Selidiki Kasus Selebgram Helena Lim, Ombudsman Segera Minta Keterangan Anak Buah Anies
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Selidiki Kasus Selebgram Helena Lim, Ombudsman Segera Minta Keterangan Anak Buah Anies

Kamis, 11 Februari 2021 | 11:57 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jakarta Raya (Ombudsman Jakarta Raya) menyayangkan lolosnya selebram Helena Lim dan koleganya mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di Puskemas Kebon Jeruk, Jakarta. Helena Lim divaksin dengan modal surat keterangan sebagai mitra salah satu Apotik di Jakarta.

“Ada potensi bahwa ini merupakan fenomena puncak gunung es terkait buruknya database nakes dan alur distribusi vaksin bagi nakes yang berhak mendapatkan vaksinasi tahap awal di Jakarta,” ujar Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya, Teguh P Nugroho kepada Beritasatu.com, Kamis (11/2/2021).

Teguh mengatakan, sesuai dengan kewenangan yang dimiliki Ombudsman dalam melakukan pengawasan pelayanan publik di wilayahnya, pihaknya akan meminta keterangan kepada anak buah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yakni Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terkait peristiwa tersebut. Permintaan ini, kata dia, tanpa harus menunggu laporan dari masyarakat, namun melalui mekanisme pemeriksaan atas prakarsa sendiri (own motion investigation).

“Pemeriksaan tersebut bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, namun lebih ditujukan pada upaya perbaikan yang perlu
dilakukan jika ada celah dalam database dan mekanisme distribusi vaksin sesuai dengan ketentuan,” tandas dia.

Ombudsman Jakarta Raya, tutur dia, menganggap hal ini penting dilakukan sebagai bagian evaluasi yang harus dilakukan Dinkes dan Gugus Tugas Covid-19 Jakarta. Menurut dia, lolosnya Helena Lim menunjukkan adanya persoalan tata kelola data vaksinasi Covid-19.

“Kebocoran ini juga dapat kita lihat sebagai blessing in disguised terhadap tata kelola vaksinasi di Jakarta karena di tahap pertama yang jumlahnya kecil yaitu hanya untuk nakes dan frontliner pelayanan, kebocoran itu sudah muncul dan upaya perbaikan bisa segera dilakukan,” terang Teguh.

Sebagaimana disampaikan Pemprov DKI sebelumnya, penerima vaksin tahap pertama di Jakarta adalah adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran dan bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dengan jumlah 119.145 orang.

“Hal ini sudah sesuai dengan PMK No. 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pasal 8 ayat (4),” ujar Teguh

Pemprov DKI Jakarta juga mengklaim sudah memiliki sistem verifikasi bertahap di mana penerima vaksin akan menerima SMS dari ID Peduli Covid, dilanjutkan dengan melakukan regsitrasi ulang secara online atau offline kepada Bhabinkamtibmas yang didampingi RT/RW serta petugas kesehatan kecamatan. Penerima selanjutnya memilih tempat vaksinasi, kemudian Sistem Informasi Satu Data Covid akan mengirimkan tiket elektronik.

By system, seharusnya sulit bagi yang tidak berhak untuk memperoleh vaksin. Terlebih lagi, sesuai dengan PMK tersebut, vaksinasi merupakan sistem secara keseluruhan dari proses perencanaan sampai ke tahap pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 5. Artinya, sejak dari awal, vaksin yang akan diberikan sudah dipastikan ditujukan kepada penerima yang diajukan dalam tahap perencanaan," jelas dia.

Menurut Teguh, dengan pengalaman tata kelola program imunisasi yang telah berjalan puluhan tahun, kebocoran penerima manfaat vaksin ini sendiri sebetulnya cukup mengherankan. Dia pun mempertanyakan petugas puskesmas yang begitu mudah memberikan persetujuan vaksinasi kepada Helena Lim.

"Apakah sistem yang disiapkan Pemprov DKI gagal menampilkan nama penerima by name by address yang boleh divaksin di puskesmas," tegas dia.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan rencana pemanggilan terhadap Dinkes DKI akan dilakukan secara daring dalam waktu dekat.

“Kami tentunya berharap kebocoran tersebut bukan kesalahan sistemik, namun jika memang kelemahannya sistemik kami akan segera memberikan saran dan tindakan korektif bagi perbaikan pelayanan vaksinasi,” pungkas Teguh.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dinkes Kota Tangerang Sudah Vaksin Tenaga Kesehatan yang Berusia Lanjut

Dinkes Kota Tangerang mulai Senin (8/2/2021) menjalankan proses vaksinasi kepada para nakes yang berusia lanjut atau di atas 59 tahun.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Ini Jawaban Pemkot Tangerang Terkait Limbah APD yang Dibuang di Bogor

Wali Kota Tangerang itu mendukung langkah dan upaya pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

MEGAPOLITAN | 11 Februari 2021

Cegah Lonjakan Covid-19 Pascalibur Panjang Imlek, Anies: Hindari Bepergian ke Luar Kota

Anies menjelaskan alasan dirinya melarang warga bepergian pada waktu liburan.

MEGAPOLITAN | 11 Februari 2021

Polisi Bakal Periksa Selebgram Terima Vaksin Covid-19

Penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada pelanggaran pidana atau tidak dalam perkara ini.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Petugas Cabut Pentil Ban 211 Kendaraan Parkir Liar di Depan Kalibata City

Petugas melakukan penertiban parkir liar, di depan Kalibata City, Pancoran. Sebanyak 211 sepeda motor yang parkir liar dicabut pentil bannya.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Tembus 10.000

Bahkan, Rabu (10/2/2021) ini, Kota Bogor yang masih berstatus zona merah kembali terjadi penambahan yang cukup tinggi, yakni 165 orang.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

50% RW di Kota Bogor Masuk Kategori Risiko Tinggi Covid-19

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, saat ini tercatat ada 401 RW yang terdapat kasus positif dari total 797 RW se-Kota Bogor atau 50,32%.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Video Penusukan Plt Kadis Pariwisata DKI Jakarta Beredar di Medsos

Dalam video yang didominasi warna merah muda tersebut memperlihatkan detik-detik sebelum penusukan terjadi.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Imlek, Ratusan Polantas Disiagakan Atur Lalu Lintas

Para petugas juga dilengkapi jas hujan untuk mengantisipasi turunnya hujan supaya tugas pengamanan dan pengaturan lalu lintas dapat terlaksana dengan baik.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021

Disparekraf Bantah Penusukan Plt Kadis Terkait Penutupan Griya Pijat

Pelaku telah mempersiapkan aksinya dengan senjata tajam berupa pisau yang disimpan dalam tasnya.

MEGAPOLITAN | 10 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS