Polisi Tangkap Pelaku Asusila di Halte Senen
Logo BeritaSatu

Polisi Tangkap Pelaku Asusila di Halte Senen

Senin, 25 Januari 2021 | 21:10 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Polsek Senen mengamankan seorang perempuan berinisial MA (21) yang diduga bersama seorang pria -belum diamankan- melakukan tindakan asusila, di Halte Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono mengatakan, pengungkapan kasus asusila ini bermula dari viralnya video yang merekam adegan asusila dilakukan seorang pria dan perempuan, di halte kawasan Kramat Raya, Senen, Kamis (21/1/2021) malam. Selanjutnya, Polsek Senen melakukan penyelidikan di lapangan.

"Kami langsung selidiki, semua sumber informasi yang ada di sekitar TKP kami datangi, dan alhamdulillah kami dapatkan ciri-ciri dari pelaku. Hari berikutnya kami melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Pada 22 Januari 2021, sekitar pukul 20.00 WIB, kami menangkap wanita berinisial MA di sekitar TKP, kemudian kami periksa di Polsek Senen," ujar Ewo, Senin (25/1/2021).

Dikatakan Ewo, pada saat pemeriksaan MA belum bisa menunjukan dan menyebutkan identitas si pria. "Namun kami akan terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan, sehingga mohon doanya ke depan pasangannya bisa kita lakukan penangkapan," ungkapnya.

Ewo menyampaikan, MA mengaku mendapat imbalan kurang lebih Rp 22.000 untuk melakukan tindakan asusila bersama pria yang baru dikenalnya di halte itu. Kendati demikian, dia mengaku bukan seorang pekerja seks komersial (PSK)

"Iya yang bersangkutan atau si wanita tersebut dapat imbalan uang kurang lebih Rp 22.000. Untuk jajan saja. Dia saat ini tidak bekerja," katanya.

Menurut Ewo, penyidik masih mendalami apa motif MA melakukan tindakan asusila itu di pinggir jalan atau halte itu. Diduga, dia melakukan hal itu karena suka sama suka atau tanpa ada paksaan.

"Dari hasil pemeriksaan di kantor, yang bersangkutan tidak dalam kondisi pengaruh alkohol atau narkoba. Sementara ini, baru sekali (melakukan). Dia kenalan di TKP," jelasnya.

Ewo menuturkan, MA dapat dikenakan Pasal 281 KUHP terkait perbuatan asusila di muka umum dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.

"Setelah ini akan kita periksakan ke rumah sakit untuk kejiwaannya. Sedang kita dalami untuk motifnya sampai dilakukan perbuatan ini," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Risma Berpotensi Menjadi Lawan Terkuat Anies di Pilkada DKI

Risma dipandang sebagai calon penantang terkuat pada Pilkada 2022 mendatang.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Keluarkan Surat Pemberitahuan, Dinsos Depok Tegaskan Bansos Tunai Tanpa Pemotongan

Penyalur bansos tunai di Kota Depok adalah PT Pos Indonesia dengan nilai Bansos Rp 300.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Penumpang Sriwijaya

Total sudah sebanyak 53 jenazah yang teridentifikasi oleh DVI Polri.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Bentrok Ormas di Bekasi

Bentrok antardua ormas dari FBR dan kelompok Kei terjadi di Cafe Saurma, Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Jakasampurna, pada Kamis (21/1/2021) dini hari.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Masih Sengketa, KPU Tangsel Belum Umumkan Pemenang Pilkada Tangsel 2020

Paslon nomor urut satu Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengajukan gugatan terhadap kemenangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan di Pilkada Tangsel

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Positif Covid-19, Kadinas Kependudukan Kabupaten Bogor Meninggal

Setelah menjalani perawatan karena terpapar Covid-19 di rumah sakit, Herdi meninggal dunia, Senin (25/1/2021) siang.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

44 Puskesmas Kabupaten Tangerang Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19

Pemkab Tangerang menargetkan 11.100 tenaga kesehatan yang ada di semua RS pemerintah, swasta, puskesmas dan klinik mendapat vaksinasi covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Pedagang Daging di Kota Depok Kembali Berjualan

Harga daging sapi di Kota Depok terpantau cukup tinggi.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Tak Perlu Tes, Polisi Ungkap Kisaran Harga Surat Swab Palsu

Pelaku pemalsuan surat keterangan hasil tes Covid-19 membanderol surat tersebut seharga Rp 75.000 hingga Rp 900.000.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021

Wagub DKI: Penerapan Protokol Kesehatan Harus Jadi Kebutuhan

Ariza mengatakan upaya-upaya pemerintah hanya berkontribusi 20% terhadap keberhasilan penanganan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS