Kasus Kafe RM, Wagub Ariza: Kafe Nakal Akan Diberi Sanksi Lebih Berat
Logo BeritaSatu

Kasus Kafe RM, Wagub Ariza: Kafe Nakal Akan Diberi Sanksi Lebih Berat

Jumat, 26 Februari 2021 | 19:43 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi yang lebih berat kepada kafe-kafe ‘nakal’ di Jakarta yang mensiasati ketentuan-ketentuan dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Menurut Ariza, kafe-kafe ‘nakal’ tidak bisa diberikan sanksi-sanksi yang biasa.

Salah satu contohnya, kata Ariza, kafe RM, di Cengkareng, Jakarta Barat, tempat terjadinya penembakan mati 3 orang oleh Bripda CS pada Kamis (25/2/2021) dini hari. Kafe RM telah menyiasati aturan PPKM mikro di mana kafe seharusnya sudah tutup pada Pukul 21.00 WIB. Namun, kafe RM baru ditutup pada Pukul 04.00 WIB.

“Kami mengakui ada kafe yang mencoba mensisasti (aturan PPKM mikro), yang nakal-nakal begini harus diberi sanksi. Kalau yang sudah memyisaisti, sanksinya harus lebih berat, enggak biasa-biasa lagi sanksinya,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Ariza tidak memberikan penjelasan lebih detail terkait maksud dari sanksi yang lebih berat. Namun, dia merujukan pada sanksi-sanksi yang sudah diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Dalam Pergub tersebut diatur sanksi yang diberikan secara bertahap mulai dari teguran tertulis, denda, pembubaran kegiatan, penutupan sementara, pembekuan sementara izin usaha dan pencabutan izin.

“Kan ada aturannya, mulai dari sanksi teguran sampai pencabutan izin, sanksinya ada tahapannya,” tandas Ariza.

Ariza kemudian menjelaskan cara kafe-kafe mengelabui aturan PPKM mikro. Tepat Pukul 21.00 WIB, kata dia, kafe-kafe tersebut ditutup ketika aparat melakukan razia. Namun, ketika jam 23.00 atau Pukul 00.00 WIB, mereka mulai bukan kembali kafe-nya dengan akses-akses masuk tidak seperti biasanya.

“Nanti kita beri sanksi yang lebih berat lagi, mensiasati berati punya niat yang tidak baik. Kami sudah perintahkan jajaran untuk melakuan pengecekan,” ungkap dia.

Ariza juga meminta partisipasi masyarakat untuk melaporkan kepada dirinya atau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Walikota, Satpol PP DKI Jakarta, polisi dan TNI jika menemukan ada kafe-kafe atau tempat usaha lain yang melanggar aturan PPKM mikro.

“Tentu kami memiliki keterbatasan aparat, untuk itu kami mohon dukungan dari masyarakat siapapun termausk teman-teman media, tinggal di-WA, di-SMS, mau langsung ke Pak Gubernur, Wagub, ke polisi, Walikota, Satpol PP, siapa saja bisa, ke publik juga boleh difoto, nanti kita akan tindak,” pungkas Ariza.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kapolda Metro: Berkat Kampung Tangguh, Jumlah Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19 Turun

Setelah dibentuknya Kampung Tangguh, jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami penurunan.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

Kapolresta Tangsel Janji Biayai Pendidikan Anak Anggota TNI Yang Ditembak Oknum Polisi

Polres Tangsel dan Polres Jakbar biayai pendidikan anak-anak anggota TNI yang ditembak mati oknum polisi.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

Wagub DKI: Helena Lim Bakal Divaksin Covid-19 Dosis Kedua demi Alasan Kesehatan

DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya bakal tetap memberikan vaksin dosis kedua bagi selebgram Helena Lim karena alasan kesehatan.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

PSI Gulirkan Hak Interpelasi soal Banjir Jakarta, Wagub Ariza: Gunakan Hak Legislatif Secara Bijak

Wagub DKI hormati langkah PSI DKI Jakarta yang menggulirkan penggunaan hak interpelasi terkait banjir DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

GeNose Mulai Dipakai di Pelabuhan Tanjung Priok

GeNose mulai diterapkan sebagai alat penyaringan Covid-19 bagi para calon penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (26/2/2021).

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

Serangan Jantung, Pria Tewas saat Joging di Seputar Kebun Raya Bogor

Pria bernama Andry (35), meninggal dunia saat joging di seputaran Kebun Raya Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, diduga karena serangan jantung.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

Rumah Eks Kapolda Metro Terbakar

Dikatakan Usman, luas area rumah yang terbakar sekitar 300 meter persegi, dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 1 miliar.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

Lompati Pagar, Oknum Polisi Ditangkap Saat Mencari Pacar

"Yang bersangkutan bukan pencuri. Yang bersangkutan lompat pagar mencari saudari F. F ini anaknya pemilik kos. Pelaku ini melompat ke pagar kos," ujar Singgih.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

Pamit Garap Tugas Sekolah, Gadis 18 Tahun Akhirnya Tewas

Penyidik Polresta Bogor Kota terus melakukan penyelidikan terkait mayat DP remaja 18 tahun yang ditemukan mayatnya di Jalan Raya Cilebut Bogor.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021

Kecelakaan Beruntun 3 Mobil di Tol Cawang, 1 Orang Terluka

Kecelakaan yang melibatkan mobil Jeep B 1435 TJS, minibus Navy B 1370 PRF, dan Jeep B 2053 STM itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Kamis (25/2/2021) malam.

MEGAPOLITAN | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS