Jual Beli Aset Kantor DPD Golkar, Wali Kota Bekasi Terseret
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jual Beli Aset Kantor DPD Golkar, Wali Kota Bekasi Terseret

Rabu, 10 Maret 2021 | 19:43 WIB
Oleh : Mikael Niman / YUD

Bekasi, Beritasatu.com – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus jual beli aset di kantor DPD Partai Golkar Kota Bekasi. Kantor Partai Golkar yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, ini menjadi polemik setelah ada pihak ketiga yang mengklaim kepemilikan aset tersebut dan mengiklankan aset tersebut di situs belanja daring, baru-baru ini.

Padahal, sejak 2004 lampau aset berupa gedung berlantai dua dan tanah seluas 1.750 meter persegi tersebut, telah dijual kepada pengusaha Andi Iswanto Salim senilai Rp 3 miliar. Hingga kini, tanah dan gedung tersebut tak kunjung dimiliki Andi Iswanto Salim. Buntutnya, Andi Salim melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Metro Jaya, atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau memberikan keterangan palsu.

Kasus ini melibatkan orang nomor satu di Kota Bekasi, karena saat jual beli tanah di kantor Partai Golkar, Rahmat Effendi masih menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang menandatangani akta jual beli (AJB) di hadapan notaris Rosita Siagian, beralamat di Komplek Ruko Bekasi Mas Blok B24 Jalan Ahmad Yani Nomor 14 Kota Bekasi.

Rahmat Effendi berperan sebagai pihak pertama (penjual) dan Andi Iswanto Salim berperan sebagai pihak kedua (pembeli).

Hal ini, diperkuat dengan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Nomor 26 tanggal 25 Oktober 2004, Akta Surat Pernyataan Nomor 25 tanggal 25 Oktober 2004 dan Akta Surat Kuasa Nomor 90 tanggal 30 April 2005.

“Akta tersebut merupakan bukti telah terjadi jual beli atas sebidang tanah dan bangunan seluas 1.750 m2 seharga Rp 3 miliar,” ujar Andi Iswanto Salim, Rabu (10/3/2021).

Menurutnya, polemik mulai muncul saat Rahmat Effendi ingin membatalkan AJB tersebut melalui gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi. Gugatan tersebut didaftarkan dengan Nomor: 41/Pdt.G/2015/PN.Bks dengan amar putusan berakhir damai.

“Kemudian, catatan perdamaian yang dibuat dan disusun para pihak oleh majelis hakim PN Kota Bekasi dituangkan ke dalam Akta Van Dading Nomor 41/Pdt.G/2015/PN.Bks,” bebernya.

Namun, Rahmat Effendi kembali menggugat ingin membatalkan akta van dading (perdamaian) melalui perkara Nomor 558/Pdt.Plw/2015/PN.Bks.

Hakim PN Bekasi dalam putusannya menolak seluruhnya gugatan penggugat (Rahmat Effendi). Pihak penggugat melakukan upaya hukum banding. Putusan Pengadilan Tinggi Bandung dalam perkara Banding Nomor 59/Pdt./2017/PT.Bdg, menguatkan putusan PN Kota Bekasi.

“Saya merasa, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak taat hukum sehingga kasus ini, saya bawa ke ranah pidana,” tuturnya.

Andi Salim melaporkan Rahmat Effendi ke Mapolda Metro Jaya dengan Nomor: LP/3887/VII/YAN.2.5/2020/SPKT-PMJ, pada 6 Juni 2020.

Terbaru, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah memeriksa Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai saksi, Senin (8/3/2021). Laporan Polisi Nomor: LP/3887/VII/YAN.2.5/2020/SPKT-PMJ.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, mengatakan kasusnya masih dalam penyelidikan dan status Wali Kota Bekasi masih menjadi saksi yang dimintai keterangan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menengok Megahnya Bangunan Baru Stasiun Manggarai

Para pengguna KRL, terutama yang mengakses Stasiun Manggarai semakin dimanjakan dengan bangunan baru stasiun tersebut.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Polda Metro Ungkap Kasus Pembunuhan Ustaz dari Penyelidikan Motifnya

Penyidik Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan tanpa saksi terhadap ustaz Armand atau Alex (A) di Kota Tangerang, dari penyelidikan motifnya.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Kebun Raya Bogor: Atraksi Lampu Malam Duplikasi dari Luar Negeri

KRB memiliki lima fungsi utama, yaitu konservasi, penelitian, edukasi, wisata, dan jasa lingkungan.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Jalur Puncak 2 Bisa Kurangi 50% Kemacetan di Cisarua

Bupati Bogor memprediksi jika Jalur Puncak 2 sudah terbangun maka hal itu bisa mengurangi kemacetan di kawasan Cisarua hingga 50 persen.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Pembunuhan di Tangerang, Pelaku Mengenal Korban Bukan Berprofesi Ustaz

Pelaku berinisial M yang menjadi otak pembunuhan ustaz Armand alias Alex mengenal korban bukan sebagai seorang ustaz, tetapi paranormal.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Rapat Paripurna DPRD DKI soal Interpelasi Formula E, Ini Respons Anies

Pihaknya akan mencermati dinamika itu karena proses rapat paripurna merupakan persoalan internal DPRD DKI.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Gubernur Anies Pastikan Jakarta Ramah Hewan dengan Vaksinasi, Sterilisasi, dan Adopsi

Gubernur Anies Baswedan, ingin memastikan DKI Jakarta ramah hewan dengan vaksinasi, stelirisasi, dan adopsi.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Tidak Kuorum, Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Ditunda

Rapat paripurna ini tidak dihadiri oleh anggota dewan yang berasal dari tujuh fraksi, yakni Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, Nasdem, Golkar, dan PKB-PPP.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Dituduh Gelembungkan Dana Reses DPRD DKI oleh PSI, Viani Limardi: Itu Fitnah Busuk

Dia mengaku sudah menyelesaikan reses di 16 titik tersebut dan dana reses masih tersisa Rp 70 juta dan telah dikembalikan ke DPRD DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021

Motif Pembunuhan Ustaz di Tangerang karena Dendam Pribadi

Polres Metro Tangerang Kota bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap tiga dari empat pembunuh ustaz Armand atau Alex.

MEGAPOLITAN | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Wiku: Disiplin Prokes meski Kasus Menurun

Wiku: Disiplin Prokes meski Kasus Menurun

KESEHATAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings