Viral Pengunjung Beri Makan Botol Plastik ke Kuda Nil, Begini Penjelasan Taman Safari
Logo BeritaSatu

Viral Pengunjung Beri Makan Botol Plastik ke Kuda Nil, Begini Penjelasan Taman Safari

Senin, 8 Maret 2021 | 19:56 WIB
Oleh : Vento Saudale / IDS

Bogor, Beritasatu.com - Saat ini, sedang viral kabar tentang seorang pengunjung Taman Safari Indonesia yang memberi makan kuda nil dengan botol plastik bekas. Kabar itu pun memancing kemarahan warganet. Apalagi karena sang pelaku bisa kabur tanpa dikenai denda apa pun.

Terkait kabar itu, pihak Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua Bogor pun memberikan penjelasan. Humas TSI Yulius Suprihado menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu 7 Maret 2021 sekitar pukul 16.00 WIB. Sebuah mobil pengunjung tertangkap memberikan botol mineral saat melintas di area kuda nil. Dari beberapa kuda Nil yang berada di area itu, salah satunya memakan botol itu.

Yulius mengatakan, pelapor memberikan informasi tentang kejadian tersebut melalui media sosial.

"Kami sangat berterima kasih atas informasi itu," kata Yulius, Senin (8/4/2021) petang.

Kata dia, pascakejadian itu dokter hewan TSI langsung segera memeriksa kuda nil. Diketahui kuda nil bernama Ari yang berusia 11 tahun itu ternyata telah memuntahkan kembali botol mineral yang diberikan pengunjung.

"Kuda nil memuntahkan tisu dan botol mineral. Setelaj dicek oleh dokter kesehatan dan tim medis, kuda nilnya aman dan sehat. Tidak ada masalah. Beraktivitas seperti biasa," paparnya.

Terkait pengawasan, Yulius, TSI sejauh ini melakukan pengawasan pengujung. Selain, itu imbauan dilakukan melalui brosur dan di titik-titik tersebar juga terpasang pemberitahuan apa saja yang tidak diperkenankan kepada para pengunjung saat masuk area pamer hewan.

"Kembali ke niat pengunjungnya. Kami selalu berpikir bahwasanya pengunjung TSI mempunyai edukasi yang tinggi terkait konservasi hewan, jadi ngapain lempar plastik ke hewan," tambah Yulius.

Terkait nomor polisi dan kendaraan yang terekam, Yulius akan mendalami lebih lanjut. Ia memastikan, masih belum bisa mengkonfirmasi apakah betul kendaraan itu secara sengaja memberi makan botol mineral.

Pascakejadian, Kuda Nil Ari aktivitas normal dan makan normal. Ari yang berjenis kelamin betina lahir pada pada 1 April 2009 dengan indukan bernama Hanyut dan pejantan Doni.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Peduli Gizi Anak, Grosmimi Indonesia Bagikan Paket Sembako ke Panti Asuhan

Grosmimi Indonesia menggelar kegiatan CSR ke Panti Asuhan Pondok Si Boncel dan Yayasan Sayap Ibu, di kawasan Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

Pemprov DKI Kumpulkan Rp 6,2 Miliar dari Sanksi Denda Pelanggaran PSBB hingga PPKM Mikro

Angka Rp 6,2 miliar ini merupakan akumulasi dari denda yang diberikan pada April 2020 lalu hingga 6 Maret 2021.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

Dituding Jadi Back Up Mafia Tanah, Ini Jawaban Polisi

Polda Metro Jaya bantah tudingan memback up mafia tanah, kemudian menetapkan tersangka tanpa pemeriksaan dan bukti palsu terkait sengketa tanah di Jakbar.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

Anies Apresiasi Kolaborasi Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat

Anies Baswedan mengapresiasi kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemerintah Pusat dalam mempercepat vaksinasi Covid-19 terhadap para lansia.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

6 Pelaku Tawuran dengan 38 Senjata Tajam Diamankan Polresta Bogor

Dalam satu bulan terakhir Tim Kujang, Polresta Bogor Kota mengamankan 38 senjata tajam dengan enam tersangka. Senjata tajam itu digunakan untuk tawuran.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

Pemprov DKI Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Anies mengatakan perpanjangan PPKM mikro ini untuk terus menekan angka penyebaran kasus Covid-19 yang mengalami tren penurunan dalam beberapa pekan terakhir ini

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

PN Jaksel Gelar Sidang Praperadilan Rizieq Syihab

Sidang kemudian dilanjutkan dengan agenda pembacaan permohonan gugatan dari pihak pemohon Rizieq Syihab atau kuasa hukumnya.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

Jadi Tersangka Korupsi, Yoory Dinonaktifkan Anies sebagai Dirut Pembangunan Sarana Jaya

Penonaktifan tersebut dilakukan setelah adanya penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

Pemprov DKI Ungkap 2 Hambatan Pelaksanaan PPKM Mikro di Jakarta

Kita lihat di jalan masih sangat penuh dan kemacetan terjadi di mana-mana.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021

6 RT di DKI Masih Zona Merah

RT zona orange juga banyak terdapat di Jakarta Selatan, ada 26 RT, lalu Jakarta Barat sembilan RT, Jakarta Pusat dua RT, dan Jakarta Timur dua RT.

MEGAPOLITAN | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS