Kadis Sumber Daya Air Pastikan Jakarta Siaga Banjir
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kadis Sumber Daya Air Pastikan Jakarta Siaga Banjir

Sabtu, 27 Februari 2021 | 21:52 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memilih Yusmada Faizal Samad sebagai kepala dinas (Kkadis) Sumber Daya Air (SDA) Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI. Yusmada menggantikan posisi Juaini Yusuf yang kini menjadi wakil wali kota Jakarta Utara.

Sebelumnya, Yusmada menjabat asisten sekretaris daerah bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Pemprov DKI. Anies memiliki harapan besar kepada Yusmada untuk memastikan DKI siaga serta mampu mengendalikan banjir. Yusmada mengaku siap mengemban amanat yang diberikan oleh Anies.

“(Pesan Anies) kita tetap siaga banjir. Langkah-langkahnya sudah disiapkan, menyiapkan instrumen, alat-alat, intinya semuanya,” kata Yusmada di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Yusmada memerinci sejumlah program yang akan dijalankan dalam rangka pengendalian banjir. Misalnya revitalisasi dan pembangunan polder pengendali banjir. Yusmada menargetkan pada 2021, membangun 10 polder baru.

“Kita mengendalikan air yang datang dari langit Jakarta ini, merevitalisasi polder-polder yang ada, membangun polder baru, akan ada 10 polder yang kita bangun,” ujar Yusmada.

Pada 2020, Pemprov DKI sudah merencanakan melakukan revitalisasi dan membangun polder baru berjumlah 47 polder. Dari jumlah tersebut, 31 polder sudah dibangun, 10 polder ditingkatkan kapasitas pompanya, dan menyisakan 6 polder. Namun, target membangun polder terkendala anggaran. Anggaran yang ada akhirnya dimanfaatkan untuk membeli pompa mobile.

Sistem polder yang sudah dilakukan revitalisasi atau rehabilitasi, antara lain Pompa Kali Betik dan Pompa Artha Gading (Kelapa Gading, Jakarta Utara), Pompa Pulomas (Pulo Gadung, Jakarta Timur), Pompa Marunda (Cakung-Cilincing, Jakarta Timur), Pompa Tipala (Makassar, Jakarta Timur), Pompa Adhyaksa (Cipayung, Jakarta Timur).

Kemudian, Pompa Muara Angke dan Pompa Teluk Gong (Penjaringan, Jakarta Utara), Pompa Mangga Dua (Pademangan, Jakarta Utara), serta Pompa Green Garden (Kembangan-Kedoya, Jakarta Barat).

Program lainnya, menurut Yusmada, pembangunan waduk-waduk besar. Misalnya seperti Waduk Brigif, Waduk Pondok Rangon dan Waduk Lebak Bulus. Ketiga waduk yang disebut Yusmada memang masuk dalam program prioritas pembangunan waduk pada 2020 hingga 2022. Target pada 2020 yakni pembebasan lahan.

Mulai tahun ini, dilakukan pembangunan fisik. Pembangunan fisik dan finishing ditargetkan selesai pada Maret 2022.

Juaini dalam rapat kerja dengan Komisi D DPRD DKI pada Senin, 22 Februari 2021, menyebut saat ini sedang proses lelang pembangunan fisik untuk tiga waduk tersebut ditambah Embung Wirajasa. Rencananya, kata Juaini, April atau Mei akan dimulai proses konstruksi.

Total keseluruhan pembangunan waduk dan embung tersebut seluas 26,18 hektare. Perinciannya, Waduk Brigif dengan luas 10,33 hektare, Waduk Pondok Rangon 11,55 hektare, Waduk Lebak Bulus 3,83 hektare, serta Embung Wirajasa 0,47 hektare.

Waduk-waduk ini diharapkan bisa memotong debit air saat banjir sehingga tidak meluap, seperti Waduk Pondok Rangon untuk memotong debit banjir 20% aliran kali Sunter, Waduk Brigif untuk memotong debit banjir 20% aliran kali Krukut dan Waduk Lebak Bulus untuk memotong debit banjir aliran kali Grogol.

Langkah berikutnya dari Yusmada yaitu pembangunan tanggul pengaman pantai atau NCICD. Panjang trace dari tanggul pengaman pantai ini adalah 46,212 km. Dari jumlah tersebut yang sudah dibangun sepanjang 12,664 km dan yang belum dibangun sepanjang 33,548 km.

Dari jumlah yang belum dibangun, sepanjang 11,080 km akan menjadi tugas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sepanjang 22,468 km menjadi tugas Pemprov DKI. Lokasi pembangunan yang dilakukan pemprov yakni Kamal Muara, Muara Angke, Sunda Kelapa, Tanjung Priok, dan Kali Blencong. Untuk Sunda Kelapa rencananya dengan KPBU.

Cegah dan Antisipasi
Menurut Yusmada, pembangunan tanggul pantai ini penting untuk mencegah dan mengantisipasi banjir rob atau banjir karena air laut pasang. Hal ini biasanya terjadi di wilayah pesisir atau tepi laut Jakarta. Kini, di samping karena pasangnya air laut, penurunan muka tanah di utara Jakarta juga mempengaruhi meningkatnya banjir rob.

Yusmada menyatakan upaya penanganan banjir lainnya yakni normalisasi dan naturalisasi sungai. Menurut Yusmada, normalisasi dan naturalisasi tidak perlu dibedakan satu sama lain. Keduanya justru bisa dipadukan dalam rangka meningkatkan kapasitas sungai untuk mengurangi banjir Jakarta.

“Sekali lagi, enggak ada lagi dikotomi antara naturalisasi dan normalisasi. Yang penting, saluran-saluran air itu kita dalam kapasitas yang cukup,” kata Yusmada.

Yusmada mengatakan, Pemprov DKI sudah menyiapkan anggaran Rp 1 triliun untuk melakukan naturalisasi dan normalisasi sungai, kali dan waduk di Jakarta. Sungai-sungai besar seperti Ciliwung, Pesanggrahan, Sunter, Angke dan Jati Kramat, kata Yusmada, Pemprov DKI berkerja sama dengan pemerintah pusat.

Kementerian PUPR bertugas mengerjakan konstruksi, sedangkan Pemprov DKI melakukan pengadaan atau pembebasan lahan.

“Untuk kali-kali besar, seperti Ciliwung dan segala macam, itu kan kewenangan penanganan konstruksinya di Kementerian PUPR. Pemprov itu adalah mendukung pembebasan atau penyediaan lahannya,” ungkap Yusmada.

Pada 2020, Pemprov DKI telah melakukan proses pengadaan tanah di Kali Ciliwung, Pesanggrahan, Sunter, dan Jatikramat senilai sekitar Rp 340 miliar. Sementara untuk Kali Angke, pengerjaannya dilakukan pada 2021.

Selain langkah-langkah yang sudah disebutkan, Yusmada mengaku akan meneruskan program-program pengendalian banjir lain, yakni pemeliharaan pompa air, sumur resapan, drainase, dan langkah-langkah lain yang sudah diatur dan ditetapkan,

Saat ini, pompa air berjumlah 487 unit pompa stastioner dan 175 unit pompa mobile. Sementara sumur resapan jumlahnya mencapai 3.964 sumur resapan di sejumlah tempat, seperti di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA), gedung pemerintah daerah, sekolah, taman kota, dan masjid.

Jumlah sumur resapan ini masih jauh dari jumlah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, yakni 1,8 juta titik sumur resapan. Pembuatan sumur resapan ini menjadi salah satu program pengendalian banjir Jakarta. Pengerjaan sumur dimulai 2020 hingga 2022, memiliki target 60 titik sumur resapan tiap satu rukun tetangga (RT).

Perinciannya, 82.020 sumur resapan dari 1.367 RT di Jakarta Pusat, 364.620 sumur resapan dari 6.077 RT di Jakarta Selatan, 311.940 sumur resapan dari 5.199 RT di Jakarta Barat, dan 428.160 sumur resapan dari 7.136 RT di Jakarta Timur. Sementara itu, untuk sumur resapan tak akan dibangun di Jakarta Utara.

Secara implisit langkah-langkah yang akan diambil Yusmada, memberikan solusi terhadap 3 penyebab utama banjir di Jakarta. Penyebab pertama, adalah hujan lokal dengan curah hujan lebat hingga ekstrem seperti pada Sabtu, 20 Februari 2021. Penyebab ini bisa diatasi dengan revitalisasi dan pembangunan polder baru, sumur resapan dan pompa air serta peningkatan kapasitas kali, waduk, embung, dan saluran penghubung.

Penyebab kedua, banjir kiriman dari hulu dengan pembuatan waduk-waduk besar, normalisasi dan naturalisasi serta peningkatan kapasitas kali, waduk, dan embung yang ada. Penyebab ketiga adalah banjir rob dengan pembuatan tanggul pengaman pantai.

Pesan Anies Baswedan
Anies melantik Yusmada bersama 12 pejabat lainnya pada Selasa, 23 Februari 2021 lalu di Balai Kota DKI. Dalam sambutannya, Anies memberikan pesan khusus kepada Yusmada untuk segera mengorganisir kekuatan dalam rangka mengendalikan banjir di Jakarta.

“Kita sama-sama menghadapi musim hujan, khusus kepada kepala dinas SDA yang telah ada pengalaman, jika sudah mendapatkan amanat, untuk segera mengorganisir kekuatan kita dalam menanggulangi musim penghujan. Segera pastikan pengelolaan kita di sana berjalan dengan sebaik-baiknya,” tutur Anies.

Anies tentunya mempunyai harapan besar agar Yusmada bisa mengeksekusi program-program yang sudah ada sehingga pengendalian banjir di masa mendatang bisa lebih baik.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, total anggaran yang akan dikelola oleh Dinas SDA DKI Tahun 2021 senilai Rp 4 triliun lebih dengan perincian Rp 1 triliun lebih berasal dari APBD dan Rp 3 triliun lebih berasal dari program PEN.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sejumlah Penumpang dan PO Bus Keberatan Wacana Pemberlakuan Wajib Tes PCR

Sejumlah penumpang dan pengurus perusahaan otobus yang beroperasi di Terminal Poris Plawad Tangerang keberatan dengan wacana penerapan tes PCR.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

DPRD DKI Minta Transjakarta Cek Kesehatan Sopir Sebelum Bertugas

DPRD DKI Jakarta mendorong pihak Transjakarta untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin kepada para sopir bus sebelum bertugas atau mengemudi.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Hujan di Bogor Seharian, Kondisi Bendung Katulampa Masih Normal

Tinggi muka air (TMA) Ciliwung di Bendung Katulampa masih dalam posisi normal 10 centimeter (cm).

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Transjakarta Beberkan Kronologi, Penanganan Korban dan Mitigasi Usai Tabrakan Maut Antarbus

PT Transjakarta membeberkan kronologis, langkah penanganan terhadap korban tabrakan dan mitigasi agar tabrakan antarbus tidak terulang.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

5.392 Anak di Kota Bogor Alami Stunting

Sebanyak 5.392 dari 84.729 balita di Kota Bogor berada dalam kondisi gagal tumbuh atau stunting

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Pemkab Tangerang Prihatin Terkait Penyegelan SDN Kiara Payung

Pemkab Tangerang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang prihatin dengan kasus penyegelan terhadap SDN Kiara Payung.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Baru Hari Pertama Masuk Kerja, Dadan Jadi Korban Meninggal Tabrakan Transjakarta

Subuh itu, Dadan berangkat dari rumah sangat bersemangat karena hari pertama masuk kerja setelah sekian lama, tak memiliki pekerjaan tetap.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021


Transjakarta Pastikan Bus Terlibat Tabrakan Maut Laik Beroperasi

Bus Transjakarta dengan nomor lambung BMP-240 (Bianglala Metrpolitan-240) juga telah mendapatkan perawatan rutin.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Pasien Bertambah, Tempat Tidur di Wisma Atlet Hanya Terpakai 193 Orang

Jumlah tempat tidur di Wisma Atlet yang terpakai hanya 2,44% dari kapasitas 7.894 tempat tidur.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Upah Minimum


# Anies Baswedan


# Timnas U-23


# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta



TERKINI
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

NASIONAL | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings