Rizieq Syihab Tegaskan Kerumunan di Gadog Beda dengan Peletakan Batu Pertama di Pesantren
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rizieq Syihab Tegaskan Kerumunan di Gadog Beda dengan Peletakan Batu Pertama di Pesantren

Senin, 19 April 2021 | 16:34 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - ‎Terdakwa Rizieq Syihab menegaskan, kerumunan massa yang terjadi di Simpang Gadog berbeda dengan kerumunan yang terjadi di sepanjang jalan menuju Pesantren Markaz Syariah. Berbeda juga dengan kerumunan yang terjadi di acara peletakan batu pertama pembangunan masjid di Pesantrean Markaz Syari‎ah.

"Tidak ada hubungan antara massa kerumunan di Simpang Gadog, sepanjang jalan menuju Markaz Syariah hingga acara peletakan batu pertama di dalam pondok pesantren," kata Rizieq Syihab kepada empat saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin (19/4/2021).

Dia menjelaskan, kerumunan di Simpang Gadog tidak ada panitia acara yang mengundang masyarakat hadir di lokasi.

Begitu juga dengan kerumunan di sepanjang jalan menuju Markaz Syariah. Warga sekitar berjajar menyambut kepulangan Rizieq Syihab, tidak ada panitia yang mengarahkan untuk berbaris di sepanjang jalan.

"Apakah saksi tahu, massa yang berkerumun di Simpang Gadog dan massa berjajar di sepanjang jalan menuju Markaz Syariah, merupakan massa yang datang ke acara peletakan batu pertama?" tanya Rizieq kepada saksi.

Rizieq bertanya kepada Agus selaku Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Teguh selaku Kabid Satpol PP Kabupaten Bogor, Hendi Rismawan selaku Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Megamendung dan juga Camat Megamendung serta Iwan sebagai Kasi Trantib Kecamatan Megamendung.

Namun, empat saksi tersebut tidak mengetahui secara pasti, massa yang mengikuti acara peletakan batu pertama pembangunan masjid pesantren. Apakah massa yang sama, yang hadir dari Simpang Gadog lalu berkonvoi menuju ke Pesantrean Markaz Syariah.

"Ada kerumunan massa di Simpang Gadog, ada kerumunan massa di sepanjang jalan menuju pesantren dan acara peletakan batu pertama pembangunan masjid di pesantren. Saya mau garis bawahi, di simpang Gadog tidak ada panitia, (kerumunan) di sepanjang jalan tidak ada panitia," tegasnya.

Diketahui, untuk memasuki Pesantren Markaz Syariah, harus melalui dua penjagaan (posko). Tidak semua orang bisa melewati penjagaan tersebut.

"Masuk pesantren harus lewat pos pertama harus lewati hutan, dan pos kedua harus melewati hutan makanya kita buat pos-pos karena masih ada hewan liar," ungkapnya.

‎Rizieq melanjutkan, Jumat, 13 November 2020, dirinya datang ke Markaz Syariah mau salat Jumat bersama para santri. Lalu dia bertanya kembali kepada Agus.

"Hanya kasus pelanggaran ini yang dipidana, tetapi pelanggaran protokol kesehatan yang lain kok tidak dipidana? apa dasarnya?" tanyanya.

Agus yang dicecar pertanyaan ini tidak dapat menjawab secara tegas dan jelas.

"Ini merupakan hasil rapat Satgas Covid-19. Saya melaporkan kerumunannya," tutur Agus yang menjadi pelapor dugaan tindak pidana kerumunan di Megamendung.

Alasan membuat laporan polisi, kata Agus, agar kasus seperti ini tidak terulang kembali.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rizieq Syihab Sebut Acara Peletakan Batu Pertama Tak Perlu Izin

Kerumunan di Megamendung terjadi pada Jumat, 13 November 2020, melibatkan ribuan massa di sepanjang jalan mulai Simpang Gadog hingga Pesantren Markaz Syariah.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

20 Orang Reaktif Seusai Ikuti Acara Rizieq Syihab di Megamendung

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor telah melakukan upaya pencegahan dengan melakukan tes usap hingga penyemprotan disinfektan di enam desa tersebut.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

Begini Isi Lengkap Pidato Anies di Forum C40 Cities yang Diapresiasi oleh Sekjen PBB

Pidato Anies dipuji Sekjen PBB dan mantan wali kota Toronto, Kanada.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

Kelebihan Bayar Rp 6,5 Miliar untuk Mobil Damkar, Fitra Soroti Kinerja Inspektorat DKI

Fitra soroti kinerja Inspektora DKI Jakarta terkait adanya temuan BPK atas kelebihan pembayaran sebesar Rp 6,5 miliar dalam pengadaan mobil pemadam kebakaran.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Ungkap Sejumlah Pelanggaran di Megamendung

Panitia tidak melakukan penandatanganan kesanggupan untuk penerapan protokol kesehatan dalam acara yang dihadiri oleh Rizieq Syihab tersebut.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

Kasus Covid-19 Turun, RS Lapangan Bogor Dinonaktifkan

Namun bila kejadian luar biasa atau kegawatdaruratan kembali terjadi, operasional RS Lapangan kembali bisa difungsikan.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

MRT Jakarta Terus Perbaiki Akses Sepeda Nonlipat

Perbaikan ini dilakukan sejak pencanangan akses sepeda nonlipat di MRT Jakarta, pada 24 Maret 2021 lalu.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

Pengacara Tuding Jaksa Arahkan Saksi Agar Rizieq Syihab Bertanggung Jawab

Keempat saksi, tidak mengetahui siapa panitia yang bertanggung jawab sehingga mereka menyatakan ā€ˇpemilik pesantrean menjadi pihak yang bertanggung jawab.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

Polisi Dalami Kasus Pengeroyokan Anggota Polri dan TNI di Kebayoran Baru

Polisi sedang memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus itu.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021

4 Pegawai Pemkab Bogor Dihadirkan di Sidang Rizieq Syihab

Massa sudah mulai berkerumun sejak pukul 07.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 19 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS