Satu Tahun Pandemi Covid-19, Masyarakat Jenuh dan Kewaspadaan Menurun
Logo BeritaSatu

Satu Tahun Pandemi Covid-19, Masyarakat Jenuh dan Kewaspadaan Menurun

Rabu, 3 Maret 2021 | 16:47 WIB
Oleh : Vento Saudale / IDS

Bogor, Beritasatu.com - Satu tahun pandemi Covid-19, semakin banyak masyarakat yang abai. Kecenderungan ini diakibatkan warga yang mulai jenuh lantaran aktivitas keseharian yang berubah.

Hal itu dikatakan Kadinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Rabu (3/3/2021). Ia menilai penanganan Covid-19 Kota Bogor tahun lalu berbeda dengan saat ini. Pada Maret 2020, masyarakat lebih waspada dibanding sekarang.

"Karena jenis penyakit baru, cenderung orang lebih waspada. Rasa takut masyarakat masih tinggi terhadap penularan," papar Retno.

Hari demi hari, bulan demi bulan, hingga satu tahun, semakin banyak kurang waspada, kurang peduli, sulit menerapkan protokol kesehatan, dan abai memproteksi diri. Padahal, dari sisi pengetahuan kecenderungan masyarakat hampir semuanya paham bahaya Covid-19.

Retno melihat, kecenderungan masyarakat saat ini sudah jenuh. Sudah berbulan-bulan, aktivitas sangat terbatas, mulai dari kebiasaan menikmati hiburan hingga ibadah. Ada pola keseharian yang berubah sama sekali dan kecenderungan orang menjadi abai.

"Ya, saat di luar rumah ia menggunakan masker. Tetapi, sampai di lingkungan rumah mereka lupa. Ngobrol dengan tetangga, ke warung dan sebagainya," paparnya.

Berdasarkan analisis, setiap kasus yang ditemukan di Kota Bogor dari 1.300 kasus dan wawancara internal, 64% terpapar dari keluarga, 75% tanpa gejala, dan 81% berusia di atas 40 tahun.

"Artinya bila dikelompokkan, orang-orang yang terpapar ini mengetahui informasi protokol kesehatan. Hanya saja, mereka abai," kata Retno.

Sejak November tahun lalu, lanjutnya, intervensi pemerintah kota tidak lagi wilayah besar PSBB. Dari banyak kasus di klaster keluarga, Satgas menekan penyebaran dari tingkat mikro atau wilayah sekitar yang dikenal dengan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas.

Untuk sosialisasi dan pengawasan, pemkot juga menelurkan RW/RT Siaga, Tim Merpati dan Elang, pembatasan aktivitas berkerumun, hingga ganjil genap.

"Selain kita melindungi warga sendiri, kita juga membatasi aktivitas orang yang masuk ke Kota Bogor. Hal itu untuk menekan imported case," katanya.

Ia pun melihat dari sisi angka, Kota Bogor masih akan turun naik dalam jumlah kasus. Hal itu, dilihat dari beberapa indikator, seperti kepatuhan masyarakat, penanganan kasus, pelacakan, hingga testing.

"Diharapkan dengan adanya vaksin memberikan harapan dari sisi psikologi masyarakat dan memberikan kepastian untuk dan mengajak masyarakat untuk tetep patuh terhadap prorokol kesehatan dan lebih waspada lagi," tambah Retno.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Produsen Ganja Sintetis Belajar Otodidak Lewat Online

Pelaku belajar membuat narkotika golongan I itu secara otodidak melalui situs online.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis, 4 Tersangka Dibekuk

Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Sawah Besar, membongkar pabrik rumahan yang memproduksi ganja sintetis. Empat produsen dan kaki tangannya ditangkap.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Geng Motor Aniaya Polisi, 2 Orang Dibekuk

Pada saat beraksi, LO berperan mengendarai sepeda motor, sementara RD yang melakukan pembacokan.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Laporan Dugaan Mafia Tanah di Kebon Sirih Naik Penyidikan

Aduan Dian tercatat dengan nomor laporan polisi pada 21 Januari 2021.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Bangunan di Pinggir Rel di Kawasan Pasar Gaplok Ditertibkan

Penertiban dan penutupan akses jalan di Pasar Gaplok ini berjalan dengan lancar tanpa adanya perlawanan dari warga maupun pedagang.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Geng Motor Penganiaya Polisi Teridentifikasi

Korban kemudian berupaya membubarkan kelompok sepeda motor itu, tetapi justru jari tangannya terkena sabetan celurit.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Polda Metro-Kementerian ATR/BPN Koordinasi Berantas Mafia Tanah

Tercatat sekitar 180 kasus ditangani Polri dan Kementerian ATR/BPN sejak 2018 hingga sekarang.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Gunakan APD Lengkap, Teddy Syah Antar Jenazah Rina Gunawan ke Peristirahatan Terakhir

Teddy juga ikut mengumandangkan azan di liang lahat Rina Gunawan.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Tangani Penyebaran Covid-19, Kota Bogor Turunkan Pramuka Siaga

Mereka bisa berkontribusi dan membantu Satgas di Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

Bima Arya Sebut Tren Covid-19 Kota Bogor Membaik, Benarkah?

Jumlah rata-rata kasus harian pekan ini turun dibanding pekan lalu, dari 113 menjadi 88.

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS