Logo BeritaSatu

Jemaat Tagih Janji Bima Arya Soal Penyelesaian GKI Yasmin

Sabtu, 10 April 2021 | 19:50 WIB
Oleh : Vento Saudale / WM

Bogor, Beritasatu.com - Juru bicara Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bona Sigalingging menyebut, jemaat menagih penyataan Wali Kota Bogor Bima Arya terkait solusi penyelesaian kasus GKI Yasmin.

"Itu pernyataan politis dari politisi. Janji kosong yang disebar tiap tahun. Jejak digitalnya banyak. Ada janji mulai dari 2019, 2020 dan kini yg terbaru di 2021," kata Bona, Sabtu (10/4/2021).

Menurutnya, jika Bima Arya selaku Wali Kota Bogor ingin menjamin hak warganya dalam melaksanakan ibadah sesuai keyakinan masing-masing tanpa terkecuali, maka cara termudah adalah mengizinkan pembukaan gereja.

"Kalau memang benar janjinya, ya tinggal buka gerejanya kok. Lakukan apa yang harus dilakukan pejabat publik yang cakap dan bertanggung jawab, melaksanakan hukum dan konstitusi," kata Bona.

Kata dia, pernyataan Bima yang berulang-ulang memberikan penilaian tidak konsistensinya pernyataan dan kenyataan. Hal itu pun yang membuat banyak momentum hilang belakangan ini.

"Saat ada ketegasan negara terhadap organisasi intoleran belakangan ini, sebenarnya itu momentum," kata Bona.

Dalam diskusi webinar bertajuk "Promosi Toleransi dan Penghormatan terhadap Keberagaman di Tingkat Kota" yang digelar Setara Institute, Kamis (8/4/2021). Bima menjanjikan bahwa permasalahan pendirian GKI Yasmin akan selesai tahun ini.

Dalam diskusi tersebut, Bima tak memaparkan lebih detail soal solusi atau kesepakatan yang diklaimnya akan menyelesaikan permasalah tersebut. Sebab, menurutnya, hal itu berkaitan dengan strategi penyelesaian kasus.

Namun, ia mengatakan masalah GKI Yasmin telah menemui ujung terowongan penyelesaian kasus. Solusi penyelesaian juga telah disepakati oleh semua pihak yang terlibat.

"Saya janjikan, saya pastikan bahwa insyaallah ujung terowongan itu sudah kelihatan, penyelesaian itu udah ada. Dan insyaallah, disepakati bulat oleh semua pihak," katanya.

Bima yang juga politisi PAN mengaku telah berdialog dengan banyak organisasi keagamaan untuk mencari solusi kasus. Komunikasi dilakukan bukan hanya dengan organisasi gereja, tapi juga organisasi Islam seperti Muhammadiyah, NU, dan MUI.

Sejak 2015, ia telah meminta pihak gereja untuk fokus mencari solusi penyelesaian kasus. Ia mengaku setiap dua minggu sekali bertemu dengan jemaat gereja, hingga tawaran akhirnya disambut baik.

Sebagai informasi, persoalan keberadaan GKI Yasmin Bogor telah berlangsung selama sembilan tahun. Jemaah GKI Yasmin tidak pernah merasakan beribadah di gereja mereka sendiri sejak sejak disegel pemerintah kota tersebut pada 2012 karena desakan suatu kelompok.

Dalam webinar bersama Setara Institute pada Kamis lalu, Bima mengaku kasus GKI Yasmin selama ini menjadi pekerjaan rumah utama pihaknya.

Selama tujuh tahun terakhir, ia mengaku Pemkot Bogor terus membangun komunikasi dan dialog dengan banyak pihak untuk penyelesaian perkara tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tersangka Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

Salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pada tragedi Kanjuruhan yakni Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri menyebutkan banyak korban tewas pada tragedi Kanjuruhan karena pintu stadion terkunci dan tidak ada petugas yang berjaga.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 6 Oktober 2022

Komnas Perempuan: Pencegahan KDRT Harus Dilakukan secara Sistematik

Komnas Perempuan untuk melakukan pencegahan terhadap kekerasan dalam rumah tangga KDRT harus dilakukan secara sistematik

NEWS | 6 Oktober 2022

Perkara Korupsi Helikopter AW-101 Tunggu Jadwal Sidang

Perkara dugaan korupsi Helikopter AW-101 kini tinggal menunggu jadwal untuk disidangkan. 

NEWS | 6 Oktober 2022

Jelang Puncak G-20, Mendagri Tinjau Pembangunan TPST Kesiman Kertalangu

Mendagri berharap, pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu rampung pada akhir Oktober 2022.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kemenag: Moderasi Beragama di Indonesia Dilirik Bangsa Lain

Kemenag menyatakan, saat ini moderasi beragama yang dipraktikkan oleh Indonesia telah dilirik oleh bangsa asing sebagai solusi mempererat keberagaman.

NEWS | 6 Oktober 2022

BPBD: 17 Jalan Tergenang dan 41 RT Terdampak Banjir Jakarta

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, sebanyak 17 ruas jalan tergenang dan 41 RT terdampak banjir Jakarta

NEWS | 6 Oktober 2022

Dana Desa Bisa untuk Atasi Susah Sinyal di Pelosok Kaltim

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyarankan agar dana desa digunakan untuk memudahkan masyarakat desa mengakses internet di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolres Belum Terima Laporan Korban Hilang di MTsN 19

Polres Metro Jakarta Selatan belum menerima adanya laporan orang hilang di lokasi tembok MTSn 19 Pondok Labu, Cilandak yang ambruk akibat banjir.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tersangka Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

Tersangka Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings