Wagub DKI: Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Berjalan Lancar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Wagub DKI: Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Berjalan Lancar

Selasa, 19 Januari 2021 | 21:42 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, hingga saat ini, tidak ada masalah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jakarta.

"Sejauh ini vaksin yang diberikan tidak masalah, tidak ada efek samping. Pak presiden, para gubernur, bupati, walikota dan para tokoh sudah melaksanakan, memberikan contoh dan teladan,” ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Ariza juga berharap proses vaksinasi berikutnya bisa berjalan lancar. Apalagi, orang yang sudah disuntik vaksin Sinovac, akan disuntik kembali dalam selang waktu 14 hari.

"Mudah-mudahan bisa lancar vaksin kedua dan seterusnya seluruh warga yang memang berhak dan harus divaksin bisa segera mendapatkan," imbuh dia.

Vaksinasi Covid-19 tahap pertama akan diberikan kepada 131.000 tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan DKI Jakarta. Setiap penerima, akan diberikan 2 dosis vaksin Covid-19 dalam selang waktu 14 hari. Sehingga dibutuhkan kurang lebih 262.000 vaksin Sinovac untuk penyuntikan tahap pertama bagi tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Widyastuti mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta baru mendapatkan 120.040 vaksin Sinovac dari pemerintah pusat yang sedang disuntikan kepada 60.000 tenaga kesehatan dan 20 tokoh publik. Pihaknya, masih menunggu tambahan vaksin Covid-19 karena DKI Jakarta masih membutuhkan 142.000 vaksin Sinovac untuk disuntikan kepada 71.000 tenaga kesehatan pada tahan pertama ini.

"Sesuai ketentuan bapak presiden, program vaksinasi Covid-19 menjadi tanggung jawab pemerintah (pusat),” kata Widyastuti.

Secata total, tutur Widyastuti, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 7.610.198 warga DKI diberikan vaksin Covid-19 sehingga herd immunity bisa tercapai. Selain 131.000 tenaga kesehatan, kata dia, kolompok berikut yang menjadi penerima vaksi adalah pelayan publik dengan jumlah sekitar 500.000 orang.

"Lalu, kelompok yang rentan secara geospasial maupun ekonomi ada 3 jutaan lebih, kelompok usaha 2 jutaan lebih dan juga kelompok lansia. Memang ada informasi dari Kementerian Kesehatan, selain umur 18 sampai 59 tahun, ada kelompok lansia tertentu yang bisa diberikan vaksin, itu sebanyak 980.000 lebih,” beber dia.

Pihaknya, lanjut Widyastuti juga sudah menyiapkan 488 faskes terdaftar P-Care BPJS sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Ratusan faskes ini mencakup RSUD, RS vertikal/TNI/Polri, RS swasta, Puskesmas dan klinik pemerintah atau swasta. Kapasitas penyutikan vaksin di DKI Jakarta cukup besar sehingga bisa dilakukan kurang dari seminggu untuk 60.000 tenaga kesehatan. Namun, harus jeda 14 hari untuk disuntikan vaksin yang kedua.

"Kita juga sudah menyiapkan 1.498 vaksinator dengan kapasitas penyuntikan sebanyak 19.741 target vaksin per hari,” pungkas Widyastuti.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Tangerang Selatan Ubah 7 Puskesmas Jadi RS Covid-19 Darurat

Untuk mengatasi kekurangan ruangan, tujuh puskesmas difungsikan sebagai rumah sakit khusus bagi pasien Covid-19.

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

Rekor di Bogor, Kasus Covid-19 Tembus 120 Sehari

Dengan penambahan itu, angka akumulatif kasus di Kota Bogor hampir menembus 7.000 kasus

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

Pasien Covid-19 Wafat di Taksi Online, Ini Komentar Wali Kota Depok

Wali Kota Depok Mohammad Idris angkat bicara terkait seorang pasien Covid-19 yang meninggal dunia di taksi online karena ditolak 10 rumah sakit di Kota Depok.

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

Puskesmas di Depok Mulai Melaksanakan Vaksinasi Covid-19

Tenaga kesehatan yang akan menjalani vaksinasi Covid-19 dapat melakukan registrasi melalui pedulilindungi.id.

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

Nelayan Bekasi Temukan Potongan Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ-182

Nelayan di sekitar Pantai Muaragembong menemukan potongan tubuh saat menyisir tambak.

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

Pengedar Sembunyikan 10 Kilogram Sabu di Kemasan Biskuit

BNN menangkap satu orang diduga pengedar dan menyita 10 kilogram sabu-sabu yang disembunyikan dalam kemasan biskuit.

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

Pedagang Daging Sapi di Tangerang Sepakat Mogok Berjualan 3 Hari

Pedagang daging sapi di Tangerang berencana mogok berdagang pada Rabu (19/1/2021) hingga Jumat (22/1/2021).

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13%

Total jumlah tempat tidur isolasi dan ICU di 101 RS rujukan DKI Jakarta sebanyak 8.890 bed.

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

Bekasi Diberi Predikat Patuh Protokol Kesehatan, Ini Reaksi Wali Kota

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengungkapkan kepatuhan masyarakat berkat kerja sama semua pihak.

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021

BNN dan BC Tangkap 3 Pengedar dan Sita 3 Karung Sabu

BNN dan Bea Cukai, menangkap tiga orang diduga pengedar serta menyita tiga karung berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 42,433 gram

MEGAPOLITAN | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS