Wagub Ingatkan Pelaku dan Korban Dugaan Pelecehan Seksual Berikan Keterangan Sesuai Fakta
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wagub Ingatkan Pelaku dan Korban Dugaan Pelecehan Seksual Berikan Keterangan Sesuai Fakta

Selasa, 30 Maret 2021 | 00:53 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta non-aktif, Blessmiyanda untuk memberikan keterangan terkait dugaan pelecehan seksual sesuai dengan fakta.

Riza minta Blessmiyanda tidak boleh memberikan keterangan dengan mengurangi atau melebihkan fakta yang terjadi saat pemeriksaana oleh Inspektorat Provinsi DKI Jakarta.

“Kita beri kesempatan Pak Blessmiyanda untuk menyampaikan argumentasinya, fakta dan data apa adanya, tidak dilebih, tidak dikurangi,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/3/2021).

Begitu juga, kata Riza, yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh Blessmiyanda untuk memberikan keterangan sesuai dengan fakta, sesuai dengan apa yang terjadi. Termasuk, kata dia, Inspektorat juga menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Inspektorat juga kita minta melakukan pemeriksaan adalah sesuai dengan apa adanya, tidak boleh dilebihkan. Begitu juga korban sampaikan apa adanya, jadi kita tidak bisa menduga-duga,” tandas dia.

Riza menegaskan, Pemprov DKI Jakarta menangani kasus dugaan pelecehan sekesual ini secara adil. Semua pihak yang terlibat diberikan kesempatan untuk klarifikasi. Yang jelas, kata dia, pihaknya menerapkan asas praduga tak bersalah sebagaimana dilakukan Pemprov DKI Jakarta terhadap Dirut Perumda Sarana Jaya nonaktif Yoory C Pinontoan yang terjerat dalam kasus korupsi pengadaan lahan di Jakarta.

“Jadi kami tentu tidak ingin mendahului, tetap menggunakan asas praduga tak bersalah. Tetapi siapa pun yang bersalah, tentu harus mendapatkan sanksi sesuai dengan aturan dan ketentuannya,” pungkas Riza.

Dua Pengaduan
Sebelumnya, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan bahwa penonaktifan Blessmiyanda terkait dugaan dugaan pelecehan seksual dan dugaan perselingkuhan yang dilakukan bersangkutan. Penonaktifan ini dilakukan pada 19 Maret 2021 lalu, selang sehari menyusul diterimanya dua pengaduan, yaitu dugaan pelecehan seksual dan dugaan perselingkuhan oleh Blessmiyanda.

“Penonaktifan Kepala BPPBJ ini kami lakukan untuk memastikan proses pemeriksaan dan penyelidikan dapat dijalankan Inspektorat Pemprov DKI Jakarta secara cepat, menyeluruh dan adil bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Anies dalam keterangannya, Senin (29/3/2021).

Anies mengatakan, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam proses pemeriksaan oleh inspektorat. Semua pihak diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi. “Asas praduga tak bersalah tentu tetap dijalankan,” tandas Anies.

Meskipun demikian, kata Anies, posisi Pemprov DKI Jakarta tidak membenarkan pelecehan seksual dalam bentuk apa pun. Anies mengatakan, jika benar terjadi dan terbukti adanya pelecehan seksual, maka Pemprov DKI akan memberikan sanksi yang tegas kepada Blessmiyanda dan pihak-pihak yang selama ini menutup-nutupi dugaan kasus tersebut.

“Tetapi posisi kita jelas, apabila dalam pemeriksaan ditemukan bahwa benar terjadi pelanggaran, maka kepada terlapor dan kepada semua yang menutup-nutupi fakta selama proses pemeriksaan, akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku,” lanjutnya.

Anies juga langsung menunjuk Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah, Sigit Wijatmoko, menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPPBJ Provinsi DKI Jakarta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kasus Penembakan di Tangerang, Peluru Tembus Hingga Menyasar ke Pintu Rumah

Polisi mengungkap proyektil peluru penembakan ahli pengobatan alternatif atas nama Arman oleh orang tak dikenal di Kota Tangerang tembus hingga ke pintu rumah.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Tugu Sepatu Dipindahkan Setelah Jadi Sasaran Vandalisme, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Helma menegaskan pengangkutan tersebut tidak ada kaitan dengan vandalisme yang terjadi pada tugu sepatu.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Pemkot Bekasi Berharap Tempat Hiburan Malam Segera Dibuka

Saat ini, Kota Bekasi menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021


Anies Sebut Dunia Tercengang Lihat Indonesia Bisa Kendalikan Covid-19 dengan Baik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan dunia tercengan melihat Indonesia bisa mengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Akhir PPKM Level 3, Begini Fakta Covid-19 di Jakarta yang Makin Terkendali

Bahkan, positivity rate atau persentase angka positif Covid-19 di Jakarta sudah berada di angka 1,2%, jauh di bawah ambang batas ideal yang ditetapkan WHO, yakn 5%.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Surat Terbuka Napoleon Bonaparte Justru Bantu Penyidik Ungkap Motif Aniaya Muhammad Kece

Surat terbuka yang ditandatangani atas nama Inspektur Jenderal Polisi Napolen Bonaparte, beredar di dunia maya.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Aniaya Muhammad Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Diperiksa Besok

Bareskrim Polri akan memeriksa mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece, Selasa (21/9/2021).

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Irjen Napoleon Bonaparte Aniaya Muhammad Kece, 7 Saksi Diperiksa

Sebelumnya, penyidik sudah memeriksa Muhammad Kece alias Muhammad Kace selaku korban atau pelapor kasus, dan lima orang saksi.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Gelar Operasi Patuh Jaya, Polisi Bidik Knalpot Bising

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya, dengan sasaran kendaraan berknalpot bising, penggunaan rotator, dan balapan liar.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Kasus Penembakan di Tangerang, Peluru Tembus Hingga Menyasar ke Pintu Rumah

Kasus Penembakan di Tangerang, Peluru Tembus Hingga Menyasar ke Pintu Rumah

MEGAPOLITAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings