Risma Berpotensi Menjadi Lawan Terkuat Anies di Pilkada DKI
Logo BeritaSatu

Risma Berpotensi Menjadi Lawan Terkuat Anies di Pilkada DKI

Senin, 25 Januari 2021 | 20:37 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, menilai, hingga saat ini ada dua kandidat calon terkuat gubernur DKI Jakarta. Pertama adalah calon petahana Anies Baswedan dan kedua adalah Tri Rismaharini. Risma dipandang sebagai calon penantang terkuat pada Pilkada 2022 mendatang.

"Untuk saat ini, pengamatan sementara, baru ada dua kandidat terkuat Gubernur DKI Jakarta yaitu Anies Baswedan dan Tri Rismaharini," kata Karyono Wibowo, di Jakarta, Senin (25/1/2021).

Menurutnya, kedua sosok tersebut memiliki probabilitas sebagai figur paling berpeluang menjadi gubernur DKI. Anies masih cukup kuat karena sebagai petahana tentu memiliki modal sosial selama menjabat. Dari sejumlah kebijakan pembangunan tentu ada yang memuaskan masyarakat.

"Kesempatan berinteraksi dengan masyarakat juga berpotensi lebih banyak dibanding kandidat penantang karena posisinya sebagai gubernur," ujarnya.

Secara empiris, dalam sejarah Pilkada langsung, incumbent memang tidak mudah ditumbangkan. Tetapi dalam sejumlah Pilkada, ada beberapa incumbent yang kalah.

Dikatakan Karyono, pada umumnya tingkat keberhasilan, kepuasan kinerja dan kepercayaan publik (public trust) memiliki korelasi positif atau berbanding lurus dengan tingkat dukungan (elektabilitas). Meskipun, dalam kasus tertentu terkadang terjadi anomali, seperti yang terjadi pada kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ketika Pilkada DKI 2017.

"Tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap performa kinerja Anies akan menjadi kunci kemenangan. Masalahnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Anies belum maksimal, karena belum sesuai ekspektasi publik," ucapnya.

Kedepannya, dikatakan Karyono, publik membutuhkan sebuah perubahan yang fundamental dan monumental. Kebijakan Anies masih pun dinilainya belum memenuhi harapan itu.

"Tapi, boleh jadi, sebagian masyarakat DKI bisa memaklumi karena belum genap 3 tahun menjabat ada musibah Covid-19. Sayangnya, hingga saat ini sejumlah wilayah DKI Jakarta masih zona merah. Masalah penanganan pandemi Covid-19 akan menjadi salah satu assesment untuk mengukur tingkat keberhasilan kinerja incumbent," katanya.

Masalah inilah yang menurutnya bisa menjadi celah kelemahan Anies selain isu rasialisme yang masih melekat dari sejak Pilkada DKI hingga sekarang. Di sinilah celah yang bisa dimanfaatkan oleh lawan politik untuk mendapatkan dukungan publik.

"Anies harus waspada terhadap kelemahannya. Agar tidak semakin tergerus kepercayaannya, ia harus segera mewujudkan program pembangunan yang spektakuler, konkret, tidak sekadar artifisial. Tapi, jika Pilkada dilakukan pada 2022 tampaknya tidak cukup waktu untuk membangun DKI Jakarta yang monumental dan spektakuler," ungkapnya.

Oleh karena itu, jika semua pertimbangan itu terjadi, maka warga DKI berpotensi akan berpaling ke figur Risma yang dipandang memiliki legacy saat memimpin Surabaya dua periode.

"Boleh saja orang berpendapat bahwa Surabaya tidak sebanding dengan Jakarta, tetapi, selain soal legacy, posisi Risma saat ini menjadi Menteri Sosial," katanya.

Jika Risma berhasil melakukan perubahan yang lebih baik dengan sejumlah terobosan yang berhasil memperbaiki performa kementerian sosial, maka dukungan (elektabilitas) Risma sebagai kandidat Gubernur DKI akan meningkat dan mampu menggeser posisi Anies.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Keluarkan Surat Pemberitahuan, Dinsos Depok Tegaskan Bansos Tunai Tanpa Pemotongan

Penyalur bansos tunai di Kota Depok adalah PT Pos Indonesia dengan nilai Bansos Rp 300.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Penumpang Sriwijaya

Total sudah sebanyak 53 jenazah yang teridentifikasi oleh DVI Polri.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Bentrok Ormas di Bekasi

Bentrok antardua ormas dari FBR dan kelompok Kei terjadi di Cafe Saurma, Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Jakasampurna, pada Kamis (21/1/2021) dini hari.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Masih Sengketa, KPU Tangsel Belum Umumkan Pemenang Pilkada Tangsel 2020

Paslon nomor urut satu Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengajukan gugatan terhadap kemenangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan di Pilkada Tangsel

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Positif Covid-19, Kadinas Kependudukan Kabupaten Bogor Meninggal

Setelah menjalani perawatan karena terpapar Covid-19 di rumah sakit, Herdi meninggal dunia, Senin (25/1/2021) siang.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

44 Puskesmas Kabupaten Tangerang Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19

Pemkab Tangerang menargetkan 11.100 tenaga kesehatan yang ada di semua RS pemerintah, swasta, puskesmas dan klinik mendapat vaksinasi covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Pedagang Daging di Kota Depok Kembali Berjualan

Harga daging sapi di Kota Depok terpantau cukup tinggi.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Tak Perlu Tes, Polisi Ungkap Kisaran Harga Surat Swab Palsu

Pelaku pemalsuan surat keterangan hasil tes Covid-19 membanderol surat tersebut seharga Rp 75.000 hingga Rp 900.000.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Wagub DKI: Penerapan Protokol Kesehatan Harus Jadi Kebutuhan

Ariza mengatakan upaya-upaya pemerintah hanya berkontribusi 20% terhadap keberhasilan penanganan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Siapkan TPU Covid-19, DKI Beli Lahan 3,3 Hektare

Pemprov DKI Jakarta telah membeli lahan seluas 3,3 hektare guna mengantisipasi krisis TPU khusus Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS