Logo BeritaSatu

6 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Akseyna Trending di Media Sosial

Selasa, 4 Mei 2021 | 14:22 WIB
Oleh : Irawati D Astuti / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kematian Akseyna Ahad Dori mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) jurusan Biologi angkatan 2013 masih menyimpan misteri. Hingga kini, belum jelas ihwal kematiannya. Keluarga Akseyna mencoba mencari keadilan lewat media sosial. Nama Akseyna pun sempat trending di media sosial Twitter dan Tiktok.

Ayah Akseyna, Mardoto, tak pernah lelah menguak tabir misteri kematian putranya yang tidak wajar itu. Lewat akun Twitter-nya, ia terus meminta keadilan kepada pemerintah, kepolisian, dan juga pihak UI yang hingga kini belum berhasil menemukan pembunuh Akseyna.

Apalagi, semalam di akun @tubirfess, nama Akseyna mencuat saat akun tersebut membahas masalah kasus kriminal di Indonesia yang mengerikan. Salah seorang membalas dengan menyebut kasus Akseyna. Kontan, nama Akseyna pun ramai dibahas dan para warganet yang sempat lupa akan kasus itu, kembali teringat.

"Kasus Akseyna. Gimana kaga ngeri, ini kasus udah 6 tahun lebih ga ada perkembangan penyelidikan dan masih jadi misteri banget siapa dalang dari kasus ini. Yok bantu petisinya yok," tulis akun @qooisuru_ seraya membagikan link petisi untuk menyelidiki kembali kasus Akseyna di change.org.

Komentar itu pun langsung ramai dibanjiri respons dari warganet lainnya. Banyak yang memberi dukungan kepada Mardoto dan keluarga untuk bisa mendapatkan keadilan bagi Akseyna. Tak sedikit pula yang mencoba menerka-nerka siapa pembunuh Akseyna berdasarkan informasi yang beredar di media.

Bahkan, ada pula yang mencoba membantu keluarga Akseyna dengan mengungah video tentang pembunuhan Akseyna di Tiktok. Semua upaya warganet itu hanya bertujuan satu, yakni agar Mardoto dan keluarga bisa mengungkap misteri pembunuhan putra mereka.

Kasus Akseyna bermula pada Kamis, 26 Maret 2015. Saat itu, sesosok jenazah ditemukan mengambang di Danau Kenanga UI. Empat hari kemudian, yakni Senin, 30 Maret 2015, baru diketahui bahwa jenazah itu adalah Akseyna.

"Baru diketahui bahwa jenazah tersebut adalah anak/saudara kami. Akseyna Ahad Dori atau Ace (18) mahasiswa semester 3 Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Indonesia," tulis keluarga dalam petisi Change.org, Selasa (4/5/2021).

Berdasarkan penyelidikan dan gelar perkara, polisi menegaskan bahwa Akseyna dibunuh, terlihat dari beberapa bukti, bahwa tubuh Akseyna dipenuhi luka di kepala dan badan.

Saat ditemukan, jenazah Akseyna menggendong ransel berisi batu bata seberat 14 kg. Sementara surat wasiat palsu telah dibuktikan palsu oleh grafolog. Bahkan grafolog menyebutkan bahwa surat tersebut ditulis oleh dua orang yang berbeda.

Berdasarkan keterangan polisi, hasil otopsi menunjukkan adanya air dan pasir di paru-paru Akseyna, menunjukkan bahwa Akseyna dimasukkan ke danau dalam kondisi hidup/bernafas namun tidak sadarkan diri.

Adanya robekan pada sepatu bagian tumit yang menunjukkan bahwa Akseyna diseret sebelum dimasukkan ke danau.

Petisi yang telah ditandatangani 18.000 akun pada Selasa (4/5/2021) pagi meminta lanjutkan penyelidikan dan segera ungkap pembunuh Akseyna mahasiswa Universitas Indonesia.

Petisi itu ditujukan kepada Kapolsek Beji, Kapolres Depok, Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jawa Barat, Dekan FMIPA UI, dan Rektor UI.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tersangka Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

Salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pada tragedi Kanjuruhan yakni Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri menyebutkan banyak korban tewas pada tragedi Kanjuruhan karena pintu stadion terkunci dan tidak ada petugas yang berjaga.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 6 Oktober 2022

Komnas Perempuan: Pencegahan KDRT Harus Dilakukan secara Sistematik

Komnas Perempuan untuk melakukan pencegahan terhadap kekerasan dalam rumah tangga KDRT harus dilakukan secara sistematik

NEWS | 6 Oktober 2022

Perkara Korupsi Helikopter AW-101 Tunggu Jadwal Sidang

Perkara dugaan korupsi Helikopter AW-101 kini tinggal menunggu jadwal untuk disidangkan. 

NEWS | 6 Oktober 2022

Jelang Puncak G-20, Mendagri Tinjau Pembangunan TPST Kesiman Kertalangu

Mendagri berharap, pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu rampung pada akhir Oktober 2022.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kemenag: Moderasi Beragama di Indonesia Dilirik Bangsa Lain

Kemenag menyatakan, saat ini moderasi beragama yang dipraktikkan oleh Indonesia telah dilirik oleh bangsa asing sebagai solusi mempererat keberagaman.

NEWS | 6 Oktober 2022

BPBD: 17 Jalan Tergenang dan 41 RT Terdampak Banjir Jakarta

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, sebanyak 17 ruas jalan tergenang dan 41 RT terdampak banjir Jakarta

NEWS | 6 Oktober 2022

Dana Desa Bisa untuk Atasi Susah Sinyal di Pelosok Kaltim

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyarankan agar dana desa digunakan untuk memudahkan masyarakat desa mengakses internet di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolres Belum Terima Laporan Korban Hilang di MTsN 19

Polres Metro Jakarta Selatan belum menerima adanya laporan orang hilang di lokasi tembok MTSn 19 Pondok Labu, Cilandak yang ambruk akibat banjir.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kuningan City Mall Akan Gelar Jakarta Kulinary Edition

Kuningan City Mall Akan Gelar Jakarta Kulinary Edition

LIFESTYLE | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings