Tak Hanya Pelarangan Mudik, Rizieq Syihab Juga Singgung WN India ke Indonesia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tak Hanya Pelarangan Mudik, Rizieq Syihab Juga Singgung WN India ke Indonesia

Kamis, 29 April 2021 | 14:32 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab kembali menjalani sidang lanjutan kasus kerumunan yang terjadi di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (29/4/2021).

Dalam sidang tersebut, JPU menghadirkan saksi yakni kepala Desa Kuta, Megamendung, ketua RT di mana pondok pesantren tersebut berada, dan dua orang epidemiolog Panji Fortuna dan Hariadi Wibisono.

Namun ada yang menarik dalam sidang yang digelar ini, yaitu Rizieq menyinggung pelarangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah selama Lebaran 2021 dan juga menyinggung banyaknya warga negara (WN) asal India yang masuk ke Indonesia.

"Ini kan mudik dilarang dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, ini kan masuk langkah-langkah untuk penanganan wabah, tetapi sementara wisata dibiarkan," kata Rizieq.

"Lalu orang asing yang datang dari negeri kena wabahnya paling parah saat ini, di India, itu dibiarkan masuk ke Indonesia. Nah ini pertanyaan saya, dalam ilmu epidemiologi, apakah hal semacam ini efektif dalam penanganan wabah?" tanya Rizieq.

Menjawab
Atas pertanyaan itu, majelis hakim pun langsung meminta epidemiolog menjawabnya. "Jadi bisa dijawab, silakan kalau tidak bisa, bilang tidak bisa," tutur hakim.

"Tiap yang mengakibatkan peningkatan risiko, maka itu harus diterapkan (aturannya)," ujar Hariadi.

Panji Fortuna juga menjawab pertanyaan Rizieq terkait kedatangan WN India.

“Kalau mengomentari spesifik dari India, sebenarnya baru-baru ini pemerintah sudah menutup pintu masuk dari India. Namun, secara umum semua pendatang dari luar negeri terkena kewajiban karantina. Jadi semua yang baru masuk pertama, seharusnya membawa bukti tidak sakit Covid-19 dengan menunjukkan surat PCR yang negatif," jawab Panji.

Kemudian, ujar Panji, mereka wajib masuk ke fasilitas karantina. “Yang saya pahami lima hari minimal. Kalau dari India atau dari, maaf kalau dari India sudah ditutup, tetapi dari tempat-tempat yang dianggap berisiko tinggi ini 14 hari. Jadi ada kewajiban untuk mengkarantina," jelasnya.

"Pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk bisa mengatur aktivitas di masyarakat agar tetap menjalankan prokes sesuai dengan ketentuan pencegahan penyebaran virus Covid-19," tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kades Takut Saat Tahu Rizieq Syihab Datang ke Megamendung

Rizieq Syihab yang mendengar kades ketakutan saat kedatangannya langsung mencecar Kusnadi dengan beberapa pertanyaan.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

Siloam Hospitals Donasikan 10.000 Swab Antigen Test Kit ke Polda Metro Jaya

Siloam Hospitals Group memberikan 10.000 swab antigen test kit kepada Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

Travel Gelap Ditindak Sebelum Larangan Mudik, Polisi: Melanggar Izin Trayek

Kendaraan travel gelap dikandangkan hingga Lebaran usai untuk memberikan efek jera.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

Travel Gelap Patok Tarif di Atas Normal dan Tanpa Surat Bebas Covid-19

Hampir semua travel gelap yang diamankan sedang mengangkut penumpang.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

Polisi Tindak 115 Travel Gelap Lewat Hunting Sistem dan Patroli Siber

Sambodo menyebutkan, ada 115 kendaraan bermotor yang ditindak dan diberikan tindakan tilang.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

115 Travel Gelap Dikandangkan hingga Lebaran Usai

Modusnya, menawarkan jasa transportasi mengantar pemudik ke kampung halaman melalui media sosial.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

Pengembangan Kota Tua Tetap Angkat Masa Lalu dengan Orientasi Futur

Cara baru ini, kata Anies, berbeda dengan cara mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang juga dulu mencanangkan transformasi kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

Ketua DPRD DKI Ingatkan Warga Tak Euforia dengan Vaksinasi Covid-19

Prasetio mengimbau agar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) untuk mengevaluasi ulang pengetatan aktivitas perkantoran.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

DKI Masih Buka Kolaborasi Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19 Melalui KSBB Pangan

Pokja KSBB juga telah menerima komitmen bantuan dari berbagai kalangan baik dari instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan asosiasi.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021

Realisasi Target Minim, Jokowi Perintahkan Kepala Daerah Kebut Vaksinasi Massal

Sehingga target 70 juta warga divaksinasi dapat tercapai.

MEGAPOLITAN | 29 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS