DKI Raih Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2020 Terbaik, Ini Kata Anies
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DKI Raih Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2020 Terbaik, Ini Kata Anies

Kamis, 24 Desember 2020 | 14:40 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Prestasi demi prestasi terus ditorehkan jelang pergantian tahun. Kali ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih Penghargaan Terbaik Nasional Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) Tahun 2020 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Posisi tersebut dapat diraih berkat menyabet penghargaan pada 3 (tiga) kategori sekaligus, yaitu IPK Terbaik Peringkat Pertama berdasarkan Urusan Ketenagakerjaan Sedang dengan indeks 78,29; IPK Terbaik pada indikator Utama Kesempatan Kerja, dan IPK Terbaik pada indikator Utama Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

“Kami bersyukur. Alhamdulillah, Pemprov DKI Jakarta tahun ini diberikan penghargaan sebagai provinsi dengan IPK terbaik nasional tahun 2020. Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolosal. Teman-teman yang bekerja ratusan, bahkan ribuan orang berada di belakang layar dalam menyejahterakan pekerja, melakukan pemerataan kesempatan kerja, menyediakan perlindungan untuk mewujudkan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya,” ujar Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam keterangannya, Kamis (24/12/2020).

Anies menyebut, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menuntaskan amanat kemerdekaan, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal tersebut dicerminkan dalam kebijakan yang menghadirkan kesetaraan, bukan dengan cara mengecilkan yang besar, tetapi dengan membesarkan yang kecil.

“Kita ingin kesejahteraan itu dirasakan oleh semua, tumbuh bersama-sama, ada kesetaraan. Itulah pertumbuhan yang berkualitas. Dan kami selalu mendorong untuk mengedepankan kolaborasi dalam program-program di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta berperan untuk mempertemukan antara kebutuhan pencari tenaga kerja dengan sumber daya yang ada dari pihak swasta, sehingga terjalin kolaborasi yang baik antar ketiga pihak; pencari kerja, perusahaan, dan pemerintah,” terangnya.

Pemprov DKI Jakarta memiliki program Kartu Pekerja agar pekerja bisa mengakses kebutuhan pangan secara terjangkau, kebutuhan pangan yang murah, serta mendapatkan kesempatan menggunakan kendaraan umum secara gratis.

“Sehingga, pengeluaran menjadi lebih kecil. Dengan begitu, maka ada ruang untuk menabung. Jadi, kita bukan hanya berbicara aspek penerimaan, tapi kita melakukan subsidi di dalam aspek pengeluaran dari para pekerja,” imbuhnya.

Selain itu, kata Anies, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan inovasi Jakpreneur yang bukan hanya melatih para pengusaha, tetapi juga memberikan akses permodalan sesuai dengan kapasitas dan rencana usahanya.

Dengan begitu, usaha ultra mikro dapat naik kelas menjadi usaha mikro. “Yang mikro bisa menjadi kecil, yang kecil bisa menjadi menengah, dan insyaallah nanti yang menengah pun bisa menjadi usaha besar,” tandas dia.

Di tengah pandemi ini, Pemprov DKI Jakarta juga meluncurkan program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) di bidang UMKM, yang mempertemukan berbagai pihak untuk membantu menyumbangkan secara suka rela, baik jasa pengajaran, pelatihan, barang kebutuhan usaha, modal untuk masyarakat membuka usaha mandiri.

“Kita berharap dengan adanya program ini, semakin banyak masyarakat Jakarta yang dapat mandiri memiliki usaha, membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang jauh lebih luas. Karena pada akhirnya sistem ketenagakerjaan yang tangguh, yang berkesinambungan adalah agenda kita semua. Mari kita terus saling berkolaborasi untuk mewujudkan kondisi masyarakat yang lebih sejahtera, perasaan keadilan yang hadir, itu benar-benar menjadi kenyataan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, hasil yang dicapai pada tahun ini mengalami peningkatan. Pada tahun 2019 Provinsi DKI Jakarta hanya menempati peringkat kedua pada kategori Urusan Ketenagakerjaan Sedang. Adapun indikator ketenagakerjaan yang mengalami peningkatan di DKI Jakarta terjadi pada indikator sebagai berikut:

1. Penduduk dan Tenaga Kerja;

2. Kesempatan Kerja;

3. Pelatihan dan Kompetensi Kerja;

4. Produktivitas Tenaga Kerja;

5. Hubungan Industrial;

6. Kondisi Lingkungan Kerja; dan

7. Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, menyampaikan, salah satu hal yang mendorong kenaikan IPK adalah meningkatnya kesadaran pemerintah daerah akan pentingnya perencanaan ketenagakerjaan dan pengembangan unit-unit pelatihan kerja berbasis komunitas. Penguatan kelembagaan juga membuat indikator Hubungan Industrial dan Kondisi Lingkungan Kerja mengalami peningkatan.

Demikian pula Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan juga masih cukup efektif dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di perusahaan, sehingga pekerja dan pengusaha/pemberi kerja menyadari pentingnya jaminan sosial. Peningkatan beberapa indikator tersebut pada akhirnya akan bermuara terhadap meningkatnya produktivitas.

“Secara Nasional IPK tahun 2020 mengalami kenaikan, IPK tertinggi diraih oleh Provinsi DKI Jakarta dengan Indeks sebesar 78,29. Peringkat Kedua diraih oleh Provinsi Kalimantan Timur dengan Indeks sebesar 77,21, sedangkan Peringkat Ketiga diraih oleh Provinsi Bali dengan Indeks sebesar 75,38. Pemerintah Daerah sudah menyadari (aware) dengan pembangunan ketenagakerjaan sebagai salah satu instrumen pencapaian tujuan SDGs,” ujar Ida Fauziyah.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dirut MRT: Pendapatan TOD Nantinya Berkontribusi 30%

PT MRT Jakarta terus mengembangkan TOD atau kawasan terpadu berbasis transit.

MEGAPOLITAN | 23 Desember 2020

Misa Natal, Paroki Santo Servatius Kampung Sawah Batasi Ketat Jumlah Umat

Pada 24 Desember, misa pertama dimulai pukul 17.00 WIB dan misa kedua pukul 21.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Penjelasan Pemprov DKI soal Lonjakan Kasus Baru Harian Covid-19 Capai 1.954 Kasus

Lonjakan kasus tersebut disebabkan karena adanya akumulasi data sebanyak 402 kasus dari satu laboratorium RS TNI dalam 10 hari terakhir yang baru dilaporkan.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Direncanakan Beroperasi 2021, Bus Listrik Transjakarta Jalani Pra-Uji Coba

Sejumlah armada bus listrik Transjakarta yang yang direncanakan beroperasi di ibu kota Jakarta tahun depan (2021) tengah menjalani proses pra-uji coba.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

BPJS Kesehatan Jakarta Utara Cover 9.203 Pasien Covid-19

Di Jakarta Utara, ada 23 rumah sakit yang melayani pasien Covid-19.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Malam Natal, GPIB Immanuel Jakarta Maksimum Diikuti 50 Jemaat

Dari sisi pengamanan, polisi juga sudah disiagakan di sekitar gereja dan rencananya akan bersiaga hingga 4 Januari mendatang.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Tes Cepat Antigen Wisatawan di Puncak, 1 Orang Reaktif

Ribuan kendaraan wisatawan yang hendak menuju kawasan Puncak, Bogor terjebak kemacetan gara-gara ada razia masker dan pemeriksaan hasil rapid test antigen.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Tak Bawa Hasil Tes Antigen, Kendaraaan Wisatawan ke Puncak Putar Balik

Hampir sebagian besar, para pengendara tak bisa menunjukkan hasil rapid test antigen.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Ancol, TMII, dan Ragunan Tutup Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Satpol PP akan menyiagakan personel untuk melakukan patroli di lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Pemerintah Harus Tertibkan Ormas Intoleran

Pemerintah dalam hal ini pihak keamanan untuk menegakkan hukum para pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS