Kemsetneg Akan Perbaiki Tata Kelola untuk Optimalkan Fungsi Taman Mini
Logo BeritaSatu

Kemsetneg Akan Perbaiki Tata Kelola untuk Optimalkan Fungsi Taman Mini

Rabu, 7 April 2021 | 14:51 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang selama 44 tahun dikelola Yayasan Harapan Kita. Pengambilalihan yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), bertujuan agar TMII bermanfaat optimal bagi negara.

“Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah, yang menetapkan penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan Kementerian Sekretariat Negara,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat memberikan keterangan pers di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Mensesneg mengatakan, penerbitan Perpres itu sekaligus menandai berakhirnya penguasaan dan pengelolaan TMII oleh Yayasan Harapan Kita. “Merujuk pada Keppres Nomor 51 Tahun 1977, TMII adalah milik Negara Republik Indonesia yang pengelolaannya dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita. TMII berada di kawasan strategis di Jakarta Timur, dengan luas 1.467.704 meter persegi, beserta bangunan diatasnya,” kata Mensesneg.

Mensesneg mengatakan, setelah hampir 44 tahun dikelola Yayasan Harapan Kita dan tidak memberikan kontribusi kepada keuangan negara, terdapat rekomendasi dari para pemangku kepentingan, terutama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan agar menjadi lebih efektif dan memberikan kontribusi signifikan kepada negara.

“Menindaklanjuti Perpres Nomor 19 Tahun 2021 tersebut, Kemsetneg berkomitmen menjadikan TMII sebagai kawasan pelestarian dan pengembangan budaya bangsa, sarana wisata edukasi bermatra budaya nusantara, menjadi cultural theme park berstandar internasional, serta fasilitas lain yang mendorong inovasi dan kreativitas anak bangsa, dan sekaligus memberikan kontribusi kepada keuangan negara,” katanya.

Karyawan tetap yang selama ini bekerja di TMII, akan terus bekerja seperti biasa selama masa transisi dan memperoleh hak-hak keuangan dan fasilitas lainnya sebagaimana selama ini, dan nantinya dapat dipekerjakan sebagai karyawan pada pengelola baru TMII.

Dalam masa transisi, Yayasan Harapan Kita berkewajiban menyerahkan laporan pelaksanaan dan hasil pengelolaan, serta serah terima penguasaan dan pengelolaan TMII paling lambat tiga bulan setelah diterbitkannya Perpres Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII.

Mensesneg telah membentuk Tim Transisi yang bertugas mempersiapkan dan mengawal pelaksanaan serah terima sebagaimana dimaksud, serta pengelolaan TMII sampai terbentuknya pengelola baru. “Selama masa transisi, operasional dan pelayanan kepada masyarakat masih tetap berjalan seperti biasa,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kuasa Hukum Tetap Sebut Rizieq Syihab Dikriminalisasi

Kuasa hukum tetap berkeyakinan bahwa kasus hukum yang menjerat Rizieq Syihab merupakan kriminalisasi.

MEGAPOLITAN | 7 April 2021

Pembelajaran Tatap Muka, Guru dan Siswa Diimbau Tidak Naik Angkutan Umum

Apabila ada terjadi kasus baru, maka sekolah akan ditutup.

MEGAPOLITAN | 7 April 2021

Belum Ada Nama Saksi, Majelis Hakim Sebut JPU Belum Siap

Dia meminta kepada JPU, agar pada persidangan berikutnya sudah disampaikan nama-nama dan jumlah saksi.

MEGAPOLITAN | 7 April 2021

JPU Belum Sebutkan Nama-nama Saksi, Rizieq Syihab Kecewa

Majelis hakim telah menolak eksepsi penasihat hukum terdakwa yang bacakan dalam putusan sela di PN Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 7 April 2021

25 Sekolah di Jakarta Selatan Uji Coba Pembelajaraan Tatap Muka

SMKN 15 Jakarta Selatan menjadwalkan 112 siswa dari 468 siswa mengikuti pembelajaran tatap muka hari ini.

MEGAPOLITAN | 7 April 2021

Hakim Tolak Eksepsi Rizieq Syihab Terkait Tes Usap Palsu di RS Ummi

Selanjutnya, majelis hakim memerintahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU) untuk menghadirkan para saksi para agenda sidang berikutnya.

MEGAPOLITAN | 7 April 2021

Lurah dan Camat Kota Bogor Wajib Mengawasi Panduan Ibadah Ramadan di Wilayahnya

Kita mintanya wilayah memonitor terutama camat dan lurah. Memastikan DKM Masjid koperatif sesuai dengan arahan dari menteri agama.

MEGAPOLITAN | 7 April 2021

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Lapas Paledang Gandeng BNN Bogor Razia Warga Binaan

Razia gabungan melibatkan petugas Lapas Paledang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Bogor, Kepolisian Kota Bogor, dan Kantor Imigrasi Bogor.

MEGAPOLITAN | 6 April 2021

Tak Ditemukan Kasus Covid-19, Bogor Akan Lakukan Pembelajaran Tatap Muka Serentak

Uji coba ini salah satu bentuk persiapan apabila PTM diberlakukan secara serentak sesuai arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

MEGAPOLITAN | 6 April 2021

Pemprov DKI Sediakan Asesmen Mandiri untuk Persiapan Sekolah Tatap Muka Juli 2021

Asesmen mandiri ini terdapat dalam kanal Siap Belajar atau siapbelajar.jakarta.go.id.

MEGAPOLITAN | 6 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS