Motif Penculikan di Tebet Terkait Masalah Bisnis
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Motif Penculikan di Tebet Terkait Masalah Bisnis

Selasa, 9 Maret 2021 | 16:58 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Selatan membekuk empat tersangka berinisial MR, MT, ED, dan SS terkait kasus penculikan terhadap korban BH, di Tebet. Latar belakang atau motif penculikan karena permasalahan bisnis.

"Motif, terduga pelaku MR adalah pemilik perusahaan, pemodal penuh dan korban direktur perusahaan itu. Korban dianggap pelaku tidak melaporkan dengan baik atau diduga menggelapkan aset perusahaan. Kemudian muncul kejengkelan terduga pelaku, maka melakukan upaya pemaksaan yang akhirnya pemaksaan itu menimbulkan pelanggaran aturan pidana," ujar Kapolres Metro Jakarta Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah, Selasa (9/3/2021).

Ihwal aset apa yang digelapkan, Azis menyampaikan, penyidik masih melakukan pendalaman dan penyidikan lebih lanjut.

"Kita belum sampai sejauh sana, tetapi aset cukup besar kalau tidak salah mereka sempat sebut hingga Rp 30 miliar. Namun, ini keterangan belum fix hanya keterangan pelaku. Bidangnya supplier beberapa barang, salah satunya juga ada bisnis terkait dump truck, yang laporannya dianggap terduga pelaku tidak beres sehingga menganggap korban tidak kooperatif dengan pelaku," ungkapnya.

Dipukul
Dikatakan Azis, korban BH juga sempat dipukul oleh beberapa orang, bahkan sempat dipaksa minum air kencing.

Menyoal apakah tersangka MR ikut mengeksekusi korban atau hanya di belakang aksi penculikan, Azis menyampaikan, yang bersangkutan ada di lokasi.

"Dia ada di lokasi di tiap peristiwa, karena ada beberapa lokasi dan peristiwa. Ada kosan, kantor, dan rumahnya," jelasnya.

Menurut Azis, penyidik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Saat ini, misi utama penyidik adalah menyelamatkan korban karena dirampas kebebasannya bahkan dilakukan penganiayaan.

Korban dibawa ke berbagai tempat, dari Jakarta ke Bekasi. Azis bersyukur korban bisa diselamatkan. Sebab, jika tidak, maka bisa membahayakan jiwa korban. Yang jelas, ujarnya, ada penganiayaan. Korban juga diberi makan.

“Namun, tidak bisa dikasih keluasaan pergi meninggalkan lokasi, dijaga minimal dua orang dan dipaksa untuk transfer, diambil ATM atau kartu kreditnya, kemudian dipaksa mentransfer sebanyak Rp 40 juta. Kemudian dipaksa mentransfer dari ATM lain Rp 30 juta dan ada beberapa mobil dari korban yang kemudian diminta paksa terduga pelaku," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DKI Targetkan Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Sungai Rampung 2 Tahun

Pemprov DKI Jakarta telah membebaskan 7,6 kilometer lahan di bantaran Sungai Ciliwung.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Soal Pemecatan Dirut Pembangunan Sarana Jaya, Wagub DKI: Kita Tunggu Hasil dari KPK

Pihaknya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus korupsi ini.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Penculikan di Tebet, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Polisi turut menyita barang bukti satu pucuk senjata airsoft guns, senapan angin, korek api berbentuk pistol, sejumlah handphone, mobil, dan lainnya.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Kapolri Kunjungi LDII Bahas Dai Kamtibmas

Menurut Kapolri Listyo Sigit, pendekatan dakwah, penyampaian pesan Kamtibmas dinilai cukup efektif ketimbang dengan bahasa Kepolisian.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Polisi Periksa Wali Kota Bekasi Terkait Dugaan Kasus Sengketa Tanah

Rahmat Effendi diperiksa di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (8/3/2021) sore hingga malam.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Pelaku Beri Makan Kuda Nil Botol Plastik Minta Maaf

Pelaku seorang ibu lanjut usia melemparkan botol plastik yang kemudian dimakan kuda nil pada Minggu 7 Maret 2021 sekitar pukul 16.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Kasus Korupsi Lahan DP 0 Rupiah Diduga Mengalir ke Banggar DPRD DKI, Wagub Ariza: Silakan Tanya KPK

“Kalau soal lain-lain (dugaan aliran dana korupsi ke Baggar), nanti silakan tanya sama KPK,” ujar Ariza.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Libur Panjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan

Namun demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperketat pengawasan di lokasi wisata.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Harga Cabai di Bogor Meroket, Rp 10.000 Hanya Dapat 12 Buah

Para pedagang biasanya mendapat dari pengepul di daerah Cianjur dan Cimahi.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021

Penetapan Tersangka Yoory Tak Mengganggu Program di PT Pembangunan Sarana Jaya

Insyaallah tidak terganggu, karena ini kasus yang lama Tahun 2018 kalau tidak salah, jadi tidak terganggu program.

MEGAPOLITAN | 9 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS