transjakarta beserta feeder, atau kendaraan tidak bermotor seperti sepeda," imbuh Syafrin.

Untuk pengguna kendaraan bermotor pribadi dapat memanfaatkan fasilitas parkir yang ada, yaitu Area Parkir Taman Kota Intan dan Pelataran Parkir Glodok. Area parkir disediakan terbatas karena diharapkan masyarakat dapat beralih menggunakan angkutan umum.

"Turut diimbau kepada para pengguna kendaraan pribadi agar tidak melalui ruas jalan penerapan kebijakan kawasan rendah emisi kawasan wisata Kota Tua tersebut, dan menyesuaikan pengalihan arus lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan," pungkas Syafrin.

Penataan di Kota Tua:

1) Penataan Fasilitas Pedestrian oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta;

2) Penataan Pedagang Kaki Lima oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi OKI Jakarta;

3) Penataan Kawasan Stasiun Jakarta Kota oleh Dinas Perhubungan Provinsi OKI Jakarta bersama PT MRT Jakarta; dan

4) Pembangunan Jalur MRT CP 203 dan Stasiun MRT Kota oleh PT MRT Jakarta.

Pengalihan arus lalu lintas di Kota Tua:

• Arus Lalu Lintas U-S dari Jalan Gedong Panjang diarahkan melalui Jalan Pejagalan Raya–Jalan Pasar Pagi Lama–Jalan Perniagaan Baru–Jalan Petak Baru (Asemka)–Jalan Pintu Besar Selatan ke arah selatan;

• Arus Lalu Lintas U-S dari Jalan Tongkol diarahkan melalui Jalan Cengkeh–Jalan Kunir Sisi Utara–melalui Jalan Kampung Bandan–Jalan Lodan Raya–Jalan Gunung Sahari ke arah selatan;

• Arus Lalu Lintas U-B dari Jalan Gedong Panjang diarahkan melalui Jalan Bandengan Selatan ke arah Barat;

• Arus Lalu Lintas U-B dari Jalan Tongkol diarahkan melalui Jalan Pakin-Jalan Gedong Panjang–Jalan Bandengan Selatan ke arah Barat;

• Arus Lalu Lintas U-T dari Jalan Gedong Panjang diarahkan melalui Jalan Kopi–Jalan Roa Malaka Utara–Jalan Tiang Bendera–Jalan Nelayan Timur-Jalan Cengkeh–Jalan Kunir Sisi Utara–Jalan Kampung Bandan–Jalan Lodan Raya ke arah Timur;

• Arus Lalu Lintas U-T dari Jalan Tongkol diarahkan melalui Jalan Cengkeh–Jalan Kunir Sisi Utara–Jalan Kampung Bandan–Jalan Lodan Raya ke arah Timur;

• Arus Lalu Lintas T-U dari Jalan R.E. Martadinata diarahkan melalui Jalan Lodan Raya–Jalan Pakin–Jalan Gedong Panjang ke arah Utara;

• Arus Lalu Lintas T-B dari Jalan R.E. Martadinata diarahkan melalui Jalan Lodan Raya–Jalan Pakin–Jalan Gedong Panjang–Jalan Bandengan Selatan ke arah Barat;

• Arus Lalu Lintas T-S diarahkan melalui Jalan Gunung Sahari ke arah selatan;

• Arus Lalu Lintas S-U dari Jalan Pintu Besar Selatan/Jalan Pancoran diarahkan melalui Jalan Pintu Kecil–Jalan Malaka–Jalan Malaka II-Jalan Kopi–Jalan Bandengan Selatan–Jalan Bandengan Utara Raya–Jalan Gedong Panjang ke arah Utara;

• Arus Lalu Lintas S-T dari Jalan Pintu Besar Selatan diarahkan melalui Jalan Jembatan Batu–Jalan Mangga Dua Raya ke arah Timur;

• Arus Lalu Lintas S-B dari Jalan Pintu Besar Selatan diarahkan melalui Fly Over Pasar Pagi ke arah Barat;

• Arus Lalu Lintas S-B dari Jalan Pancoran diarahkan melalui Jalan Pintu Kecil–Jalan Malaka–Jalan Malaka II-Jalan Kopi–Jalan Bandengan Selatan ke arah Barat;

• Arus Lalu Lintas B-U dari Jalan Bandengan Selatan diarahkan melalui Jalan Gedong Panjang ke arah Utara;

• Arus Lalu Lintas B-T dari Jalan Bandengan Selatan diarahkan melalui Jalan Kopi–Jalan Roa Malaka Utara–Jalan Tiang Bendera–Jalan Nelayan Timur-Jalan Cengkeh–Jalan Kunir Sisi Utara–Jalan Kampung Bandan–Jalan Lodan Raya ke arah Timur;

• Arus Lalu Lintas B-S dari Jalan Bandengan Selatan diarahkan melalui Jalan Gedong Panjang berputar ke selatan–Jalan Pejagalan Raya–Jalan Pasar Pagi Lama–Jalan Perniagaan Baru–Jalan Petak Baru (Asemka)–Jalan Pintu Besar Selatan ke arah selatan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wali Kota Depok: Ibadah Natal secara Virtual

Dalam penyelenggaraan ibadah Natal secara virtual, panitia penyelenggara boleh meminta pendampingan dari aparat setempat.

MEGAPOLITAN | 19 Desember 2020

Demo 1812, 115 Orang Diamankan Polisi

Polisi mengamankan 155 orang yang kedapatan membawa senjata tajam. Ada juga yang membawa narkotika jenis ganja.

MEGAPOLITAN | 19 Desember 2020

Kapasitas Rumah Sakit untuk Pasien Covid-19 di Tangerang Sudah Penuh

Ruang dan tempat tidur yang disediakan di Kabupaten Tangerang untuk merawat pasien Covid-19 kini telah terisi dan tak mampu lagi menampung pasien Covid-19.

MEGAPOLITAN | 19 Desember 2020

Jelang Natal dan Tahun Baru, Balai Karantina Gandeng Polairud Gelar Patroli

Patroli ini menyisir perairan Pelabuhan Marunda, Pulau Damar, hingga ke Pelabuhan Sunda Kelapa untuk penindakan kapal pengangkut muatan flora dan fauna.

MEGAPOLITAN | 19 Desember 2020

PN Jakarta Selatan Kembali Hentikan Layanan untuk Cegah Covid-19

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga pernah menghentikan layanan dalam rangka mencegah penularan Covid-19 pada 23-27 November 2020.

MEGAPOLITAN | 19 Desember 2020

4.556 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Wisma Atlet Kemayoran

Jumlah ini bertambah 108 orang dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 4.448 pasien.

MEGAPOLITAN | 19 Desember 2020

Bansos DKI 2021 Diberikan dalam Bentuk BLT Rp 300.000

Namun, dia memprediksi, jumlahnya bisa berkurang.

MEGAPOLITAN | 19 Desember 2020

Polisi Tetapkan Remaja Bawa Pisau di Polres Jaksel Sebagai Tersangka

RP ditetapkan sebagai tersangka setelah membawa pisau ke Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2020).

MEGAPOLITAN | 18 Desember 2020

Beroperasi di Masa Transisi, Diskotek Monggo Mas Daan Mogot Akan Disegel Permanen

Kepala Satpol DKI Arifin menegaskan tidak hanya disegel, diskotik Monggo Mas Daan Mogot tak lagi diperbolehkan beroperasi.

MEGAPOLITAN | 18 Desember 2020

Soal Aksi 1812, Wagub DKI Minta Simpatisan Rizeq Syihab Tempuh Jalur Hukum

Ariza mengakui bahwa simpatisan Rizieq Syihab, sebagai warga negara berhak melakukan aksi, namun diingatkan situasi sekarang masih dalam pendemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 18 Desember 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS