Wali Kota Tangerang Diminta Larang Gubernur Banten Mudik Ke Tangerang
Logo BeritaSatu

Wali Kota Tangerang Diminta Larang Gubernur Banten Mudik Ke Tangerang

Rabu, 5 Mei 2021 | 20:57 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAR

Tangerang, Beritasatu.comWali Kota Tangerang Arief R Wismansyah diminta melarang Gubernur Banten Wahidin Halim untuk mudik ke Tangerang. Sebab, Wahidin meminta masyarakat yang berasal dari Jabodebek, termasuk dari wilayah Tangerang Raya untuk tidak mudik ke Banten. Masyarakat Wahidin pun mengingatkan masyarakat Banten tidak melakukan perjalanan ke Jabodetabek.

“Seharusnya wali kota Tangerang berani melarang gubernur Banten untuk pulang ke rumahnya di Kota Tangerang. Karena selama ini kan gubernur Banten kantornya di Serang,” kata pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang, Adib Miftahul, Rabu (5/5/2021).

Adib menjelaskan langkah itu diperlukan untuk menyetarakan aturan dengan masyarakat. Dikatakan, seharusnya para pejabat Indonesia bisa memberikan contoh kepada masyarakat agar mematuhi aturan larangan mudik.

“Ini adalah konsekuensi. Contoh Gibran (Gibran Rakabuming Raka) sebagai wali kota Solo, dia berhak melarang Presiden Jokowi (Joko Widodo), karena struktur pemimpin pada Kota Solo ya Gibran, tidak bisa Jokowi. Jadi wali kota berhak melarang presiden untuk mudik. Walaupun itu ayahnya sendiri,” ucap Adib.

“Harusnya, wali kota Tangerang juga harusnya berani melarang Wahidin pulang kalau dia pulang ke Tangerang saat pelarangan mudik, atau minimal berani menagih surat izin keluar masuk (SIKM) kalau gubernur Banten pulang ke rumahnya di Pinang di masa pelarangan mudik,” imbuh Adib.

Adib menilai warga Kota Tangerang bisa menggugat dan protes kepada Arief bila memang gubernur Banten tetap nekat pulang ke rumahnya pada 6-17 Mei 2021.

“Harusnya Wahidin harus taat pada aturan pemerintah pusat juga kebijakan yang dia keluarkan sebagai Gubernur Banten. Dia kan melarang itu, orang Tangerang, dilarang ke Banten, ya dia juga sama. Walau dia KTP-nya Tangerang, tapi sehari-hari dia sudah di Serang. Warga seharusnya bisa menggugat kalau memang gubernur tetap nekat pulang saat pelarangan mudik,” kata Adib.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Layanan SIM Keliling di Jakarta, Ini Lokasinya

Polda Metro Jaya melalui akun @TMCPoldaMetro di Jakarta menjelaskan, layanan SIM Keliling ini beroperasi pukul 08.00-14.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Sebagian Besar Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Pada siang hari, semua wilayah Jakarta akan cerah berawan kecuali Jakarta Selatan yang hujan ringan.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

14 Mobil Damkar Padamkan Kebakaran Pabrik Sablon di Cengkareng

Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan kobaran api di pabrik sablon di Cengkareng.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Pemkot Bekasi Evaluasi Kontrak Kerja Sama TPST Bantargebang dengan DKI

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan Pemkot Bekasi sedang mengevaluasi kerja sama TPST Bantargebang yang akan berakhir Oktober mendatang.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Atasi Banjir Rob, Pemprov DKI Genjot Pembangunan Tanggul Pantai NCICD

Pemprov DKI menggenjot pembangunan tanggul pantai atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Stage A untuk mencegah banjir rob di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021


MS Glow Buka Cabang di Kota Depok

MS Glow Aesthetic Clinic di kota Depok menjadi cabang ke-13 klinik kecantikan tersebut.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

TMII Beri Toleransi kepada Pengunjung yang Susah Akses Aplikasi PeduliLindungi

TMII memberikan toleransi kepada para pengunjung yang masih susah mengakses aplikasi PeduliLindungi saat hendak berwisata dengan menunjukkan sertifikat vaksin

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Ribuan Pengunjung Berwisata di TMII Hari Ini, Ada Anak-anak Umur di Bawah 12 Tahun

Kepala Humas TMII Adi Widodo mengatakan, hingga pukul 12.00 ada 4.239 pengunjung yang berwisata di TMII hari ini, Minggu (19/9/2021)

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Besok, 91% PAUD Gelar PTM Terbatas di Kota Bekasi

Pemkot Bekasi mendata sebanyak 91% atau 1.226 satuan pendidikan jenjang PAUD telah mengajukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas

MEGAPOLITAN | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Mujahidin Indonesia Timur


# Napoleon Bonaparte


# Pengobat Alternatif Ditembak


# Manchester United



TERKINI
Bursa Australia Melemah di Tengah Liburnya Mayoritas Bursa Asia

Bursa Australia Melemah di Tengah Liburnya Mayoritas Bursa Asia

EKONOMI | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings