Nus Kei dan Kelompoknya Mengaku Jadi Target Pembunuhan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Nus Kei dan Kelompoknya Mengaku Jadi Target Pembunuhan

Rabu, 24 Februari 2021 | 22:04 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Nus Kei dan kelompoknya mengaku menjadi target operasi pembunuhan. Hal itu terungkap dalam dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (24/2/2021).

Persidangan ini beragenda pemeriksaan saksi kasus penganiayaan dan pembunuhan oleh terdakwa John Kei dan anak buahnya.

Perihal target operasi pembunuhan itu terkuak saat Ketua Hakim Hakim Yulisar menanyakan apakah ada ancaman kepada Nus Kei dan kelompoknya.

“Ancamannya yang penghianat harus dibunuh. Yang dimaksud, saya tidak tahu, karena itu buat Bung Nus,” ujar anak buah Nus Kei, Angkie.

Angkie menerangkan, sebelumnya mendapat informasi dari rekannya ada nama-nama target operasi pembunuhan, termasuk di dalamnya ada namanya. “Nama-nama kami ada yang siap untuk dibunuh, tetapi orang yang bunuh tidak tahu,” kata dia.

Informasi
Dia menyebutkan tidak secara langsung mendapatkan informasi tersebut dari John Kei maupun kelompoknya. Dia juga mengatakan tidak punya masalah apa pun dengan John Kei dan kelompoknya.

Nus Kei mengatakan, pada Sabtu (20/6/2020) mendapat telepon dari anak buahnya yang mengatakan dia berada dalam bahaya karena namanya masuk dalam target pembunuhan.

“Telepon saya, dia bilang 'jangan pergi, tinggal di rumah, karena nama kamu sudah ditulis di papan white board, brader. Namanya di nomor satu,” ujar dia.

Nus Kei tidak tahu persis berapa banyak orang yang masuk dalam daftar itu. Namun, katanya, ada belasan orang dari anak buahnya di dalam daftar itu.

Selain itu, Nus Kei juga pernah merasa mendapat ancaman saat pamannya itu telah bebas dari Lapas Nusakambangan. Dia didatangi oleh para pengacara John Kei dan sempat merasa diintai.

Membantah
Nus Kei tetap pada keterangannya, tetapi John Kei dan anggotanya membantah kesaksian tersebut secara virtual dari Rutan Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, John Kei dan 29 anak buahnya ditangkap lantaran diduga terlibat pengeroyokan dengan senjata tajam yang berujung tewasnya Yustus Corwing Rahakbau (46) dan seorang pria berinisial ME alias A menderita luka berat pada Minggu (21/6/2020) siang.

Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa terdakwa kasus pembunuhan dan penganiayaan, John Kei, dengan lima pasal berlapis di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Pasal dakwaan tersebut meliputi pembunuhan berencana, pengeroyokan hingga adanya korban meninggal serta kepemilikan senjata api dan senjata tajam. Dakwaan disiapkan oleh jaksa dengan Ketua JPU R Bagus Wisnu.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Warga Terdampak Banjir Butuh Pasokan Air Bersih

Warga terdampak banjir di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, masih membutuhkan pasokan air bersih.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Kota Bogor Fokus Vaksinasi Tahap Dua Pekan Depan

Vaksinasi tahap pertama di Kota Bogor sudah 85% atau sudah digunakan 14.351 vial.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Jokowi Minta Perbaikan Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rampung 2 Hari

Sebanyak 30 warga yang rumahnya rusak karena terjangan arus deras Sungai Citarum akan segera diperbaiki oleh pemerintah dalam waktu secepatnya.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Perbaikan Tanggul, Menpupera: Semua Bahan Siap di Lapangan

Basuki Hadimuljono memastikan bahwa, semua bahan yang dibutuhkan untuk perbaikan tanggul sudah siap di lapangan.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Normalisasi Sungai, DKI Siap Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Pembebasan Lahan

Terkait program normalisasi sungai ini, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah-daerah sekitar Jakarta.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Samsat Kota Bekasi Masih Berlakukan Protokol Kesehatan Ketat

Kantor Samsat berpotensi menjadi tempat pemaparan Covid-19 jika penerapan protokol kesehatan tidak dijalankan dengan baik.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Polantas Tangkap Pria Bawa Paket Sabu di Jalan Layang Pesing

Pelaku berteriak-teriak dan tampak mencurigakan ketika Polantas melakukan penilangan kepadanya karena melakukan pelanggaran.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Kadis SDA Dimutasi, Wagub DKI Bantah karena Banjir

Menurut Wagub, rotasi tersebut merupakan hal yang rumah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Rumah Warisan Diduga Dicaplok Mafia Tanah, Korban Lapor ke Polisi

Selain kerugian harta benda, dia juga kehilangan suaminya.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Sudah Divaksin, Belasan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Tangsel Terpapar Covid-19

Pelayanan persalinan dialihkan ke puskesmas terdekat, yakni ke Puskesmas Sawah Baru.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS