Penembakan RM Cafe, Pengamat: Polri Harus Transparan Beri Sanksi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penembakan RM Cafe, Pengamat: Polri Harus Transparan Beri Sanksi

Minggu, 28 Februari 2021 | 18:32 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto, menyayangkan insiden penembakan yang dilakukan oknum anggota Polri Brigadir CS hingga mengakibatkan tiga orang tewas dan satu terluka, di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat. Polri harus transparan dalam memberikan sanksi kepada pelaku, termasuk pimpinannya.

"Memang perlu ada evaluasi secara menyeluruh terutama memberikan sanksi bukan hanya kepada pelaku. Kalau pelaku jelas sanksinya adalah pencopotan karena sudah menghilangkan nyawa, pemecatan secara tidak hormat dan hukuman pidana yang nanti diserahkan ke pengadilan, itu untuk pelakunya. Tapi secara kelembagaan kepala satuan terdekat itu juga harus diberikan sanksi meskipun ini nanti sanksi etis," ujar Bambang kepada Beritasatu.com, Minggu (28/2/2021).

Dikatakan Bambang, dalam memberikan sanksi Polri harus terbuka dan transparan agar mengembalikan kepercayaan publik.

"Kepolisian harus membuka diri, harus transparan dalam memberikan sanksi itu sehingga bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri. Karena bila tidak dibuka secara transparan, pimpinannya tidak diberikan sanksi, ke depan ini akan terulang-terulang lagi. Karena saya melihat kejadian ini bukan yang pertama kali, tapi sudah sering kali terjadi," ungkapnya.

Di sisi lain, Bambang menilai, pihak TNI juga perlu melakukan evaluasi. "TNI pun juga harus mengevaluasi anak buahnya, bagaimana seorang anggota TNI dalam tanda kutip bekerja di kafe. Karena saya mendengar dia (korban) bertugas sebagai keamanan di kafe itu, ini kan jelas menyalahi aturan, aturan disiplin TNI. Makanya ini harus dievaluasi semuanya. Jangan sampai terulang, dan sering kali muncul insiden pertengakaran anggota Polri dan TNI di tempat yang tidak semestinya di kafe, di lokalisasi. Seperti kasus Cebongan, ini kan awalnya dari hal-hal seperti itu," katanya.

Menyoal perintah Kapolri, anggota tidak boleh ke tempat hiburan, Bambang menuturkan, aturan itu sebenarnya sudah ada sejak dulu.

"Itu sudah sejak dulu. Bukan keputusan Kapolri sekarang, itu sejak dulu. Disiplin aparat kepolisian sejak dulu memang mewajibkan anggota tidak boleh main-main ke tempat seperti itu. Problemnya kan pada penegakan disiplin. Penegakan disiplin bagaimana bisa dilakukan ya, (oleh) kepala satuan terdekat. Kalau reserse ya kasat sersenya, kalau narkoba ya, kasat narkoba, kemudian juga kasatwil, kapolsek, kapolres, itu yang terdekat di situ. Kalau kapolri memberikan pedoman-pedoman di atas saja, tapi pelaksanaannya di bawah ini yang harus ditegakkan," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, oknum anggota Polri Brigadir CS menembak empat orang di Cafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021) kemarin. Korban meninggal atas nama Martinus Kardo Rizky Sinurat anggota TNI -keamanan kafe-, Feri Saut Simanjuntak petugas bar, dan Manik sebagai kasir. Sedangkan, korban luka bernama Hutapea yang merupakan manajer Kafe.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penembakan itu terjadi di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 04.00 WIB, dini hari. Padahal menurut peraturan PPKM Mikro, seharusnya tempat makan atau kafe hanya boleh beroperasi hingga pukul 21.00 malam.

Kronologinya, bermula ketika pelaku datang dan memesan minuman sekitar pukul 02.00 WIB. Dua jam kemudian, karena kafe hendak tutup petugas waiter menagih pembayaran sebesar Rp 3.335.000. Namun, pada saat pembayaran diduga terjadi salah paham dan cekcok mulut. Sejurus kemudian, pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk menembak empat korban.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wagub Riza Pastikan Pemprov DKI Segera Respons Turunnya Harga Tes PCR

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria memastikan Pemprov DKI akan segera merespons dan menyesuaikan harga tes PCR di Ibu Kota yang turun menjadi Rp 275.000.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Hujan Guyur Jakarta, Wagub Riza: Tidak Ada Genangan Berarti, Apalagi Banjir

Wagub DKI Riza Patria mengatakan, hujan yang mengguyur Jakarta sejak siang hingga malam hari ini tidak menyebabkan genangan berarti, apalagi banjir.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Akhmad Marjuki Dilantik Jadi Wakil Bupati Bekasi

Akhmad Marjuki melanjutkan kepemimpinan kepala daerah sisa masa jabatan periode 2017-2022.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Warga Korban Penggusuran Adukan Gubernur Anies ke Ombudsman

Gubernur Anies pernah menyampaikan janjinya untuk mematuhi isi putusan dan membayar uang ganti rugi sebesar Rp 4,73 miliar kepada warga.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Wajib Tes PCR, Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno Hatta Turun

Adanya kebijakan wajib tes PCR membuat arus penumpang melalui Bandara Soetta menurun.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Kisruh Lahan Sekolah, 1.000 Siswa SDN Kiara Payung Tangerang Terancam Direlokasi

Sebanyak sekitar 1.000 siswa SDN Kiara Payung, Kabupaten Tangerang terancam disegel akibat kisruh lahan sekolah mereka hingga disegel oleh pemilik tanah.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021


Korem 061 Suryakancana Bogor Gelar Latihan Gabungan Antisipasi Bencana Alam

Perubahan iklim yang ekstrem di wilayah Bogor dapat menimbulkan ancaman terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

3 ASN di Kabupaten Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Bernilai Miliaran

Ketiga tersangka dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021

Deklarasi Forum Lintas Ormas, Ahmad Riza Harap Ormas Tingkatkan Kolaborasi

Ahmad Riza Patria mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk ormas untuk terus berkomitmen dan berkolaborasi dalam menjaga stabilitas Ibu Kota.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Upah Minimum


# Anies Baswedan


# Timnas U-23


# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta



TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 27 Oktober 2021

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 27 Oktober 2021

BERITA GRAFIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings