DKI Targetkan Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Sungai Rampung 2 Tahun
Logo BeritaSatu

DKI Targetkan Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Sungai Rampung 2 Tahun

Selasa, 9 Maret 2021 | 16:57 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI akan membebaskan lahan secepatnya agar program normalisasi sungai bisa berjalan dengan lancar. Dia menargetkan semua pembebasan lahan akan selesai dalam waktu 2 tahun.

“Nanti kita akan teruskan pembangunan normalisasi di Jakarta, insyaallah kita kebut dalam dua tahun ke depan,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Pemprov DKI Jakarta, kata Riza, akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) yang mengerjakan konstruksi dari program normalisasi sungai tersebut. Dengan bantuan Kempupera, tutur dia, program normalisasi bisa terwujud.

“Secara bertahap dan nanti dapat dukungan dari Pak Basuki, Menteri PUPR,” tandas dia.

Untuk pembebasan lahan di Jakarta, lanjut dia, akan dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI Jakarta dan wali kota setempat. Pemprov DKI Jakarta juga akan menyediakan lokasi di beberapa tempat untuk relokasi masyarakat.

Ciliwung
Sebelumnya, Riza mempersilakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mulai mengerjakan normalisasi Sungai Ciliwung. Pemprov DKI Jakarta telah membebaskan 7,6 kilometer lahan di bantaran Sungai Ciliwung.

“Tugas Kempupera, dukungan Pak Basuki dan lain-lain, membuat tanggul-tanggul, sheet pile (kontruksi normalisasi sungai),” ujar Riza, di GOR Rawamangun, Jakarta, Minggu (7/3/2021).

Riza mengatakan, pembebasan lahan sepanjang 7,6 kilometer di bantaran Sungai Ciliwung hasil kerja Pemprov DKI pada periode 2019-2020.

Diketahui, normalisasi sungai dikerjakan bersama antara Pemprov DKI untuk pembebasan lahannya dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Kempupera untuk pengerjaan konstruksinya.

Riza juga berharap dukungan pemerintah pusat dan DPR khususnya dukungan anggaran. Pasalnya, anggaran pembebasan lahan untuk normalisasi menggunakan dana pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Prinsipnya kami kerja sama dengan BBWSCC, Kempupera, dengan pemerintah sekitarnya, nanti kita akan minta dukungan dari teman-teman Komisi V DPR, untuk memberikan penguatan dan dukungan anggaran bagi penanganan banjir Jakarta dan sekitarnya,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Pemecatan Dirut Pembangunan Sarana Jaya, Wagub DKI: Kita Tunggu Hasil dari KPK

Pihaknya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus korupsi ini.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Penculikan di Tebet, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Polisi turut menyita barang bukti satu pucuk senjata airsoft guns, senapan angin, korek api berbentuk pistol, sejumlah handphone, mobil, dan lainnya.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Kapolri Kunjungi LDII Bahas Dai Kamtibmas

Menurut Kapolri Listyo Sigit, pendekatan dakwah, penyampaian pesan Kamtibmas dinilai cukup efektif ketimbang dengan bahasa Kepolisian.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Polisi Periksa Wali Kota Bekasi Terkait Dugaan Kasus Sengketa Tanah

Rahmat Effendi diperiksa di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (8/3/2021) sore hingga malam.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Pelaku Beri Makan Kuda Nil Botol Plastik Minta Maaf

Pelaku seorang ibu lanjut usia melemparkan botol plastik yang kemudian dimakan kuda nil pada Minggu 7 Maret 2021 sekitar pukul 16.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Kasus Korupsi Lahan DP 0 Rupiah Diduga Mengalir ke Banggar DPRD DKI, Wagub Ariza: Silakan Tanya KPK

“Kalau soal lain-lain (dugaan aliran dana korupsi ke Baggar), nanti silakan tanya sama KPK,” ujar Ariza.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Libur Panjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan

Namun demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperketat pengawasan di lokasi wisata.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Harga Cabai di Bogor Meroket, Rp 10.000 Hanya Dapat 12 Buah

Para pedagang biasanya mendapat dari pengepul di daerah Cianjur dan Cimahi.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Penetapan Tersangka Yoory Tak Mengganggu Program di PT Pembangunan Sarana Jaya

Insyaallah tidak terganggu, karena ini kasus yang lama Tahun 2018 kalau tidak salah, jadi tidak terganggu program.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Wagub DKI Sebut Kasus Tanah Sudah Lama Terjadi di Jakarta

Ariza mengakui masalah tanah di Jakarta merupakan masalah yang kompleks.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS