Logo BeritaSatu

KPK Ibu Kota Ala Anies Baswedan Bekerja dalam Sunyi

Sabtu, 10 April 2021 | 22:00 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Ibu Kota Jakarta Tatak Ujiyati mengatakan bahwa komitenya bekerja dalam sunyi ketika menjalankan fungsinya selama ini. Sebagai bagian dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bagian pencegahan korupsi, kata Tatak, KPK Ibu Kota lebih banyak bekerja di belakang layar.

“Secara umum fungsi TGUPP termasuk KPK Ibu Kota memang lebih banyak berada di balik layar, membantu Gubernur Anies Baswedan beserta OPD melahirkan kebijakan, program dan layanan terbaik untuk Jakarta. Kita bekerja dalam sunyi dan pekerjaan kita bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Tatak, saat dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (10/4/2021).

Tatak mengatakan, fungsi KPK Ibu Kota berbeda dengan tugas dari Inspektorat DKI Jakarta. Dia pun menjelaskan tiga fungsi utama dari KPK Ibu Kota yang sudah dibentuk Anies sejak tahun 2018 lalu.

“Pertama, KPK Ibu Kota Jakarta akan memastikan bahwa prioritas program gubernur utamanya dalam upaya pencegahan korupsi terimplementasi dalam program kerja seluruh SKPD,” tutur dia.

Kedua, kata Tatak, sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi, KPK Ibu Kota Jakarta dapat mengusulkan kepada gubernur/wakil gubernur untuk menginisiasi sistem yang inovatif untuk mencegah korupsi dan meningkatkan PAD. Dia mencontohkan, dengan membuat integrasi sistem layanan dan sistem retribusi daerah tertentu.

“KPK Ibu Kota Jakarta juga akan berusaha menelaah aturan yang potensial memunculkan terjadinya state capture corruption tidak hanya yang bersifat petty corruption atau grand corruption yang muncul dari pengadaan barang dan jasa,” kata dia.

Ketiga, lanjut Tatak, KPK Ibu Kota Jakarta bertugas mendorong partisipasi publik dengan cara menggandeng masyarakat dan LSM untuk aktif terlibat dalam kolaborasi melakukan pencegahan terhadap korupsi. Menurut dia, partisipasi masyarakat sangat penting untuk bersama-sama mencegah terjadinya korupsi di tubuh pemerintahan.

Diketahui, Anies membentuk KPK Ibu Kota pada tahun 2018 lalu dan menjadi bagian dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) di bidang pencegahan korupsi. KPK Ibu Kota ini dipimpin oleh mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto dengan anggota mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno, pengacara sekaligus aktivis perempuan Nursyahbani Katjasungkana, mantan Kepala BPKP Provinsi DKI Jakarta dan ahli tata pemerintahan dari Indonesian Institute for Political Strategy Tata Ujiyati.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Pertalite


# Kepala RS Tewas Ditikam


# Timnas U-19


# Presidential Threshold


# Covid-19 di Jepang


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Inmendagri PPKM Hanya Sehari, Epidemiolog Soroti Komunikasi

Inmendagri PPKM Hanya Sehari, Epidemiolog Soroti Komunikasi

NEWS | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings