Normalisasi Sungai di Jakarta Harus Dilakukan Serentak
Logo BeritaSatu

Normalisasi Sungai di Jakarta Harus Dilakukan Serentak

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:31 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com – Salah satu solusi mengatasi banjir di Ibu Kota Jakarta yang dianggap paling ampuh saat ini adalah melakukan normalisasi sungai dan kali. Namun, normalisasi itu harus dilakukan serentak di seluruh sungai di Jakarta,

Agar program normalisasi itu berhasil, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus berani melakukan relokasi warga, terutama yang tinggal di bantaran sungai. “Yang harus dilakukan sekarang adalah merelokasi warga di bantaran sungai. Pemprov DKI punya banyak ahli dalam pengendalian dan pengelolaan banjir, tetapi yang penting adalah eksekusinya,” ujar pakar sumber daya air dari Universitas Indonesia (UI) Toha Saleh di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Menurut dosen Fakultas Teknik UI itu, dirinya pernah bertukar pikiran dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil soal banjir di Jakarta. Dari obrolan itu, ujarnya, bisa disimpulkan perlunya keberanian dari Pemprov DKI untuk merelokasi warga.

Menurut Toha, warga yang memiliki KTP DKI Jakarta yang terkena program relokasi selayaknya mendapatkan kompensasi. Sementara, warga yang tidak memiliki KTP Jakarta sebaiknya tidak perlu mendapatkan kompensasi.

“Bentuk kompensasi itu bermacam-macam. Misalnya, memberikan hunian yang layak berupa rusunami atau rusunawa di sekitar Jakarta, seperti yang pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya. Yang selama ini terjadi, warga yang direlokasi mengeluh karena di tempat baru tak memiliki pekerjaan,” jelasnya.

Toha mengatakan, selain melebarkan kali sekaligus merelokasi warga, Pemprov DKI juga harus melanjutkan proyek sodetan yang sekarang ini terbengkalai. “Kalau mau, pelebaran sungai dikerjakan bersamaan dengan meneruskan sodetan yang terbengkalai. Kalau sodetan dibiarkan, maka akan terus terjadi masalah,” tuturnya.

Menurut Toha, nasib pembangunan sodetan Kali Ciliwung di Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, yang menuju ke Kanal Banjir Timur (KBT) masih belum pasti. Meski Pemprov DKI dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) pada 2019 sudah mencabut kasasi mereka terhadap warga, proyek belum dapat berjalan karena sejumlah warga belum setuju dengan nominal ganti rugi atas rumah mereka yang teedampak proyek.

“Kalau mau, pelebaran sungai harus dikerjakan bersamaan dengan meneruskan sodetan yang terbengkalai. Kalau sodetan dibiarkan, maka masalah di Ibu Kota akan terus terjadi,” ujarnya.

Toha memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk keperluan pelebaran sungai sekaligus merelokasi warga bantaran kali yang terdampak sekitar Rp 10 triliun. “Memang tidak mudah untuk membujuk warga bantaran kali yang terdampak untuk pindah, karena mereka sudah pintar. Mereka tahu harga pasaran tanah dan sebainya,” ujar Toha.

Dia juga mengusulkan, untuk mencegah banjir yang sering terjadi di sekitar lingkungan perumahan atau kompleks, maka pengembang atau developer harus diwajibkan untuk menata kawasan sekitarnya. Artinya, pengembang seharusnya tidak sekadar menata hunian yang dibangun, tetapi juga lingkungan sekitarnya.

“Jangan hanya perumahan dan komplek saja yang dibuat konsep agar tak kebanjiran. Pengembang juga wajib menata kawasan, sehingga tidak merugikan warga yang tinggal di sekitar perumahan atau komplek tersebut,” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polres Bandara Ringkus Komplotan Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia

Berdasarkan informasi, mereka mendapatkan sabu-sabu tersebut dari Malaysia.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Bentrok Massa di Pancoran, Polisi: Tahan Diri Selesaikan dengan Kepala Dingin

Polisi minta massa yang bentrok bisa menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Bima Arya Klaim Kota Bogor Berhasil Kurangi Sampah 16% Satu Hari

Hal itu disampaikan Bima Arya dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) virtual tingkat Kota Bogor 2021.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

2 Jalur Kereta Api Terdampak Banjir Rampung Diperbaiki

Saat ini, ada 15 keberangkatan kereta dari Daop 1 Jakarta.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Tekan Angka Kelahiran, Kota Bekasi Gencar Sosialisasi Pelayanan KB

Pelayanan implant lama dan pelayanan implant pemasangan baru serta pelayanan IUD dilakukan oleh tenaga medis terlatih yang terhimpun Ikatan Dokter Indonesia.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Bantu Korban Banjir, SiCepat Salurkan Donasi ke BPBD Kabupaten Bekasi

SiCepat Ekspres dengan tanggap menyalurkan bantuan logistik yang diperuntukkan kepada korban banjir di Kabupaten Bekasi melalui Posko BPBD Kabupaten Bekasi.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Olah TKP, Tim Inafis Bawa 2 Kardus Barang Bukti dari RM Cafe

Tak hanya barang bukti, tim Inafis juga mengamankan dua sepeda motor yang kemungkinan milik korban dan pengunjung.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Polisi Bongkar Kasus Eksploitasi Seks 91 Anak di Bawah Umur

Uang hasil praktik prostitusi itu dipakai untuk sewa kamar hotel, dan joki atau muncikari.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Pemkab Tangerang Siapkan 25.155 Dosis Vaksin untuk Tahap 2

Sasaran vaksinasi tahap kedua untuk pekerja pelayanan publik di institusi kejaksaan, polri, TNI, dishub, satpol PP, DPMPTSP, bapenda, BPBD, dan dinas-dinas lain

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021

Anies Baswedan Raih Happiness Award dan Tokoh Pemberdayaan Rumah Zakat 2020

Anies terpilih bersama tokoh nasional lain berkat kontribusinya terhadap kontribusinya dalam penanganan pandemi di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 25 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS