Pemprov DKI Distribusikan 80.000 BST Tiap Hari
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Pemprov DKI Distribusikan 80.000 BST Tiap Hari

Kamis, 21 Januari 2021 | 22:56 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Dinas Sosial DKI Jakarta dan Bank DKI mendistribusikan bantuan sosial tunai (BST) kepada penerima manfaat secara bertahap dan bergiliran dari satu wilayah ke wilayah administrasi lainnya. Tiap hari, 80.000 BST diberikan ke penerima. Total penerima manfaat BST mencapai 1.055.216 keluarga dan sudah disalurkan sejak 12 Januari 2021 lalu.

“Penyaluran BST DKI Jakarta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini, Kamis (21/1/2021).

Herry mengatakan, penyaluran BST DKI Jakarta dilakukan di 160 titik lokasi dari masing-masing wilayah kota administrasi. Tiap titik, kata dia, maksimal melayani 500 penerima manfaat untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Dalam proses pendistribusian, terdapat 10 petugas Pemprov DKI Jakarta yang bertugas mengatur kerumunan di dalam dan di luar lokasi pendistribusian. Kemudian, mengarahkan/mengatur penerima BST di ruang tunggu dan ruang distribusi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan serta menjaga ketertiban. Selain itu, terdapat pula petugas Bank DKI berjumlah lima orang yang turut memantau jalannya ketertiban umum/kebersihan di lokasi pendistribusian.

“Jadi, setiap titik lokasi melayani maksimal 500 orang penerima BST per hari. Jika dilakukan serentak di 160 titik lokasi, kurang lebih per hari bisa melayani 80.000 orang,” ungkap dia.

Jika tidak ada kendala, maka BST DKI Jakarta untuk Januari 2021, bisa terdistribusi dalam 14 hari sejak penyaluran perdana, 12 Januari 2021 lalu atau maksimal sebelum akhir Januari 2021.

Herry menjelaskan, tiap penerima bantuan sosial akan mendapatkan undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi. Undangan tersebut, kata dia, disampaikan oleh Kasatpel sosial hingga RT-RW untuk selanjutnya diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Setelah sampai di lokasi distribusi BST, tutur Herry, penerima manfaat diwajibkan untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan serta mengecek suhu tubuh dan menjaga jarak di dalam maupun di luar ruangan distribusi BST.

“Penerima BST wajib membawa undangan, KTP dan kartu keluarga (asli dan fotokopi). Jika penerima BST berhalangan hadir sesuai dengan jadwal pendistribusian, maka penerima akan diundang kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga yang dilakukan setelah distribusi pertama selesai di lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu," terang dia.

Diketahui, para penerima manfaat program BST mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk dana tunai senilai Rp 300.000 per keluarga selama empat bulan yang akan diberikan pada Januari hingga April 2021 mendatang. BST di DKI Jakarat berasal dari dua sumber, pertama dari APBN melalui Kementerian Sosial sebanyak 750.000 keluarga, yang pendistribusiannya melalui mekanisme PT Pos Indonesia (Persero).

Sumber kedua dari APBD Pemprov DKI Jakarta sebanyak 1.055.216 keluarga dan disalurkan ke rekening penerima BST melalui Bank DKI dalam bentuk kartu tabungan dan kartu ATM Bank DKI. Dengan jumlah penerima 1,1 juta keluarga, maka Pemprov DKI harus menyiapkan anggaran dari APBD 2021 sebanyak Rp 1,26 triliun untuk BST selama empat bulan berturut-turut.

Pemprov DKI sendiri sudah menganggarkan sebesar Rp 1,55 triliun dari anggaran belanja tidak terduga (BTT) di APBD 2021 untuk bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Tangerang Siapkan Daging Sapi Lokal

Teddy mengungkapkan, aksi mogok pedagang lebih disebabkan oleh kenaikan harga daging sapi impor dari Australia.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

Dinilai Efektif, Polda Metro Berencana Tambah 50 Kamera ETLE

Penerapan sistem ETLE dinilai efektif menurunkan pelanggaran, dan meningkatkan disiplin pengguna kendaraan.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Sriwijaya Air

Penemuan CVR akan memberikan informasi yang signifikan dalam proses investigasi penyebab kecelakaan Sriwijaya SJ-182.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

Satu Persatu Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Teridentifikasi

Tim Disaster Victim Identification Polri berhasil mengidentifikasi 47 korban Sriwijaya Air SJ-182 hingga Kamis (21/1/2021).

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

Bank DKI Beri Dukungan Mobil Unit Donor Darah ke PMI

Bank DKI juga menyerahkan lima unit mobil sebagai apresiasi atas partisipasi PMI DKI Jakarta pada program JakOne Vaganza.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

Pemprov DKI Dimintai Waspadai Kerumunan Massa Penerima Bansos Tunai

Komisi A Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan meminta agar Satgas Covid-19 RT/RW dan Kelurahan dilibatkan untuk mengawasi jalannya penyaluran bansos.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

Pemprov DKI Sediakan 5 Lokasi Penjualan Daging Sapi

Harga jual daging sapi di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) berkisar Rp 70.000 hingga Rp 90.000 per kilogram.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

Pedagang Daging Sapi di Depok Masih Mogok Jualan

Belum ada pedagang daging sapi yang berjualan di sejumlah pasar tradisional di Depok.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

Cegah Mogok Pedagang Daging Sapi Berlanjut, Ini Upaya Kadin DKI

Kadin DKI menggelar konsolidasi dengan Asosiasi Pedagang Daging Indonesia serta sejumlah perwakilan pedagang daging di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021

Putra Wakil Wali Kota Tangerang Divonis 8 Bulan Penjara Terkait Kasus Narkoba

Vonis tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya Akmal, Syarif dan Taufik dituntut penjara selama 10 bulan.

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS