Penjelasan Pemprov DKI soal Lonjakan Kasus Baru Harian Covid-19 Capai 1.954 Kasus
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penjelasan Pemprov DKI soal Lonjakan Kasus Baru Harian Covid-19 Capai 1.954 Kasus

Kamis, 24 Desember 2020 | 13:57 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjelaskan, lonjakan kasus baru harian Covid-19 mencapai angka 1.954 kasus pada Rabu (24/12/2020). Lonjakan kasus tersebut disebabkan karena adanya akumulasi data sebanyak 402 kasus dari 1 laboratorium RS TNI dalam 10 hari terakhir yang baru dilaporkan.

“Total penambahan kasus positif pada Rabu kemarin sebanyak 1.954 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 402 kasus dari 1 laboratorium RS TNI 10 hari terakhir yang baru dilaporkan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya, Kamis (24/12/2020).

Pada Rabu, kata Dwi, sebanyak 13.810 orang dites PCR di Jakarta. Dari jumlah tersebut, berdasarkan hasil diagnosis, kata dia, terdapat 1.552 positif Covid-19 dan 12.258 negatif. Kasus baru sebanyak 1.552 kasus ditambah dengan 402 kasus dari satu laboratorium RS TNI menghasilkan angka 1.954 kasus.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 184.682. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 95.809," terangnya.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 508 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 13.590 (orang yang masih dirawat atau isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 167.842 kasus.

Dari jumlah total kasus tersebut, tutur dia, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 151.122 dengan tingkat kesembuhan 90%, dan total 3.130 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,9%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3%.

“Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,5%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%,” tandas dia.

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki.

Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

“Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19,” pungkas Dwi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Direncanakan Beroperasi 2021, Bus Listrik Transjakarta Jalani Pra-Uji Coba

Sejumlah armada bus listrik Transjakarta yang yang direncanakan beroperasi di ibu kota Jakarta tahun depan (2021) tengah menjalani proses pra-uji coba.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

BPJS Kesehatan Jakarta Utara Cover 9.203 Pasien Covid-19

Di Jakarta Utara, ada 23 rumah sakit yang melayani pasien Covid-19.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Malam Natal, GPIB Immanuel Jakarta Maksimum Diikuti 50 Jemaat

Dari sisi pengamanan, polisi juga sudah disiagakan di sekitar gereja dan rencananya akan bersiaga hingga 4 Januari mendatang.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Tes Cepat Antigen Wisatawan di Puncak, 1 Orang Reaktif

Ribuan kendaraan wisatawan yang hendak menuju kawasan Puncak, Bogor terjebak kemacetan gara-gara ada razia masker dan pemeriksaan hasil rapid test antigen.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Tak Bawa Hasil Tes Antigen, Kendaraaan Wisatawan ke Puncak Putar Balik

Hampir sebagian besar, para pengendara tak bisa menunjukkan hasil rapid test antigen.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Ancol, TMII, dan Ragunan Tutup Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Satpol PP akan menyiagakan personel untuk melakukan patroli di lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Pemerintah Harus Tertibkan Ormas Intoleran

Pemerintah dalam hal ini pihak keamanan untuk menegakkan hukum para pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Tingkatkan Ketahanan Pangan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19

Ketua PKK Jaksel mengajak masyarakat untuk gemar berbudi daya sayuran dengan memanfaatkan botol dan galon bekas sekali pakai sebagai media tanam.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Petugas Temukan Sejumlah Bus di Terminal Baranangsiang Bogor Tak Layak Jalan

Kepolisian mendapati tiga bus tidak layak jalan.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Wisatawan ke Kota Bogor Harus Miliki Hasil Tes Covid-19 Negatif

Pemerintah Kota Bogor menerapkan aturan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor dan mengunjungi tempat wisata harus menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 23 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS