Logo BeritaSatu

Divonis Bebas, Eks Juru Ukur BPN Siap Hadapi Kasasi Jaksa

Sabtu, 19 Desember 2020 | 20:05 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis bebas terdakwa kasus dugaan pemalsuan terkait tanah di Cakung, Paryoto. Eks juru ukur tanah BPN itu dinilai tidak bersalah atas semua tuntutan hukum yang menimpa dirinya selama ini. Namun, Jaksa Penuntut Umum memastikan melakukan upaya Kasasi terhadap putusan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Paryoto melalui kuasa hukumnya, Wardaniman Larosa menyatakan kesiapan menghadapi kasasi yang rencananya diajukan Jaksa. Setelah menerima memori kasasi Jaksa, tim kuasa hukum Paryoto segera menyusun kontra memori kasasi.

"Yang pada pokoknya mendukung penuh putusan PN Jaktim yang membebaskan pak Paryoto," kata Wardani melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/12/2020).

Wardani menegaskan, putusan Majelis Hakim PN Jaktim yang membebaskan kliennya dapat menjadi barometer untuk melepaskan dari jeratan status tersangka Benny Tabalujan dan terdakwa Achmad Jufri. Benny adalah pemilik tanah yang diukur Paryoto. Sementara Jufri, adalah anak buah Benny yang mendampingi Paryoto saat menjalankan tugasnya itu.

Terpisah, Kuasa Hukum Benny, Haris Azhar mengaku tak heran dengan langkah Jaksa untuk mengajukan Kasasi.

"Nggak apa, biasa itu," ujar Haris saat dikontak, Sabtu (19/12).

Menurutnya, pihak Abdul Halim yang bersengketa dengan Benny Tabalujan, memang ngotot ingin memenangkan kasus sengketa tanah ini. Haris meyakini, sikap ngotot Abdul Halim ini dilatari pihak yang berada di belakangnya. Karena itu dia menyayangkan hanya pejabat-pejabat BPN saja yang dihukum. Tapi, pihak di belakang Abdul Halim tidak dikejar.

"Harusnya dikejar siapa yang dapat keuntungan dari delapan orang BPN yang dicopot Kementerian ATR/BPN? Beneficially owner-nya siapa? Jadi jangan cuma BPN saja yang disalahin, ada motif di belakang ini. Ini yang mesti dibongkar," tegasnya.

Haris meminta Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mendorong aparat penegak hukum membongkar kasus sengketa ini sampai tuntas. Termasuk pihak-pihak yang mendapat keuntungan dari kasus ini.

"Menteri ATR/BPN harus mendorong aparat penegak hukum untuk membongkar siapa ini yang dapat keuntungan dari kasus Abdul Halim ini," tandas Haris.

Keluarga Tabalujan merupakan pemilik tanah seluas 7,7 hektare di Cakung Barat sejak 1974. Pada 2011, lahan itu disetorkan sebagai modal perusahaan (inbreng) PT Salve Veritate. Sengketa terjadi setelah Abdul Halim, warga Kampung Baru, Cakung, Jakarta Timur, memohon penerbitan sertifikat lahan kepada kantor BPN setempat. Ia mengklaim memegang hak dan mengaku membeli lahan itu pada 1980. Petugas BPN Jaktim menolak permohonannya.

Abdul Halim lalu mengajukan gugatan ke PTUN, meminta sertifikat HGB PT Salve di atas lahan tersebut dibatalkan. Majelis hakim mengabulkan gugatannya pada 1 April 2019. Tapi di tingkat banding dan di tingkat kasasi, Benny menang. PT Salve dianggap pemilik sah lahan tersebut.

Tapi kemudian Abdul Halim mengajukan permohonan pembatalan hak kepemilikan PT Salve kepada kantor BPN Jaktim bermodalkan putusan PTUN Jakarta yang memenangkan gugatannya. Kepala BPN Jakarta Timur kala itu, diduga mengabulkan permohonan Abdul Halim. Ia menerbitkan surat rekomendasi pembatalan hak PT Salve di atas lahan itu. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, kala itu berinisial J, menyetujui rekomendasi BPN Jakarta Timur pada 30 September 2019. Ia diduga menerbitkan Surat Keputusan tanpa menyertakan keterangan penyelesaian sengketa.

Belakangan, Kementerian ATR/BPN melakukan investigasi. Hasilnya, pengajuan dan pengabulan rekomendasi tersebut cacat prosedur. Hal ini lantaran, sengketa kepemilikan antara Abdul Halim dan Benny masih berlangsung di pengadilan. Akibatnya, delapan pejabat BPN dicopot dari jabatannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Melihat Kembali Abainya Dirut PT LIB yang Berujung Tragedi Kanjuruhan

Ada momen yang menunjukkan abainya Dirut PT LIB Akhmad Hadian dalam merespons saran terkait jadwal pelaksanaan pertandingan yang berujung tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Usai Dicapreskan Nasdem, Anies Akan Bertemu AHY Besok

Anies Baswedan akan melakukan kunjungan dan silaturahmi ke kantor DPP Partai Demokrat, di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolri: 8 Tembakan Gas Air Mata Diarahkan ke Tribun pada Tragedi Kanjuruhan

Sebanyak 11 personel keamanan menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton pada tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Ditetapkan Tersangka, Dirut PT LIB Dinilai Lalai Verifikasi Stadion

Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita ditetapkan sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan, karena dinilai lalai tidak memverifikasi stadion layak fungsi.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Kapolri: 11 Personel Tembakkan Gas Air Mata

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, sebanyak 11 anggotanya menembakkan gas air mata di dalam stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur

NEWS | 6 Oktober 2022

KTT G-20, Relokasi PLTG Grati ke Bali Tuntas Akhir Oktober

PLN menargetkan relokasi PLTG Grati ke Bali selesai akhir Oktober sebagai bentuk dukungan untuk KTT G-20.

NEWS | 6 Oktober 2022

Dirut LIB Tersangka Tragedi Kanjuruhan Pernah Jadi Terlapor Kasus Rumah Judi

Salah satu tersangka tragedi Kanjuruhan, Dirut Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita sebelumnya sempat jadi terlapor di kasus rumah judi

NEWS | 6 Oktober 2022

Jadi Tersangka, Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

Salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pada tragedi Kanjuruhan yakni Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri menyebutkan banyak korban tewas pada tragedi Kanjuruhan karena pintu stadion terkunci dan tidak ada petugas yang berjaga.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Melihat Kembali Abainya Dirut PT LIB yang Berujung Tragedi Kanjuruhan

Melihat Kembali Abainya Dirut PT LIB yang Berujung Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings