4 Pegawai Pemkab Bogor Dihadirkan di Sidang Rizieq Syihab
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

4 Pegawai Pemkab Bogor Dihadirkan di Sidang Rizieq Syihab

Senin, 19 April 2021 | 11:59 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / BW

Jakarta, Beritasatu.com - ‎Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan empat saksi terkait perkara kerumunan di Megamendung dengan terdakwa Rizieq Syihab.

Mereka adalah Agus selaku Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Teguh selaku Kabid Satpol PP Kabupaten Bogor, Hendi Rismawan selaku Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Megamendung dan juga Camat Megamendung, serta Iwan sebagai Kasi Trantib Kecamatan Megamendung.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus, menjelaskan, kerumunan massa di Megamendung dimulai dari Simpang Gadong, melalui lima desa di Kecamatana Megamendung hingga menuju ke Pesantrean Markaz Syariah.

JPU bertanya kepada saksi Kasatpol PP Kabupaten Bekasi, siapa pemilik pesantren tersebut?

"Pemiliknya Habib Rizieq," ujar Agus di PN Jakarta Timur, Senin (19‎/4/2021).

Saksi memperkirakan, kerumunan massa mencapai 3.000 orang yang berjajar di sepanjang Simpang Gadog hingga ke pintu masuk Pesantrean Markaz Syariah.

Berkerumun
Massa berkerumun menyambut kedatangan Rizieq Syihab sekaligus acara peletakan batu pertama dan peresmian di dalam pesantren‎.

"Kabupaten Bogor saat itu, sedang zona oranye. Saat itu, perpanjangan PSBB kelima. Satgas provinsi yang ‎menyatakan status tersebut," katanya.

Sesuai dengan aturan PSBB, kata saksi, kerumunan dengan melibatkan banyak orang tidak diperbolehkan.

Acara penyambutan Rizieq Syihab dilaksanakan pada Jumat, 13 November 2020. Massa sudah mulai berkerumun sejak pukul 07.00 WIB.

"Ada ajakan penyembutan terhadap Habib Rizieq melalui spanduk atau selebaran yang sudah menyebarluas," tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Surat Terbuka Napoleon Bonaparte Justru Bantu Penyidik Ungkap Motif Aniaya Muhammad Kece

Surat terbuka yang ditandatangani atas nama Inspektur Jenderal Polisi Napolen Bonaparte, beredar di dunia maya.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Aniaya Muhammad Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Diperiksa Besok

Bareskrim Polri akan memeriksa mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece, Selasa (21/9/2021).

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Irjen Napoleon Bonaparte Aniaya Muhammad Kece, 7 Saksi Diperiksa

Sebelumnya, penyidik sudah memeriksa Muhammad Kece alias Muhammad Kace selaku korban atau pelapor kasus, dan lima orang saksi.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Gelar Operasi Patuh Jaya, Polisi Bidik Knalpot Bising

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya, dengan sasaran kendaraan berknalpot bising, penggunaan rotator, dan balapan liar.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Akhir PPKM 3, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Turun Drastis

Kasus baru di Kota Bogor mengalami penurunan dari awal PPKM Senin pekan lalu di angka di atas 30 kasus dan laporan Minggu (19/9/2021) hanya 8 kasus baru.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Polisi Periksa Saksi Sebelum Tetapkan Napoleon Bonaparte Jadi Tersangka Kasus Aniaya M Kece

Penyidik masih harus memeriksa beberapa saksi, sebelum melakukan gelar perkara untuk menetapkan Napoleon sebagai tersangka.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Kasus Korupsi Tanah Munjul, KPK Periksa Kepala BPKD DKI

Kepala BPKD DKI Edi Sumantri diperiksa KPK untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Akhir PPKM Level 3 di Kota Bogor, 81 Dirawat dan 2 Isoter

Hari terakhir pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di Kota Bogor jumlah pasien Covid-19 terus menurun.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Koordinator RSDC: Jika Pasien Stabil di Bawah 500 Orang, Pandemi Masuki Tahap Landai

Namun, semua pihak tetap diharapkan terus disiplin menjalankan protokol kesehatan agar pandemi benar-benar menuju titik akhir.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Tak Hanya Memukul, Napoleon Bonaparte Juga Lumuri Muhammad Kece dengan Kotoran Manusia

Napoleon Bonaparte ternyata tidak hanya melakukan dugaan penganiayan, tetapi juga melumuri Muhammad Kece dengan kotoran manusia.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Surat Terbuka Napoleon Bonaparte Justru Bantu Penyidik Ungkap Motif Aniaya Muhammad Kece

Surat Terbuka Napoleon Bonaparte Justru Bantu Penyidik Ungkap Motif Aniaya Muhammad Kece

MEGAPOLITAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings