2021, Penerima Bansos Tunai di DKI Berkurang Jadi 1,99 Juta KK
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

2021, Penerima Bansos Tunai di DKI Berkurang Jadi 1,99 Juta KK

Rabu, 6 Januari 2021 | 17:00 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan jumlah warga Jakarta penerima bantuan sosial tunai (BST) di tahun 2021 berkurang menjadi 1.992.096 keluarga, dibandingkan penerima di tahun 2020.

“Jadi totalnya (penerima BST) kira-kira 1.992.096 KK (kepala keluarga). Kalau sebelum ini (2020) persisnya 2.460.203 KK. Ada penurunan,” ujar pria yang akrab disapa Ariza ini di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/1/2020).

Ariza mengatakan, jumlah penerima bansos tunai ini berkurang seiring berjalannya aktivitas ekonomi masyarakat. Beberapa kelompok penerima bansos tahun 2020 sekarang sudah bekerja kembali, sehingga tidak perlu mendapat bansos. “Di antaranya yang waktu itu adalah ojek-ojek, sebelumnya pernah menerima, karena sudah bekerja kembali tidak menerima lagi,” tutur dia.

Ariza menuturkan bahwa BST akan diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan Pemprov DKI Jakarta. Dari jumlah 1.992.096 KK tersebut, Kemsos akan memberikan BST kepada 750.000 KK dan Pemprov DKI akan memberikan kapada 1.242.096 KK miskin dan rentan miskin terdampak Covid-19.

“Pola penyalurannya, yang bantuan sosial dari Kemsos, disalurkan melalui bank-bank BUMN dan PT Pos. Yang dari Pemprov, bantuan tunainya disalurkan melalui Bank DKI,” jelas dia.

Ariza mengatakan pendataan penerima bansos sudah dilakukan oleh Pemprov DKI. Menurut dia, data-data kependudukan sudah terdaftar di Dukcapil dan warga yang memenuhi syarat menerima bansos tunai, otomatis datanya akan masuk ke Bank DKI untuk dicetakan kartu ATM.

Warga bisa mengambil ATM ke Bank DKI di seluruh Jakarta atau Bank DKI akan memberikan kartu ATM kepada warga yang dikumpulkan di tempat publik tertentu seperti sekolah dengan protokol kesehatan ketat. “Mulai kemarin, sudah dipersiapkan dan dalam 10 hari ke depan akan dibagikan kartunya dan kemudian kartu ini, kartu ATM, bisa diambil di seluruh wilayah Jakarta,” ungkap dia.

Bansos tunai yang diterima warga senilai Rp 300.000 per bulan. Bansos ini akan diberikan berturut-turut dalam jangka waktu 4 bulan. Penerima bansos tunai ini dipastikan tidak menerima bantuan sosial lainnya, seperti program keluarga harapan (PKH) dan program sembako. “Jadi kami pastikan BST akan diterima, tidak hanya besarannya utuh, tidak dikurangi satu perak pun, utuh Rp 300.000 tetapi juga langsung diterima oleh yang bersangkutan,” pungkas Ariza.

Pemprov DKI akan mengeluarkan anggaran dari APBD 2021 untuk BST sebanyak Rp 1,49 triliun untuk 1,24 juta keluarga penerima bansos di DKI selama 4 bulan berturut-turut. Anggaran ini tidak menjadi masalah bagi Pemprov DKI karena sudah disetujui DPRD DKI Jakarta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kereta LRT Jabodebek yang Tabrakan Dibawa ke Madiun

Kejadian tersebut merupakan kecelakaan kerja pada saat proses uji gerak (dinamis) LRT di lintasannya.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Wagub Riza Bantah Konser BTS di JIS Langkah Politik Anies untuk Pilpres 2024

Wagub DKI Ahmad Riza Patria membantah rencana konser BTS di JIS sebagai langkah politik Gubernur DKI Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Pemprov DKI: Sampel Biota Laut di Teluk Jakarta Tidak Terindikasi Parasetamol

Kepala DKPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati memastikan sampel biota laut termasuk ikan yang diambil dari Teluk Jakarta tidak terindikasi parasetamol.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Ayu Ting Ting Kembali Laporkan Pemilik Akun Media Sosial

Pedangdut Ayu Ting Ting kembali melaporkan pemilik akun itu dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Jakpro Jajaki Konser BTS di Jakarta International Stadium

Salah satu yang rencananya adalah konser musik grup Korean Pop (K-Pop) asal Korea Selatan Bangtan Boys (BTS).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Besok, DPRD DKI Panggil Dishub dan Transjakarta Terkait Tabrakan yang Tewaskan 2 Orang

DPRD DKI akan memanggil dan meminta klarifikasi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan Transjakarta atas tabrakan maut yang menewaskan dua orang, besok.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Pengamat Transportasi: KNKT Harus Selidiki Penyebab Tabrakan Bus Transjakarta

Analis kebijakan transportasi, Azas Tigor Nainggolan menyatakan KNKT harus turun tangan menyelidiki tabrakan bus Transjakarta yang menewaskan dua orang.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

PT Transjakarta dan Jasa Raharja Temui Keluarga Korban Tabrakan Bus

Pegawai Jasa Raharja dan PT Transjakarta mendatangi keluarga korban meninggal dalam kecelakaan bus Transjakarta di halte Cawang Ciliwung, Jakarta Timur, Senin.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Ini Alasan Rachel Vennya Mengubah Warna Mobil Tidak Sesuai STNK

Rachel Vennya mengakui mengubah warna kendaraan mobilnya sehingga berbeda dari yang tertera di STNK.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Rachel Vennya Diperiksa 2 Jam di Polda Gara-gara Pelat "RFS" Mobil Alphard

Rachel Vennya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya dan menjalani pemeriksaan selama dua jam pada Selasa (26/10/2021).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
Empat Wakil Indonesia Lewati Babak Pertama Prancis Terbuka

Empat Wakil Indonesia Lewati Babak Pertama Prancis Terbuka

OLAHRAGA | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings