DKI Siapkan Rp 4,05 T Tangani Banjir, Pansus Rekomendasi 5 Prioritas Penggunaan Anggaran
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DKI Siapkan Rp 4,05 T Tangani Banjir, Pansus Rekomendasi 5 Prioritas Penggunaan Anggaran

Kamis, 24 Desember 2020 | 14:50 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran Rp 4,05 triliun di rencana APBD 2021 untuk penanganan banjir. Mayoritas anggaran tersebut, berasal dari pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp 3,10 triliun dan sisanya dari APBD DKI Jakarta. Anggaran tersebut difokuskan untuk peningkatan infrastruktur penanggulangan banjir seperti pembebasan lahan, pembangunan waduk, pelebaran kali, dan pengadaan pompa.

Menanggapi hal tersebut, Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta merekomendasikan lima prioritas penggunaan anggaran penanganan banjir di waktu yang mendatang. Rekomendasi ini telah disampaikan secara resmi oleh Pansus dalam Rapat Paripurna DPRD pada Rabu (23/12/2020) yang dihadiri oleh pihak eksekutif.

“Salah satu unsur penting lainnya dalam menanggulangi banjir adalah penyediaan anggaran yang cukup, tepat sasaran, dan terukur. Sehingga menjadi penting penggunaan anggaran difokuskan pada pembangunan infrastruktur penanggulangan banjir yang bersifat jangka panjang dan jangka pendek yang langsung berdampak pada penanganan banjir di Jakarta,” ujar Ketua Pansus DPRD DKI Jakarta Zita Anjani dalam rapat paripurna tersebut.

Pansus, kata Zita menilai terdapat lima prioritas penggunaan anggaran untuk penanggulangan banjir. Pertama, penggunaan anggaran banjir seharusnya ditujukan untuk Pembuatan Rencana Induk Terpadu. Hal tersebut penting adanya agar pembangunan infrastruktur penanggulangan banjir dan proses penanganan banjir terintegrasi satu sama lain, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Selain itu Rencana Induk Terpadu juga berfungsi untuk memastikan pembangunan infrastuktur banjir yang bersifat multiyears, tidak berubah-berubah sekalipun gubernurnya berbeda-beda. Rencana Induk Terpadu ini meliputi Grandmaster Plan, Sistem Peringatan Dini dan Evakuasi, dan Sistem Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat,” tutur politisi PAN ini.

Prioritas kedua, penggunaan anggaran untuk peningkatan kapasitas sungai atau kali dengan cara melakukan pembebasan lahan, peningkatan kapasitas, dan pembenahan atau revitalisasi eksisting 13 sungai/kali. Pansus menilai hal tersebut sangat penting untuk dilakukan agar aliran air yang datang dari banjir kiriman ataupun lokal bisa ditampung dan mengalir dengan baik sampai ke hilir.

“Pemprov harus memastikan kapasitas sungai/kali di Jakarta memadai untuk menampung air yang mengalir. Tercatat banjir terparah di tahun ini disebabkan debit air hujan yang turun mencapai 3.389 m3/detik, sedangkan kapasitas sungai Jakarta hanya mampu mengalirkan 2.357 m3/detik. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sungai/kali harus menjadi prioritas infrastruktur yang utama,” kata Zita.

Prioritas ketiga, lanjut Zita, penggunaan anggaran banjir untuk pembangunan dan revitalisasi polder yang bisa dimulai dari pengadaan lahan untuk membangun sarana polder. Penerapan polder menjadi penting karena merupakan komponen utama yang mengendalikan permukaan air agar permukiman warga tidak terjadi genangan.

“Unsur terpenting dalam sistem polder adalah masyarakat dan pemerintah di mana pemerintah bertanggung jawab terhadap pengintegrasian sistem-sistem polder, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan sungai-sungai utama. Sedangkan masyarakat mengelola, mengoperasikan dan memelihara. Oleh karena itu, pemerintah perlu menggandeng masyarakat untuk membangun sisem polder yang terintegrasi,” ungkap dia.

Prioritas keempat adalah penggunaan anggaran untuk pembangunan dan revitalisasi sungai, danau, embung, waduk atau SDEW yang merupakan bagian dari sistem Daerah Aliran Sungai (DAS) yang memiliki multi fungsi penting. Selain sebagai tempat penampungan air dan konservasi tanah, kata Zita, SDEW juga sebagai tempat parkir air untuk pengendalian banjir. tempat wisata, dan sarana olahraga.

“Pemprov DKI Jakarta harus betul-betul memperhatikan infrastruktur 109 SDEW yang di miliki Jakarta hari ini. Selain untuk memperhatikan estetikanya, juga harus fokus dengan kapasitas daya tampung airnya. Karena manfaatnya tidak hanya sebagai penampung air ketika intensitas hujan besar, juga sebagai stok cadangan penyimpanan air bersih di Ibu Kota,” imbuh dia.

Prioritas terakhir adalah penggunaan anggaran untuk pembukaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang baru. Pasalnya, hingga saat ini, luas RTH di DKI Jakarta hanya 9,18% dan masih jauh dari pemerintah membangun RTH seluas 30%. Jika pemerintah hanya mampu menargetkan pembukaan ruang terbuka hijau 1% pertahun, maka hingga tahun 2030, luas Ruang Terbuka Hijau Jakarta hanya berkisar di 19,18 persen saja.

“Karena itu, Pemprov harus bisa memberi anggaran prioritas untuk pembukaan RTH juga, agar fungsi tanah bisa kita optimalkan untuk menyerap air, selain itu juga agar Ibu Kota bisa kembali asri,” pungkas Zita.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DKI Raih Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2020 Terbaik, Ini Kata Anies

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih Penghargaan Terbaik Nasional Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) Tahun 2020 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Dirut MRT: Pendapatan TOD Nantinya Berkontribusi 30%

PT MRT Jakarta terus mengembangkan TOD atau kawasan terpadu berbasis transit.

MEGAPOLITAN | 23 Desember 2020

Misa Natal, Paroki Santo Servatius Kampung Sawah Batasi Ketat Jumlah Umat

Pada 24 Desember, misa pertama dimulai pukul 17.00 WIB dan misa kedua pukul 21.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Penjelasan Pemprov DKI soal Lonjakan Kasus Baru Harian Covid-19 Capai 1.954 Kasus

Lonjakan kasus tersebut disebabkan karena adanya akumulasi data sebanyak 402 kasus dari satu laboratorium RS TNI dalam 10 hari terakhir yang baru dilaporkan.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Direncanakan Beroperasi 2021, Bus Listrik Transjakarta Jalani Pra-Uji Coba

Sejumlah armada bus listrik Transjakarta yang yang direncanakan beroperasi di ibu kota Jakarta tahun depan (2021) tengah menjalani proses pra-uji coba.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

BPJS Kesehatan Jakarta Utara Cover 9.203 Pasien Covid-19

Di Jakarta Utara, ada 23 rumah sakit yang melayani pasien Covid-19.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Malam Natal, GPIB Immanuel Jakarta Maksimum Diikuti 50 Jemaat

Dari sisi pengamanan, polisi juga sudah disiagakan di sekitar gereja dan rencananya akan bersiaga hingga 4 Januari mendatang.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Tes Cepat Antigen Wisatawan di Puncak, 1 Orang Reaktif

Ribuan kendaraan wisatawan yang hendak menuju kawasan Puncak, Bogor terjebak kemacetan gara-gara ada razia masker dan pemeriksaan hasil rapid test antigen.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Tak Bawa Hasil Tes Antigen, Kendaraaan Wisatawan ke Puncak Putar Balik

Hampir sebagian besar, para pengendara tak bisa menunjukkan hasil rapid test antigen.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020

Ancol, TMII, dan Ragunan Tutup Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Satpol PP akan menyiagakan personel untuk melakukan patroli di lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan.

MEGAPOLITAN | 24 Desember 2020


TAG POPULER

# Larangan Berkerumun


# PPKM Mikro


# Covid-19


# Pembatasan Mobilitas


# Jokowi



TERKINI

Kementerian ATR/BPN Sosialisasi NSPK untuk Benahi Masalah Pertanahan

NASIONAL | 3 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS