Sanitasi Buruk, Puskesmas Jurumudi Baru Diprotes Warga
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sanitasi Buruk, Puskesmas Jurumudi Baru Diprotes Warga

Senin, 25 Januari 2021 | 21:29 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS

Tangerang, Beritasatu.com - Akibat penanganan limbah medis dan sanitasi yang kurang diperhatikan dengan baik oleh Pemerintah Kota Tangerang, keberadaan Puskesmas Jurumudi Baru yang berada di Kecamatan Benda, Tangerang diprotes warga. Terlebih kini Puskesmas tersebut kini menjadi salah satu rumah lawan Covid-19 yang dioperasikan Pemkot Tangerang.

Warga takut, sanitasi yang kurang baik itu dapat berpengaruh pada kondisi lingkungan dan berimbas pada penyakit yang mungkin saja muncul dari buruknya sanitasi di Puskesmas tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua RW 06 Kelurahan Jurumudi, Ahmad Basori saat bertemu dengan sejumlah media, Senin (25/1/2021).

"Sejumlah warga di RW 06 Kelurahan Jurumudi banyak yang protes dengan keberadaan Puskesmas Jurumudi Baru yang limbah medisnya banyak yang merembes ke aliran saluran air perumahan warga," ungkap Ahmad Basori.

"Banyak yang tanya soal Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan-Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL). Karena sampai merembes (limbah medis) itu saja kan sudah salah. Itu kan bukan terjadi karena seusai hujan saja tapi sudah sering," ungkap Ahmad Basori.

Ditambahkannya, protes warga ini sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Bahkan pertemuan antara warga dengan pihak puskesmas pun sempat terjadi pada Oktober 2020 lalu. Saat itu pihak Puskesmas berjanji akan memperbaikin sanitasi yang dinilai tak berfungsi baik itu.

"Mereka (pihak Puskesmas Jurumudi Baru) sudah menjanjikan perbaikan rembesan itu tapi tidak ada respons sampai sekarang. Oleh sebab itu, warga meminta untuk menghentikan aktivitas layanan Puskesmas Jurumudi Baru karena belum memenuhi dokumen UKL-UPL yang menjadi syarat layaknya puskesmas berdiri dan beroperasi. Itu sesuai Perda Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bangunan Gedung," lanjutnya.

Pihaknya pun bakal menempuh jalur formal dengan melaporkan permasalahan tersebut kepada Ombudsman Republik Indonesia (ORI) serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang. Hal ini terpaksa dilakukan bila tidak ada tanggapan serius dari Pemkot Tangerang.

"Harus diselesaikan AMDAL-nya. Kalau secara kasat mata memang IPAL-nya buruk," tegasnya.

Dihubungi terpisah Camat Benda, Ahmad Suhaely mengklaim kalau Puskesmas Jurumudi Baru sudah memenuhi standar yang ditentukan. Hal ini setelah dilakukan pengecekan oleh Dinas Perkim, Lingkungan Hidup, dan Kesehatan Kota Tangerang.

"Kita sudah berupaya segala pembuangan limbah di puskesmas ini memang betul-betul aman bagi masyarakat sekitar. Karena setelah dicek IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)-nya sudah berfungsi dengan baik. Limbah yang ada di Puskesmas sudah diproses sebelum dibuang," kata Ahmad Suhaely.

"Sejauh ini kita masih menunggu hasil laporan dari Dinas Lingkungan Hidup. Setidaknya beberapa hari ini hasil akan diketahui. Nanti akan dikeluarkan hasilnya seperti apa ? Apakah ini rembesan dari IPAL atau curah hujan? Karena kita tahu kondisi curah hujan tinggi beberapa hari belakangan kita menunggu dari (Dinas) LH. Kita cek PH-nya normal diangka 7,7," tutur Suhaely.

Senada dengan Suhaely, Kepala Puskesmas Jurumudi Baru, Suhendra menyatakan kalau keluhan warga ini sudah terjadi berulang kali dengan persoalan yang sama yakni rembesan air yang diduga berasal dari IPAL Puskesmas Jurumudi. Dan sejauh ini pihaknya sudah memperbaiki IPAL sebanyak 3 kali.

"Kami sudah menjelaskan kepada masyakat kaitannya dengan kondisi tempat isolasi yang pada dasarnya itu dilakukan dengan standar yang aman, dan telah kami perbaiki tiga kali. Insyallah sudah berjalan dengan baik. Tapi nanti kita lihat hasilnya dulu apakah memang benar rembesan dari sini atau curah hujan kita belum tahu," papar Suhendra.

"Dan yang pasti limbahnya tak jauh berbeda dengan rumah tangga. Seperti cuci piring, buang air kecil dan besar. Kan sama di sini ada septic tank ya nanti diolah lagi dengan masuk ke IPAL-nya seperti itu jadi lebih aman. Jadi pada dasarnya ini bukan seperti rumah sakit yang ada darah," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Evaluasi PPKM Level 2 di Jakarta, Kasus Aktif Covid-19 Turun Drastis

Kasus-kasus Covid-19 yang semakin menurun bahkan kasus aktif Covid-19 sudah berada di bawah angka 1.000 kasus

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Sejumlah Penumpang dan PO Bus Keberatan Wacana Pemberlakuan Wajib Tes PCR

Sejumlah penumpang dan pengurus perusahaan otobus yang beroperasi di Terminal Poris Plawad Tangerang keberatan dengan wacana penerapan tes PCR.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

DPRD DKI Minta Transjakarta Cek Kesehatan Sopir Sebelum Bertugas

DPRD DKI Jakarta mendorong pihak Transjakarta untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin kepada para sopir bus sebelum bertugas atau mengemudi.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Hujan di Bogor Seharian, Kondisi Bendung Katulampa Masih Normal

Tinggi muka air (TMA) Ciliwung di Bendung Katulampa masih dalam posisi normal 10 centimeter (cm).

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Transjakarta Beberkan Kronologi, Penanganan Korban dan Mitigasi Usai Tabrakan Maut Antarbus

PT Transjakarta membeberkan kronologis, langkah penanganan terhadap korban tabrakan dan mitigasi agar tabrakan antarbus tidak terulang.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

5.392 Anak di Kota Bogor Alami Stunting

Sebanyak 5.392 dari 84.729 balita di Kota Bogor berada dalam kondisi gagal tumbuh atau stunting

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Pemkab Tangerang Prihatin Terkait Penyegelan SDN Kiara Payung

Pemkab Tangerang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang prihatin dengan kasus penyegelan terhadap SDN Kiara Payung.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Baru Hari Pertama Masuk Kerja, Dadan Jadi Korban Meninggal Tabrakan Transjakarta

Subuh itu, Dadan berangkat dari rumah sangat bersemangat karena hari pertama masuk kerja setelah sekian lama, tak memiliki pekerjaan tetap.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021



TAG POPULER

# Upah Minimum


# Anies Baswedan


# Timnas U-23


# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta



TERKINI
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Membusuk di Taman Hutan Kota Bekasi

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Membusuk di Taman Hutan Kota Bekasi

MEGAPOLITAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings