Penembakan RM Cafe, Pengamat: Polri Harus Transparan Beri Sanksi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penembakan RM Cafe, Pengamat: Polri Harus Transparan Beri Sanksi

Minggu, 28 Februari 2021 | 18:32 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto, menyayangkan insiden penembakan yang dilakukan oknum anggota Polri Brigadir CS hingga mengakibatkan tiga orang tewas dan satu terluka, di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat. Polri harus transparan dalam memberikan sanksi kepada pelaku, termasuk pimpinannya.

"Memang perlu ada evaluasi secara menyeluruh terutama memberikan sanksi bukan hanya kepada pelaku. Kalau pelaku jelas sanksinya adalah pencopotan karena sudah menghilangkan nyawa, pemecatan secara tidak hormat dan hukuman pidana yang nanti diserahkan ke pengadilan, itu untuk pelakunya. Tapi secara kelembagaan kepala satuan terdekat itu juga harus diberikan sanksi meskipun ini nanti sanksi etis," ujar Bambang kepada Beritasatu.com, Minggu (28/2/2021).

Dikatakan Bambang, dalam memberikan sanksi Polri harus terbuka dan transparan agar mengembalikan kepercayaan publik.

"Kepolisian harus membuka diri, harus transparan dalam memberikan sanksi itu sehingga bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri. Karena bila tidak dibuka secara transparan, pimpinannya tidak diberikan sanksi, ke depan ini akan terulang-terulang lagi. Karena saya melihat kejadian ini bukan yang pertama kali, tapi sudah sering kali terjadi," ungkapnya.

Di sisi lain, Bambang menilai, pihak TNI juga perlu melakukan evaluasi. "TNI pun juga harus mengevaluasi anak buahnya, bagaimana seorang anggota TNI dalam tanda kutip bekerja di kafe. Karena saya mendengar dia (korban) bertugas sebagai keamanan di kafe itu, ini kan jelas menyalahi aturan, aturan disiplin TNI. Makanya ini harus dievaluasi semuanya. Jangan sampai terulang, dan sering kali muncul insiden pertengakaran anggota Polri dan TNI di tempat yang tidak semestinya di kafe, di lokalisasi. Seperti kasus Cebongan, ini kan awalnya dari hal-hal seperti itu," katanya.

Menyoal perintah Kapolri, anggota tidak boleh ke tempat hiburan, Bambang menuturkan, aturan itu sebenarnya sudah ada sejak dulu.

"Itu sudah sejak dulu. Bukan keputusan Kapolri sekarang, itu sejak dulu. Disiplin aparat kepolisian sejak dulu memang mewajibkan anggota tidak boleh main-main ke tempat seperti itu. Problemnya kan pada penegakan disiplin. Penegakan disiplin bagaimana bisa dilakukan ya, (oleh) kepala satuan terdekat. Kalau reserse ya kasat sersenya, kalau narkoba ya, kasat narkoba, kemudian juga kasatwil, kapolsek, kapolres, itu yang terdekat di situ. Kalau kapolri memberikan pedoman-pedoman di atas saja, tapi pelaksanaannya di bawah ini yang harus ditegakkan," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, oknum anggota Polri Brigadir CS menembak empat orang di Cafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021) kemarin. Korban meninggal atas nama Martinus Kardo Rizky Sinurat anggota TNI -keamanan kafe-, Feri Saut Simanjuntak petugas bar, dan Manik sebagai kasir. Sedangkan, korban luka bernama Hutapea yang merupakan manajer Kafe.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penembakan itu terjadi di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 04.00 WIB, dini hari. Padahal menurut peraturan PPKM Mikro, seharusnya tempat makan atau kafe hanya boleh beroperasi hingga pukul 21.00 malam.

Kronologinya, bermula ketika pelaku datang dan memesan minuman sekitar pukul 02.00 WIB. Dua jam kemudian, karena kafe hendak tutup petugas waiter menagih pembayaran sebesar Rp 3.335.000. Namun, pada saat pembayaran diduga terjadi salah paham dan cekcok mulut. Sejurus kemudian, pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk menembak empat korban.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kabar Baik Goweser! Ada Bike Park Baru di Sawangan Depok

Bike park ini sebaga sarana berlatih bagi pesepeda, penggunaannya sesuai protokol kesehatan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

Tak Perlu Dikotomikan Normalisasi dan Naturalisasi Sungai

Pemprov DKI tidak pernah mendikotomikan antara normalisasi dan naturalisasi sungai dalam pengendalian banjir Jakarta.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

Artidjo Alkostar Meninggal Bukan Akibat Covid-19

Selama bertugas sebagai hakim agung, Artidjo kerap menjatuhkan vonis berat kepada pelaku korupsi.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

Normalisasi Sungai Mutlak Dilakukan

Normalisasi sungai-sungai di Jakarta sudah dicanangkan sejak Sutiyoso menjadi gubernur DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

18 Tempat Usaha Langgar PPKM Bekasi Disegel

Penyegelan terhadap belasan tempat usaha itu dilakukan karena pemilik usaha tidak mengindahkan teguran pihaknya berkenaan ketentuan PPKM.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

Divaksinasi Besok, Warga Kota Bogor Diimbau Jangan Begadang

Ada 12 kategori yang menerima vaksin, di antaranya TNI-Polri, ASN dan non-ASN di Pemkot Bogor, DPRD, guru, tokoh agama, pedagang, pelaku wisata, wartawan.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

Polisi Kemungkinan Rehabilitasi Millen Cyrus dan 3 Kawannya

Polda Metro Jaya menangkap Millen ketika menggelar razia protokol kesehatan, di Bar Brotherhood. Setelah dicek urine, tiga orang positif benzo dan satu ekstasi.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

Millen Cyrus Positif Konsumsi Narkoba

Ada juga satu orang pengunjung bar yang terbukti menggunakan ekstasi setelah dites urine.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

Lagi, Millen Cyrus Ditangkap karena Narkoba

Selebgram Millen Cyrus kembali diamankan terkait kasus narkotika bersama tiga temannya di salah satu bar atau kafe di kawasan Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 28 Februari 2021

Kasus RM Cafe, PAN Minta Pemprov DKI Evaluasi Izin Restoran di Jakarta

RM Cafe sebenarnya tempat hiburan malam, tetapi diduga menyamarkan usahanya sebagai restoran, untuk mengakali perizinan dan tetap bisa beroperasi saat PSBB.

MEGAPOLITAN | 27 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS