Covid-19 DKI Meningkat Tajam, Anggota DPRD Minta Tracing Diutamakan
Logo BeritaSatu

Covid-19 DKI Meningkat Tajam, Anggota DPRD Minta Tracing Diutamakan

Rabu, 13 Januari 2021 | 19:20 WIB
Oleh : Hotman Siregar / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kebijakan 3T yang diambil sejak awal pandemi telah berkali-kali disampaikan tidak menyelesaikan masalah penularan Covid. Beberapa pertimbangan yang disampaikan adalah kemungkinan luputnya 30 persen penderita dengan tes PCR, apalagi bila menggunakan rapid test antibody yang lebih rendah akurasinya.

Epidemolog yang juga anggota DPRD Jakarta Gilbert Simanjuntak mengatakan, hasil tes PCR saat awal dibangun laboratorium daerah di DKI dengan jumlah kasus sekitar 800/hari, dikatakan bisa selesai 2 hari. Hal itu dapat diartikan dalam 2 hari, penderita bisa kemana-mana menularkan menunggu hasil tes.

Saat ini jumlah kasus Covid-19 di DKI sangat banyak menjadi hampir mendekati 3.500 lebih per hari, sehingga di lapangan terlihat hasil tes PCR sudah mencapai 7 hari baru keluar.

"Ini berarti dalam 7 hari tersebut kasus sudah ke mana-mana menularkan. Ini harus menjadi perhatian serius, karena kondisi daya tampung RS, pemakaman dan pendukung lainnya sudah terlalu berat. Ini akan menjadi kondisi tak terkendali bila semakin naik, sementara hasil vaksinasi juga belum tahu dan belum segera terlihat," ujar Gilbert kepada Beritasatu.com, Rabu (13/1/2021).

Selain itu mereka yang hasil tesnya positif seharusnya ditelusuri sudah kontak ke siapa saja. Keberhasilan Korea dan Taiwan menggunakan 3T sebagai cara mengatasi pandemi Covid-19 adalah karena mereka mampu menelusuri kontak kasus yang positif.

Sesuai laporan negara yang berhasil, ungkap Gilbert, penelusuran (tracing) mereka adalah 1:33, sedangkan di DKI hanya laporan bulan Mei 2020 yang ada sebesar 1.3. Menurutnya, rendahnya tracing ini hanya membuat tes menjadi tidak berarti. Sementara Gubernur selalu mengatakan tes di DKI melebihi standar WHO, padahal seharusnya tracing yang penting sebagai tindak lanjut tes.

Menurut politisi PDIP itu, keputusan pemerintah Pusat dan Daerah di pulau Jawa untuk memberlakukan PPKM harusnya dilakukan serius dan ketat. Kegagalan penerapannya akan membuat masyarakat jadi korban.

Sebaiknya, kata Gilbert, aktivitas masyarakat dihentikan seperti saat awal penerapan PSBB, dengan menghentikan kegiatan di tempat hiburan selama 2 minggu seperti yang dilakukan negara Eropa selama Natal.dan Tahun Baru. Begitu juga pusat pembelanjaan diawasi ketat.

"Semua kerumunan dibubarkan. Masyarakat yang duduk-duduk lebih dari 2 orang dibubarkan. Masyarakat jangan sampai kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan pemerintah mengatasi pandemi ini," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bus Pengangkut Pasien Covid-19 Terguling di Tol Jagorawi, 9 Pasien Terluka

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB, saat bus pengangkut pasien positif dari arah Kota Bogor menuju pusat isolasi Covid-19 di Lido.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

Lagi, 2 Penumpang Sriwijaya Air Teridentifikasi

Kedua korban Sriwijaya Air SJ-182 atas nama Indah Halimah Putri dan Agus Minarni teridentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

Polsek Bantargebang Jaga Vaksin Covid-19 di Gudang Obat

Jajaran Polsek Bantargebang melakukan pengamanan vaksin Covid -19 di gudang obat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

Bansos Tunai Mulai Turun di Depok

Terdapat 148.484 keluarga penerima manfaat (KPM) di Depok yang menerima bansos berupa uang tunai sebesar Rp 300.000 ini.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

Kasus Grabtoko.com, Polisi Periksa Karyawan Bank

Direktorat Tindak Pidana Siber Barekrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi mulai dari karyawan PT Grab Toko, karyawan Bank, dan pihak lain.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

Bertambah 3.476, Kasus Covid di Jakarta Cetak Rekor

Penambahan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta hari ini, Rabu (13/1/2021) mencapai 3.476 kasus.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

KPK Kerahkan 2 Tim Kawal 19 Tahanan yang Dirawat di Wisma Atlet

KPK mengerahkan dua tim yang terdiri dari 12 personel untuk mengawal 19 tahanan yang tengah menjalani perawatan dan isolasi di RSD Wisma Atlet.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

Tambah 3.476, Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Juga Pecah Rekor

Penambahan sebanyak 3.476 kasus baru memecahkan rekor sebelumnya sebanyak 2.959 di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

Pemprov DKI: Penerima Bansos Tunai Bisa Diwakili Ahli Waris atau Kerabat Dekat

Setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan maksimal H-1 sebelum pelaksanaan distribusi dan undangan disampaikan oleh petugas wilayah yang ditunjuk.

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021

Datangkan Baruna Jaya IV, Basarnas Optimistis CVR Segera Ditemukan

Kapal Baruna Jaya IV sejak kemarin sudah merapat di Last Know Position (LKP) dan melaksanakan penyisiran

MEGAPOLITAN | 13 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS