Logo BeritaSatu

Pemprov DKI Sebut Frekuensi Kebakaran di Jakarta Turun 31%

Minggu, 18 April 2021 | 17:01 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Satriadi Gunawan mengungkapkan sepanjang tahun 2020-2021 telah terjadi penurunan frekuensi kebakaran sebesar 31%. Menurut Satriadi, penurunan frekuensi kebakaran di Jakarta terjadi lantaran gencarnya sosialisasi penanggulangan kebakaran melalui pengeras suara di fasilitas masyarakat seperti surau atau masjid.

“Cara kita memang agak tradisional dengan pengeras suara di fasilitas masyarakat seperti surau atau masjid, tetapi itu justru dampaknya menurun kebakaran 31%,” ujar Satriadi di Jakarta, Minggu (18/4/2021).

Satriadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui pengeras suara untuk meingkatkan kewaspadaan masyarakat akan bahaya kebakaran di hampir 2.300 titik di Jakarta. Menurut dia, sosialisasi melalui pengeras suara menjadi pilihan karena pihaknya tidak bisa melakukan kegiatan untuk mengumpulkan masyarakat dalam jumlah yang banyak di tengah pandemi Covid-19.

“Di tengah pandemi kita nggak bisa kumpulin orang melakukan sosialisasi. Kita punya inovasi melakukan itu menggunakan pengeras suara, di masjid-masjid. Kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran pun meningkat,” tandas dia.

Satriadi memaparkan, penurunan frekuensi kebakaran pada periode Januari-Maret dalam tiga tahun terakhir. Kebakaran pada Januari-Maret 2019 sebanyak 414 kasus, sedangkan jumlah kebakaran pada Januari-Maret 2020 sebanyak 382 kasus. Sedangkan, untuk periode Januari-Maret 2021, tercatat ada 331 kebakaran di Jakarta.

“Itu harus diapresiasi lah, itu luar biasa, dampaknya kerugiannya lebih turun, korban jiwanya lebih turun,” ungkap Satriadi.

Secara terpisah, Anggota Komisi A DPRD DKI August Hamonangan menyarankan Dinas Gulkarmat DKI terus mengoptimalkan penanganan terhadap mitigasi kebakaran sejak dini. Salah satunya, seperti pengadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang wajib tersedia di titik-titik lokasi permukiman padat penduduk secara merata.

“Saya kira APAR di lingkungan padat penduduk juga harus ada dan harus juga berfungsi baik dalam kondisi normal ataupun ketika peristiwa kebakaran itu terjadi. Karena peristiwa kebakaran bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, ya setidaknya sebelum para petugas datang ke lapangan, sudah ada upaya masyarakat sekitar lokasi kebakaran untuk bertindak,” imbuh August.

Sementara Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono menilai, penanganan kebakaran yang selama ini dilakukan Dinas Gulkarmat masih lamban. Karena itu, kata Mujiyono, perlu ada kajian pemetaan yang lebih terukur terhadap lokasi-lokasi permukiman padat penduduk yang berpotensi mengalami kebakaran sesuai hasil evaluasi.

“Sekali lagi kaitannya dengan kejadian-kejadian kebakaran yang memakan banyak korban, yang belum lama terjadi di Matraman. Tentunya apapun ceritanya perlu penanganan Pemprov DKI Jakarta dan DPRD juga memberikan masukan supaya kejadian-kejadian itu tidak terulang lagi, karena yang dikorbankan adalah nyawa manusia apapun alasan teknis yang terjadi,” tegas Mujiyono.

Mujoyono menilai Dinas Gulkarmat DKI tidak boleh hanya mengandalkan aspek manajemen waktu respon cepat (quick time response). Seharusnya, juga menerapkan kajian-kajian rekomendasi yang sebelumnya telah dikompilasi Komisi A agar peristiwa kebakaran yang terjadi di permukiman padat penduduk tak kembali terulang.

“Tidak sekedar (quick time response) itu saja, saya sudah pernah memberikan kajian-kajian itu kepada mereka soal penanganan permukiman kumuh maupun penanganan penanggulangan kebakaran di permukiman kumuh. Sudah lama saya berikan, dan itu harusnya dipelajari dan diterapkan di berikutnya masukan-masukan kami di Komisi A banyak yang rasional dan ilmiah,” pungkas Mujiyono.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri menyebutkan banyak korban tewas pada tragedi Kanjuruhan karena pintu stadion terkunci dan tidak ada petugas yang berjaga.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 6 Oktober 2022

Komnas Perempuan: Pencegahan KDRT Harus Dilakukan secara Sistematik

Komnas Perempuan untuk melakukan pencegahan terhadap kekerasan dalam rumah tangga KDRT harus dilakukan secara sistematik

NEWS | 6 Oktober 2022

Perkara Korupsi Helikopter AW-101 Tunggu Jadwal Sidang

Perkara dugaan korupsi Helikopter AW-101 kini tinggal menunggu jadwal untuk disidangkan. 

NEWS | 6 Oktober 2022

Jelang Puncak G-20, Mendagri Tinjau Pembangunan TPST Kesiman Kertalangu

Mendagri berharap, pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu rampung pada akhir Oktober 2022.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kemenag: Moderasi Beragama di Indonesia Dilirik Bangsa Lain

Kemenag menyatakan, saat ini moderasi beragama yang dipraktikkan oleh Indonesia telah dilirik oleh bangsa asing sebagai solusi mempererat keberagaman.

NEWS | 6 Oktober 2022

BPBD: 17 Jalan Tergenang dan 41 RT Terdampak Banjir Jakarta

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, sebanyak 17 ruas jalan tergenang dan 41 RT terdampak banjir Jakarta

NEWS | 6 Oktober 2022

Dana Desa Bisa untuk Atasi Susah Sinyal di Pelosok Kaltim

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyarankan agar dana desa digunakan untuk memudahkan masyarakat desa mengakses internet di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolres Belum Terima Laporan Korban Hilang di MTsN 19

Polres Metro Jakarta Selatan belum menerima adanya laporan orang hilang di lokasi tembok MTSn 19 Pondok Labu, Cilandak yang ambruk akibat banjir.

NEWS | 6 Oktober 2022

Besok, Polisi Periksa Baim Wong dan Paula Verhoeven Terkait Prank KDRT

Penyidik Polres Jakarta Selatan akan memeriksa Baim Wong dan Paula Verhoeven pada Jumat (7/10/2022) terkait prank KDRT

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings