DPRD Nilai Penanggulangan Kebakaran di Jakarta Belum Maksimal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DPRD Nilai Penanggulangan Kebakaran di Jakarta Belum Maksimal

Selasa, 27 April 2021 | 22:30 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - DPRD DKI Jakarta menilai program penanggulangan kebakaran di Jakarta belum maksimal. Hal ini dapat dilihat langsung dari jumlah kerugian harta benda dan korban manusia tiap kali kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk.

"Sebab setiap kebakaran selalu hangus semua, kebakaran merembet. Berarti penanganan belum benar," ujar Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim di Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Menurut Lukmanul, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta perlu melakukan evaluasi peralatan dan perlengkapan pemadam kebakaran. Pasalnya, kata dia, meski banyak peralatan canggih, namun belum cukup memadai untuk menjangkau lokasi padat penduduk.

“Harusnya Gulkarmat bisa lebih cermat membeli alat untuk memadamkan api di RW kumuh padat penduduk,” tandas dia.

Salah satunya, kata Lukmanul, robot Dok-Ing MVF-5 U3 yang dibeli Dinas Gulkarmat DKI pun tidak efektif karena belum mampu menjangkau pemukiman padat penduduk. Padahal, alat asal Kroasia ini memiliki sistem robotik multiguna berbasis remote untuk tanggap darurat.

"Proses pemadamannya yang harus dievaluasi, karena ketika mau ke lokasi yang padat penduduk, mobil tidak sampai. Contoh saja di Tamansari, bahkan di Jatinegara sampai ada yang meninggal. Harus dibenahi dan pikirkan solusi alat canggih,” tandas dia.

Senada dengan Lukmanul, Anggota Komisi A DPRD DKI lainnya, Syarifudin juga menilai tahun lalu Dinas Gulkarmat DKI tidak maksimal dalam upaya pemadaman api ketika terjadi kebakaran.

“Sejauh ini kita lihatnya masih sama seperti tahun lalu, kebakaran di DKI masih banyak dan penyelesaiannya tidak maksimal. Masih merambat ke beberapa rumah. Kepala Dinas harus punya solusi. Saya harap kedepan Gulkarmat punya terobosan untuk memperkecil ruang lingkup api agar tidak meluas,” tutur dia.

Syarifudin berharap lokasi padat penduduk difasilitasi alat pemadam api ringan (Apar) dan sosialisasi cara penggunaannya untuk antisipasi menjalarnya api kerumah lain saat terjadi kebakaran.

“Sosialisasi juga harus sering dilakukan terlebih dimasa pandemi, bisa lewat daring, atau sosialisasi di tingkat Kelurahan agar masyarakat tidak kebingungan saat menghadapi kebakaran,” jelasnya.

Jalan di Pemukiman Padat Tidak Bisa Dilalui Mobil Damkar

Sementara Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengakui memang ada hambatan pihaknya ketika hendak melakukan pemadaman kebakaran pemukiman padat penduduk. Hambatan tersebut adalah jalan yang sempit sehingga tidak bisa dilalui mobil pemadam kebakaran.

“Pada saat kita masuk ke lokasi kebakaran memang sangat sempit, itu hambatannya. Tapi kalau soal respon time atau kecepatan kita menangani kebakaran dari pos ke TKP sudah sangat baik. Harusnya 15 menit, tapi kita dibawah 10 menit sudah sampai,” kata Satriadi.

Terkait permintaan fasilitas Apar saat ini, kata Satriadi, masih terhambat regulasi pemeliharaan. Meskipun demikian, lanjut dia, pihaknya akan berupaya membentuk barisan relawan kebakaran (balakar) di tingkat RT dan RW terutama wilayah padat penduduk untuk menjadi garda terdepan ketika terjadi kebakaran.

“Sejauh ini memang ada hambatan di regulasinya, karena setelah kita serahkan aparny harus kita rawat dan pelihara. Kedepannya kita akan bentuk Balakar yang akan merawat dan yang dapat menggunakan Apar,” pungkas Satriadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pemkot Bekasi Evaluasi Kontrak Kerja Sama TPST Bantargebang dengan DKI

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan Pemkot Bekasi sedang mengevaluasi kerja sama TPST Bantargebang yang akan berakhir Oktober mendatang.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Atasi Banjir Rob, Pemprov DKI Genjot Pembangunan Tanggul Pantai NCICD

Pemprov DKI menggenjot pembangunan tanggul pantai atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Stage A untuk mencegah banjir rob di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021


MS Glow Buka Cabang di Kota Depok

MS Glow Aesthetic Clinic di kota Depok menjadi cabang ke-13 klinik kecantikan tersebut.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

TMII Beri Toleransi kepada Pengunjung yang Susah Akses Aplikasi PeduliLindungi

TMII memberikan toleransi kepada para pengunjung yang masih susah mengakses aplikasi PeduliLindungi saat hendak berwisata dengan menunjukkan sertifikat vaksin

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Ribuan Pengunjung Berwisata di TMII Hari Ini, Ada Anak-anak Umur di Bawah 12 Tahun

Kepala Humas TMII Adi Widodo mengatakan, hingga pukul 12.00 ada 4.239 pengunjung yang berwisata di TMII hari ini, Minggu (19/9/2021)

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Besok, 91% PAUD Gelar PTM Terbatas di Kota Bekasi

Pemkot Bekasi mendata sebanyak 91% atau 1.226 satuan pendidikan jenjang PAUD telah mengajukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku Penembakan Ahli Pengobatan Alternatif

Keluarga Arman atau A berharap kepolisian segera membekuk pelaku penembakan terhadap ahli pengobatan alternatif itu.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

HUT Ke-66 Lalu Lintas Bhayangkara, Giliran Sopir Bajaj Dapat Sembako dari Polres Bekasi

Ketua Paguyuban Sopir Bajaj Kota Bekasi, Heru Sukarno (64), tak dapat menyembunyikan kegembiraannya saat menerima paket sembako dari Polres Bekasi

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Disdik Kota Tangerang Izinkan Tambahan 60 SMP Gelar PTM Mulai Besok

Disdik Kota Tangerang memberikan izin kepada 60 SMP tambahan untuk menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas mulai Senin (20/9/2021) besok.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

BOLA | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings