6 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Akseyna Trending di Media Sosial
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

6 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Akseyna Trending di Media Sosial

Selasa, 4 Mei 2021 | 14:22 WIB
Oleh : Irawati D Astuti / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kematian Akseyna Ahad Dori mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) jurusan Biologi angkatan 2013 masih menyimpan misteri. Hingga kini, belum jelas ihwal kematiannya. Keluarga Akseyna mencoba mencari keadilan lewat media sosial. Nama Akseyna pun sempat trending di media sosial Twitter dan Tiktok.

Ayah Akseyna, Mardoto, tak pernah lelah menguak tabir misteri kematian putranya yang tidak wajar itu. Lewat akun Twitter-nya, ia terus meminta keadilan kepada pemerintah, kepolisian, dan juga pihak UI yang hingga kini belum berhasil menemukan pembunuh Akseyna.

Apalagi, semalam di akun @tubirfess, nama Akseyna mencuat saat akun tersebut membahas masalah kasus kriminal di Indonesia yang mengerikan. Salah seorang membalas dengan menyebut kasus Akseyna. Kontan, nama Akseyna pun ramai dibahas dan para warganet yang sempat lupa akan kasus itu, kembali teringat.

"Kasus Akseyna. Gimana kaga ngeri, ini kasus udah 6 tahun lebih ga ada perkembangan penyelidikan dan masih jadi misteri banget siapa dalang dari kasus ini. Yok bantu petisinya yok," tulis akun @qooisuru_ seraya membagikan link petisi untuk menyelidiki kembali kasus Akseyna di change.org.

Komentar itu pun langsung ramai dibanjiri respons dari warganet lainnya. Banyak yang memberi dukungan kepada Mardoto dan keluarga untuk bisa mendapatkan keadilan bagi Akseyna. Tak sedikit pula yang mencoba menerka-nerka siapa pembunuh Akseyna berdasarkan informasi yang beredar di media.

Bahkan, ada pula yang mencoba membantu keluarga Akseyna dengan mengungah video tentang pembunuhan Akseyna di Tiktok. Semua upaya warganet itu hanya bertujuan satu, yakni agar Mardoto dan keluarga bisa mengungkap misteri pembunuhan putra mereka.

Kasus Akseyna bermula pada Kamis, 26 Maret 2015. Saat itu, sesosok jenazah ditemukan mengambang di Danau Kenanga UI. Empat hari kemudian, yakni Senin, 30 Maret 2015, baru diketahui bahwa jenazah itu adalah Akseyna.

"Baru diketahui bahwa jenazah tersebut adalah anak/saudara kami. Akseyna Ahad Dori atau Ace (18) mahasiswa semester 3 Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Indonesia," tulis keluarga dalam petisi Change.org, Selasa (4/5/2021).

Berdasarkan penyelidikan dan gelar perkara, polisi menegaskan bahwa Akseyna dibunuh, terlihat dari beberapa bukti, bahwa tubuh Akseyna dipenuhi luka di kepala dan badan.

Saat ditemukan, jenazah Akseyna menggendong ransel berisi batu bata seberat 14 kg. Sementara surat wasiat palsu telah dibuktikan palsu oleh grafolog. Bahkan grafolog menyebutkan bahwa surat tersebut ditulis oleh dua orang yang berbeda.

Berdasarkan keterangan polisi, hasil otopsi menunjukkan adanya air dan pasir di paru-paru Akseyna, menunjukkan bahwa Akseyna dimasukkan ke danau dalam kondisi hidup/bernafas namun tidak sadarkan diri.

Adanya robekan pada sepatu bagian tumit yang menunjukkan bahwa Akseyna diseret sebelum dimasukkan ke danau.

Petisi yang telah ditandatangani 18.000 akun pada Selasa (4/5/2021) pagi meminta lanjutkan penyelidikan dan segera ungkap pembunuh Akseyna mahasiswa Universitas Indonesia.

Petisi itu ditujukan kepada Kapolsek Beji, Kapolres Depok, Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jawa Barat, Dekan FMIPA UI, dan Rektor UI.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jelang Larangan Mudik, Polisi Pantau Arus Lalu Lintas ke Luar Kota

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melakukan pemantauan arus lalu lintas ke luar kota untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

Mekanisme Pengurusan SIKM Tunggu Tanda Tangan Gubernur

Syafrin mengatakan, pengurusan SIKM tersebut tidak berbeda jauh dengan ketentuan dari Satgas Pencegahan Covid-19 tingkat nasional.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

Buka Tutup di Stasiun Tanah Abang, Stasiun Alternatif Alami Kenaikan Penumpang

Dampak ditutupnya Stasiun Tanah Abang, jumlah pengguna yang dapat naik ke setiap rangkaian KRL dari Stasiun Palmerah juga bertambah.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

Transjakarta Sediakan Layanan Khusus untuk Penumpang Commuter Line Stasiun Tanah Abang

Empat layanan khusus ini akan melayani masyarakat di empat stasiun KRL baik dari maupun menuju Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pasar Tanah Abang

Dikatakan Sambodo, ada sejumlah lokasi jalan yang rencananya akan ditutup apabila terjadi kepadatan kendaraan menuju Pasar Tanah Abang.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

340 Personel Dishub Bogor Jaga 8 Lokasi Penyekatan dan 3 Terminal

Dari 340 personel yang diterjunkan, 105 di antaranya akan membantu petugas gabungan, di delapan lokasi penyekatan bersama TNI dan Polri.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

6 Tahun Jadi Misteri, Berikut Kejanggalan Kematian Akseyna Menurut Keluarga

Hingga kini, belum jelas ihwal kematiannya. Keluarga Akseyna pun menemukan beberapa kejanggalan.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

6 Tahun Jadi Misteri, Muncul Petisi untuk Ungkap Kematian Mahasiswa UI Akseyna

Petisi untuk mengungkap kematian Akseyna itu muncul di change.org setelah enam tahun peristiwa itu tetap jadi misteri.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok Kirim Bantuan untuk Korban Banjir NTT

Pengiriman bantuan untuk korban banjir NTT ini merupakan yang kedua kali setelah sebelumnya pengiriman dilakukan dengan KM Ciremai.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021

Sebagian Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Angin dan Kilat pada Selasa Siang

Sementara berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada pagi hari cuaca Jakarta bervariasi mulai dari berawan hingga cerah berawan.

MEGAPOLITAN | 4 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS