Wagub DKI: 1,8 Juta Sumur Resapan Tidak Bisa Dikerjakan dalam Satu Periode
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Wagub DKI: 1,8 Juta Sumur Resapan Tidak Bisa Dikerjakan dalam Satu Periode

Kamis, 25 Februari 2021 | 07:56 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan bahwa Jakarta membutuhkan 1,8 juta sumur resapan. Namun, menurut Ariza, 1,8 juta sumur resapan tersebut tidak bisa selesai dikerjakan dalam waktu 5 tahun atau satu periode jabatan gubernur.

"Perlu kami jelaskan kembali, yang dimaksud Pak Gubernur (Anies Baswedan) 1,8 juta itu kebutuhan Jakarta, bukan harus dipenuhi dalam 5 tahun atau dalam 1 tahun. Tidak mungkin, itu kebutuhan Jakarta sejauh ini," ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Ariza menyamakan membangun sumur resapan sama dengan membangun MRT. Dia mencontohkan MRT membutuhkan panjang 230 kilometer di Jakarta. Angka tersebut, kata dia, merupakan kebutuhan MRT, bukan angka yang menjadi target satu tahun atau 5 tahun.

"Jadi kita ini punya perencanaan jangka panjang. Dalam jangka panjang, kebutuhan sumur resapan itu 1,8 juta, kebutuhan MRT umpamanya 230 km, apa mungkin satu periode? Tidak mungkin. Mungkin dua, tiga, empat periode ke depan. Memang ini membutuhkan waktu," ungkap dia.

Selain itu, Ariza mengatakan 1,8 juta sumur resapan tersebut tidak bisa dikerjakan oleh Pemprov semata-mata. Menurut dia, pihak swasta juga perlu bertanggung jawab untuk membangun sumur resapan misalnya developer, pemilik gedung, pemilik apartemen, perkantoran dan industri.

"Kemudian juga harus dapat dukungan dari pihak warga. Setiap warga nanti kita minta juga membangun sumur resapan di rumah masing-masing. Terlebih di daerah yang berpotensi banjir. Baru yang ketiga itu menjadi kewajiban kami, baik Pemprov, maupun BUMD untuk bangun sumur resapan," pungkas Ariza.

Ariza mengatakan hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta sudah membuat 3.964 sumur resapan di sejumlah tempat, seperti di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA), gedung pemda, sekolah, taman kota, dan masjid.

Pernyataan Ariza sedikit berbeda dengan apa yang menjadi target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, yakni 1,8 juta titik sumur resapan. Pembuatan sumur resapan ini menjadi salah satu program pengendalian banjir Jakarta. Pengerjaan sumur dimulai 2020 hingga 2022, memiliki target 60 titik sumur resapan tiap satu rukun tetangga (RT).

Perinciannya, 82.020 sumur resapan dari 1.367 RT di Jakarta Pusat, 364.620 sumur resapan dari 6.077 RT di Jakarta Selatan, 311.940 sumur resapan dari 5.199 RT di Jakarta Barat, dan 428.160 sumur resapan dari 7.136 RT di Jakarta Timur. Sementara itu, untuk sumur resapan tak akan dibangun di Jakarta Utara.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin Selesai Bulan Depan

Pemprov DKI menargetkan pembangunan jalur sepeda permanen sepanjang 11,2 km senilai Rp 30 miliar itu selesai pada Maret 2021.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Ketua DPRD DKI Ungkap Potensi Sabotase di Proyek MRT

Ketua DPRD DKI Jakarta menyoroti lemahnya pengawasan keamanan di lingkungan PT MRT Jakarta sehingga rawan disusupi orang atau pihak tak bertanggung jawab.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Pemkab Bogor Terima 7.730 Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

Untuk yang pertama datang dalam kemasan single dus tetapi yang sekarang multidus.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Soal Banjir, Wagub Riza Patria: Daerah Lain Selesainya Berminggu-minggu

Menurut Ariza, perlu jujur dengan fakta dan data terkait dampak banjir yang selama ini mengalami penurunan secara signifikan.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Siaran Langsung Instagram Anak Nus Kei Pemicu Pertikaian

Video di Instagram anaknya memiliki konten beragam, termasuk konten hiburan hingga analisis.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Nus Kei Beberkan Penyerangan terhadap Anak Buah hingga Perusakan Rumah

Nus Kei tak melihat keberadaan Angkie, yang berhasil meloloskan diri dari penyerangan itu meski dengan luka cukup parah.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Nus Kei dan Kelompoknya Mengaku Jadi Target Pembunuhan

Dia juga mengatakan tidak punya masalah apa pun dengan John Kei dan kelompoknya.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Warga Terdampak Banjir Butuh Pasokan Air Bersih

Warga terdampak banjir di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, masih membutuhkan pasokan air bersih.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Kota Bogor Fokus Vaksinasi Tahap Dua Pekan Depan

Vaksinasi tahap pertama di Kota Bogor sudah 85% atau sudah digunakan 14.351 vial.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021

Jokowi Minta Perbaikan Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rampung 2 Hari

Sebanyak 30 warga yang rumahnya rusak karena terjangan arus deras Sungai Citarum akan segera diperbaiki oleh pemerintah dalam waktu secepatnya.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS