Pengolahan Sampah di Kali CBL Bekasi Disarankan Segera Dilegalkan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengolahan Sampah di Kali CBL Bekasi Disarankan Segera Dilegalkan

Rabu, 10 Februari 2021 | 20:58 WIB
Oleh : Mikael Niman / JAS

Bekasi, Beritasatu.com – Komunitas pegiat lingkungan menemukan fakta bahwa pembuangan sampah di Kali Cikarang, Bekasi, Laut (CBL) Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, ternyata sudah ada perjanjian kerja sama. Beberapa pihak pun menyarankan TPA di Kali CBL ini segera dilegalkan.

Perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) dengan lembaga swadaya masyarakat Nur Hikmah, sejak 2014 lalu. Kerja sama tersebut terkait dengan penggunaan lahan Kali CBL sebagai tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, dan recycle (3R).

Perjanjian kerja sama program pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah 3R diatur dalam perjanjian Nomor HK.01.02/PPLP-JBDTB/03/X/2014 antara Satker Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Jabodetabek dengan KSM Nur Hikmah Kampung Buwek Raya RT 04/RW 22 Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi tentang Pemanfaatan Dana Bantuan Sosial Program Pembangunan Infrastruktur TPST 3R di Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2014.

“Nur Hikmah dan warga pengelola sampah di Sumberjaya ini, mendapat dampingan dan dukungan penuh dari Dinas Kebersihan (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Bekasi saat itu. Ketika itu, yang aktif ikut menangani proyek adalah Kabid Persampahan. Bahkan, pada 2015 Bupati Neneng Hasanah Yasin pernah berkunjung ke TPST 3R ini dan berjanji akan melegalkan tempat pengolahan sampah tersebut,” ujar Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNas), Bagong Suyoto, Rabu (10/2/2021).

Artinya, pemerintah pusat yakni Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mendukung adanya TPST 3R di Kali CBL.

KPNas bersama Perkumpulan Gerakan Aksi Persampahan Indonesia (Gampindo), Kawali Jawa Barat dan Kawali Bekasi Raya mendukung TPA CBL yang dikatakan liar itu, segera dilegalkan menjadi TPST 3R.

Pembuangan sampah liar jumlahnya ratusan di Kabupaten Bekasi. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi mencatat, ada 71 titik pada 2019, sebelumnya ada 81 titik pada tahun 2018.

“Saat ini, kondisi TPA Burangkeng sangat krusial, semua zona sudah penuh menuju darurat karena luas TPA sangat kecil, sekitar 11,6 hektare. Lahannya malah terkena proyek jalan tol seluas 8.000 meter persegi,” tuturnya.

Sedangkan, tingkat pelayanan kebersihan/persampahan Kabupaten Bekasi baru sekitar 42-45%, sehingga ada wilayah yang tidak tersentuh pelayanan kebersihan. Akibatnya, sampah dibuang di pinggir rumah, pekarangan kosong, sawah, pinggir jalan, daerah aliran sungai (DAS) dan badan sungai.

“Persoalan sampah atau limbah padat dan cair di darat dan sungai sampai laut sangat complicated. Belum lagi, urusan limbah berbahaya dan beracun (B3) dan di masa pandemi Covid-19 direpotkan dengan limbah infeksius,” bebernya.

Para pegiat lingkungan berharap, tempat pembuangan sampah ilegal itu kemudian dilegalkan, diberikan izin operasional dan dukungan infrastruktur, teknologi dan anggaran operasional serta bantuan pemasaran produk-produk daur ulang.

Luas TPA CBL sekitar 2 hektare, panjangnya sekitar 1 km. Saat ini, umurnya mencapai 21 tahun. Letaknya di wilayah RT 05/RW 22 Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan. Wilayah RW 22 terdiri dari 5 RT dengan populasi sebanyak 3.400 jiwa.

Sekitar 250-300 orang yang terlihat dalam pengelolaan TPA CBL, terbanyak sebagai pengais sampah. Hampir semua warga yang mengais sampah adalah warga setempat dan menopang kehidupan ekonomi mereka.

“Sampah yang dikirim ke TPA CBL sebanyak 38 pikup dan beberapa baktor (geronak motor), diperkirakan 100-120 ton/hari. Keberadaan TPA CBL menopang umur TPA Burangkeng, Kecamatan Setu,” bebernya.

Volume sampah sebanyak ini cukup disediakan satu atau dua unit mesin pencacah sampah kapasitas 100-120 ton/hari, mesin pengayak sampah, mesin pencacah plastik, dan satu unit tungku pembakar. Sisa-sisa sampah dibakar dan sisa abu dijadikan bahan bangunan (waste to material) berupa batu bata, paving-block, loster.

“Semestinya sampah yang datang diolah setiap hari supaya tidak menumpuk dan mencemari lingkungan. Proyek pengolahan sampah CBL ini jika berjalan akan memberi kontribusi nyata terhadap Program Citarum Harum,” imbuhnya.

Sampai saat ini, hanggar dan satu unit mesin pencacah plastik masih ada dan dimanfaatkan kegiatan memilah dan mencacah sampah plastik. Namun, mesin pencacah sampah organik untuk membuat kompos sudah rusak.

Anton, Ketua RW 22 Desa Sumberjaya menambahkan, proyek penghijauan di sekitar TPA CBL tidak berjalan. “Kami minta agar dilaksanakan penghijauan di sepanjang Kali CBL, juga ada penataan Kali CBL agar tanah-tanah di bibir kali agar tidak longsor,” ungkapnya.

Sekretaris KSM Nur Hikmah, Anggi, menambahkan program pengelolaan sampah mengikuti ajakan pemerintah Kabupaten Bekasi.

Awalnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi menjanjikan setiap tahun akan memberikan anggaran untuk pengelolaan sampah. Tapi sampai sekarang tidak pernah diberikan anggaran.

“Kita dan warga di sini dalam menjalankan program 3R sepertinya ditelantarkan. Janjinya, tidak pernah ditepati,” keluhnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kota Bogor Bentuk 68 Posko Monitoring Covid-19 Tingkat Kelurahan

Pemkot Bogor, Polresta Bogor, Kodim 0606 merapikan kekuatan di bawah dengan membuat posko-posko di wilayah.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

PPKM Mikro, MRT Jakarta Sesuaikan Jam Operasional

Jam operasional MRT Jakarta di masa PPKM Mikro pukul 5.00-22.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Polisi Tangkap Model Majalah Dewasa Terkait Narkoba

Hasil penggeladahan, penyidik menemukan barang bukti dua plastik klip diduga berisi sabu.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Satpam Perumahan Tangkap Pencuri Sepeda Lipat

Ilham Jordiansyah harus berurusan dengan anggota Polsek Bantargebang, Polrestro Bekasi Kota.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Ini, 4 Harapan Anies dari Penerapan PPKM Mikro di Jakarta

Dengan langkah tersebut, maka yang bersangkutan tidak berpotensi menularkan kepada lingkungan sekitarnya.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Penusuk Plt Kadis Pariwisata DKI Ditangkap

Polisi telah menangkap satu pelaku penusukan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Limbah APD di Bogor dari Hotel Isolasi Pasien Covid-19 di Tangerang

Modus pelaku yakni mencampur limbah medis B3 Covid-19 dengan sampah infeksius.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Selain Plt Kepala Dinas Pariwisata DKI, Pelaku Juga Menusuk Satpam

Satpam tersebut terkena tusukan saat hendak menangkap pelaku.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Peluang Kuliner Mi Makin Menjanjikan di Tengah Pandemi

Bisnis kuliner mi pada masa pandemi Covid-19 ini justru mengalami pertumbuhan yang menjanjikan.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Pembuangan Limbah Medis APD di Bogor, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Polres Bogor berhasil mengungkap kasus pembuang limbah medis alat pelindung diri (APD) Covid-19. Dalam kasus ini, dua orang ditetapkan tersangka.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS