Tradisi Imlek, dari Menghiasi Rumah hingga Membawa Angpau
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tradisi Imlek, dari Menghiasi Rumah hingga Membawa Angpau

Jumat, 12 Februari 2021 | 12:45 WIB
Oleh : Vento Saudale / JEM

Bogor, Beritasatu.com – Tahun Baru Cina atau Imlek mulai dirayakan di hari pertama bulan pertama kalender Tionghoa, dan berakhir dengan Cap Go Meh dua pekan setelahnya. Pada perayaan Tahun Baru Imlek 2021 ini, masyarakat Tionghoa menyebutnya sebagai Tahun Kerbau Logam.

Mendahului perayaan Imlek, ada tradisi yang selalu dilakukan masyarakat Tionghoa. Tradisi itu yakni jelang Imlek, masyarakat Tionghoa akan membersihkan dan menghiasi rumahnya hingga melunasi hutang-hutangnya.

"Tradisi membersihkan rumah, mengandung makna rumah akan bersih dari keburukan dan siap menerima keberuntungan di tahun baru," kata Kusumah, pengurus Wihara Dhanagun, Kota Bogor, saat ditemui Beritasatu.com, Jumat (12/2/2021).

Kusumah yang biasa disapa Ayung bercerita, pada hari pertama Sin Nien atau Tahun Baru, mereka melakukan sembahyang pada leluhur, dan tak lupa menyajikan makanan, minuman, dan buah di altar.

“Yang tak punya altar di rumah pergi ke kelenteng terdekat untuk sembahyang, mengucapkan terima kasih atas lindungan Thien (Tuhan) sepanjang tahun,” kata Ayung.

Setelah itu mereka memberikan hormat kepada orang tua, saling mengunjungi sanak keluarga dan kerabat dekat.

Banyak pantangan yang tak boleh dilakukan pada hari tersebut. Menyapu dan membuang sampah konon akan mengusir rezeki ke luar dari rumah.

Mereka juga tak boleh memecahkan piring. Jika tak sengaja memecahkannya, mereka harus cepat-cepat mengucapkan sue sue phing an, yang artinya setiap tahun tetap selamat.

Hari kedua, lanjut Ayung, adalah saat hue niang cia atau pulang ke rumah ibu. Perempuan yang sudah menikah membawa Teng Lu yang merupakan bingkisan atau angpau untuk ibu dan adik-adiknya. Secara tradisi, angpau juga diberikan kepada anak-anak dan orang tua.

“Pada hari ketiga, mereka lebih banyak tinggal di rumah, tanpa melakukan banyak perjalanan dan aktivitas,” ujar Ayung.

Layaknya tradisi Lebaran, masyarakat Tionghoa mengenakan pakaian baru, biasanya berwarna merah atau warna terang lainnya. Warga Tionghoa percaya pentingnya penampilan dan sikap baru yang optimistis menghadapi masa depan.

Segala tradisi dalam perayaan Imlek sarat makna. Hidangan yang disajikan pada perayaan Imlek biasanya terdiri atas 12 macam masakan dan 12 macam kue. Ini melambangkan 12 macam shio.

Mie menjadi makanan wajib karena simbol panjang umur. Selain itu, lapis legit dan ikan bandeng yang melambangkan rezeki. Ada juga beragam kue, dari lapis hingga kue keranjang, dengan rasa yang lebih manis dari biasanya. Berharap kehidupan yang lebih manis di tahun mendatang.

“Sementara bubur, pantang dimakan saat Imlek karena melambangkan kemiskinan. Makanan yang rasanya pahit seperti pare juga dihindari karena melambangkan kepahitan hidup,” tambah Ayung.

Buah-buahan wajib selama Imlek adalah pisang raja atau pisang mas, jeruk kuning, delima hingga tebu yang melambangkan kemakmuran dan rezeki berlimpah.

Buah berduri seperti salak atau durian harus dihindari. Nanas menjadi perkecualian karena namanya Wang Li dengan pengucapan mirip dengan kata Wang yang artinya berjaya. Nanas juga dilambangkan sebagai mahkota raja.

Kata Ayung, semua hal yang mewarnai Imlek pada dasarnya bermakna satu. Membuang segala keburukan di tahun lalu dan berharap tahun baru yang lebih baik.

Sama seperti musim semi, saat bunga-bunga mulai bermekaran, tanaman mulai bertunas, dan matahari muncul dengan kehangatan sinarnya. Musim semi adalah musim harapan, di mana segala sesuatu yang lama digantikan yang baru. Demikianlah juga Imlek, membawa harapan baru, kehidupan baru yang lebih baik.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Libur Imlek, Pemkot Bogor Siapkan Sanksi untuk ASN yang ke Luar Kota

ASN harus memberikan contoh kepada masyarakat untuk tetap di rumah.Tujuannya untuk menurunkan tingkat risiko penularan Covid-19

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2021

Libur Imlek, Wisatawan ke Puncak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

Itu dilakukan untuk meminimalisir adanya wisatawan atau masyarakat luar yang lolos masuk wilayah Kabupaten Bogor, tanpa surat rapid antigen

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2021

Cuaca Imlek di Bogor, Pagi Cerah dan Jumat Sore Hujan

Peringatan dini: Waspada potensi hujan sedang hingga lebat bersifat lokal disertai angin kencang.

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2021

Tahun Baru Imlek, Umat yang Sembayang di Wihara Dhanagun Bogor Turun 70 Persen

"Kemarin malam, hanya ada dua hingga tiga saja yang berdoa" kata Ayung.

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2021

Denda Rp 50.000 bagi Pelanggar Ganjil Genap Kota Bogor

Denda berupa uang dan juga sanksi sosial bagi warga yang melanggar.

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2021

Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap Hingga Minggu

Bagi pengendara yang melanggar, petugas akan memutarbalikan arah kendaraan dan langsung dilakukan penindakan.

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2021

Sepanjang 2020, Pemprov DKI Beri Pelatihan Kerja untuk 3.500 Orang

Berdasarkan data yang dirilis oleh BPS Provinsi DKI Jakarta, jumlah pengangguran di Ibu Kota per Agustus 2020 sebanyak 572.780 orang (10,95%).

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2021

Cuaca Sebagian Jakarta Hari Ini Berawan dan Hujan Sedang

Wilayah penyangga Ibukota, yaitu Bekasi, Depok, dan Kota Bogor, Jawa Barat yang diprediksi hujan pada siang hingga malam nanti.

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2021

Kota Bekasi Ubah Perda Sampah Agar Selaras dengan Perpres

Kota Bekasi mengubah Perda tentang Sampah agar seirama dengan Perpres tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik.

MEGAPOLITAN | 11 Februari 2021

Vaksinasi Selebgram, Wagub DKI Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Nanti akan diketahui siapa yang bersalah setelah penyelidikan dan penyidikan pihak kepolisian.

MEGAPOLITAN | 11 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS